suwandi ahmad
Fri, 06 Jul 2007 00:33:47 -0700
Nama mata uang Dollar di Amerika, berasal dari kebudayaan Romawi. Pada masa Kekaisaran Romawi, ada sebuah tambang yang bernama Joachimsthal di daerah pegunungan Bohemia. Tambang ini menghasilkan koin-koin perak bernama Joachimsthalers yang disingkat menjadi Talers. Dalam perkembangannya, kata Talers dilafalkan menjadi Dollars yang kita kenal sampai sekarang.
Kaleng sebagai wadah makanan yang diawetkan awalnya dikenal di Inggris pada 1810. Sayang, Peter Durand -penemunya- tidak menciptakan alat pembuka kaleng. Sehingga kaleng pada masa itu harus dibuka pakai palu. Alat pembuka kaleng ditemukan 48 tahun sesudah kaleng ditemukan. Di Amerika ada pusat perfilman yang disebut Hollywood, di India juga ada yang disebut Bollywood. Jika Hollywood setahun memproduksi film sekitar 500 judul, Bollywood menghasilkan dua kali lipatnya. Setiap harinya, tak kurang dari 14 miliar warna negara India menonton film produksi Bollywood. Penjualan tiket film Hollywood mencapai 4 trilyun tiket per tahunnya di India saja. Bandingkan dengan penjualan tiket film Hollywood yang 3 trilyun di seluruh dunia setiap tahun. Setiap tahun, di CIna diproduksi 45 trilyun sumpit. Dibutuhkan 25 miliar pohon untuk membuat sumpit-sumpit itu.