alumnifisipunpar  

[AFU] Fwd: [qbigers] OOT: hati hati nata de coco

tari satyawan
Mon, 14 Nov 2005 19:11:47 -0800



Note: forwarded message attached.


Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.

.

To get more information about this community, please visit to http://www.AlumniFisipUnpar.org
To get more information about this community, please visit to http://www.AlumniFisipUnpar.org




SPONSORED LINKS
College and university search Colleges and universities College and university search engine
Colleges and universities in College and university information California college and university


YAHOO! GROUPS LINKS




--- Begin Message ---

-------- Original Message --------

Subject:

[sehat] OOT: hati hati nata de coco

Date:

Wed, 19 Oct 2005 12:56:47 +0700

From:

soegi.w <[EMAIL PROTECTED]>

 

 

 

 

 

tanpa bermaksud untuk menjelekkan suatu produk,  berguna untuk kita ketahui
:
 
seorang teman mengirim sbb:
 
 Saya baru tahu kalau dari pupuk ZA (Zwavelzuur Amonia - Belanda) =
(Ammonium Sulphate) dapat untuk memproses nata de coco (padahal saya kerja
di pabrik pupuk ini sudah puluhan tahun). Ini ceritanya; kemarin, saya
kebagian jaga stand di Agro & Food Expo di JCC. Persis di depan stand
perusahaan saya adalah stand perusahaan minuman yang dikemas dalam gelas
plastik: ada rasa orange, kopi, teh dan nata de coco. Selain jual minuman,
dia juga jual bahan-bahan kimia (entah apa saja namanya, saya lupa) tapi
salah satunya adalah pupuk ZA. Sebenarnya saya heran juga, apa korelasi
minuman dengan bahan kimia tersebut?
 
Dapat dari mana dia pupuk ZA, wong pabrik pupuk ZA satu-satunya di
Indonesiahanya perusahaan tempat saya kerja. Ketika tahu di stand saya juga
dipajang pupuk ZA, sang boss (cewek) mulai tanya2 kepada saya, bahkan sempat
cerita rencana untuk mendirikan pabrik pupuk ZA. Sebagai seorang sales
promotion yang baik, tentu saya berusaha mencegah semampu saya agar dia
mengurungkan niat untuk mendirikan pabrik tersebut. Tujuan saya cuma satu:
kamu enggak usah jadi pesaing saya, beli saja dari saya. (Bener nggak?)
 
Singkat cerita, setiap hari saya dapat jatah satu gelas gratis nata de coco
yang memang paling saya suka. Demi "hubungan baik", ketika expo bubar, saya
beli satu doz buat oleh-oleh anak saya di rumah. Nah, ini yang baru saya
sadari: setelah itu minuman habis dikeroyok oleh ketiga anak saya, di malam
harinya si bungsu mulai batuk2. Pagi harinya, suhu badannya meningkat,
frekuensi batuk semakin sering disertai bunyi nafas yang grok-grok.
 
Ketika email ini saya buka, seorang teman yang juga membelikan oleh2 buat
anaknya, saya tanya kemungkinan mengalami hal seperti anak saya. Jawabnya
sama persis, si bungsunya (umurnya hampir sama dengan umur bungsu saya) juga
mengalami hal yang sama.
 
Be careful...
 
Tahukah anda bahwa:
 
1. Nata de coco merupakan hasil fermentasi air kelapa. Ini OK dan aman.
Namun ternyata para pembuat nata de coco mempercepat produksi dengan
menambahkan pupuk ZA yang sebenarnya tidak layak untuk food production.
Perusahaan besar seperti Sari Coco, dsb. yang dijual di pasar grosir,
mengumpulkan produk dari pembuat nata de coco rumah tangga dan lalu
mengemasnya menjadi menarik.
 
2. Siswa-siswa sebuah SMU swasta melakukan penelitian untuk mengukur kadar
Vit. C dalam berbagai buah dan juga produk jadi berlabel "Vitamin C". Tes
dilakukan dengan endophenol yang dari biru akan berubah putih jika ditetesi
Vit. C alias asam karboksilat. Penemuan menunjukkan bahwa jeruk impor lebih
banyak Vit. C dibandingkan jeruk lokal. Beberapa produk komersial seperti
minuman kotak, botol dsb ternyata memakai "sari rasa jeruk" dan hampir tidak
ada Vit. C samasekali. Produk bubuk "N....sari" yang sangat terkenal,
sedikit lebih canggih. Mereka menambahkan asam karboksilat yang diduga
menaikkan jumlah Vit sebagai kataalis. C. Artinya memang akhirnya ada vit. C
tapi bukan asli Vit. C. Jadi Vit. C aspal.
 
3. Es mambo. Ini industri rumah tangga, bisa dari teh manis atau kacang
hijau santan pandan gula jawa atau bahkan sirup. Banyak yang tidak memakai
gula samasekali namun sebuah produk sweetener kimia yang banyak dijual. Saya
lupa namanya, nama kasarnya biang gula.
 
4. Terasi berwarna merah karena diberi pewarna Rhodamin B yang seharusnya
untuk tekstil. Rhodamin termasuk karsinogenik yang kuat dan hebatnya murah
meriah. Tampaknya bukan ini saja, banyak pembuat limun, sirup, permen,
sosis, dan bahkan kemungkinan masakan kerang di warteg, juga merah meng!
andung zat ini.
 
5. Hampir semua produk mie kering mengandung formal dehyde atawa formalin.
Ini juga sering dipakai pada pembuatan tahu, bakso, sosis dsb. Poin 4 dan 5
saya ambil dari artikel KOMPAS.
 
6. Hampir semua pedagang goreng-gorengan (tempe, tahu, bakwan, pisang,
 
dsb) menggunakan minyak bekas dengan kadar cholesterol berlipat ganda.
Kupikir paling aman beli di pagi hari karena mungkin mereka baru
menggorengnya. Ternyata ada yang menyimpan kembali minyak kemaren sore dan
menggunakannya di pagi hari. Sami mawon. Atau anda harus cari langganan dan
meyakinkan benar bahwa setiap pagi selalu minyak baru.
 
Catatan (*):
 
Saya sempat cross-check pada karyawan saya yang mempunyai usaha Nata de Coco
bahwa betul dipakainya bahan campuran pupuk ZA (Zink Amonia) untuk
mempercepat proses fermentasi, dengan takaran : 90 litre air @ 250 ml pupuk
ZA.
 
Sebarkan info kesehatan ini pada orang-orang disekitar anda.
 
 
 
[Non-text portions of this message have been removed]
 
 
 
 

--- End Message ---
  • [AFU] Fwd: [qbigers] OOT: hati hati nata de coco tari satyawan