alumnifisipunpar  

[AFU] Fwd: [Laskar-70] {pmr70} Simulasi Curanmor, Cuma 34 Detik!

Arie Erlangga
Tue, 04 Mar 2008 07:11:42 -0800


Note: forwarded message attached.
       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.
--- Begin Message ---
FYI
 
HENNY SULISTYORINI
PT GUNA ERA DISTRIBUSI
Jl. Rawa Gelam II no. 8
Kawasan Industri Pulo Gadung 
Jakarta - 13930
Telp. (021) 4682 5050    Fax. (021) 4682 4758
HP. 0815 86667291
e-mail : [EMAIL PROTECTED] .co.id
 
-----Original Message-----
From: Tri Ariesta [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, February 12, 2008 4:33 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: {pmr70} Simulasi Curanmor, Cuma 34 Detik!
 

Simulasi Curanmor
Cuma 34 Detik!

Minggu lalu, MOTOR Plus menurunkan tulisan motor favorit yang jadi 
incaran maling. Di situ dijelaskan pencoleng bedebah itu, menurut Kasat 
V Ranmor Ditreskrim Polda Metro Jaya AKBP Nico Afinta, cuma butuh kurang 
1 menit untuk menggondol motor jarahannya. “Lewat dari waktu itu, maling 
meninggalkan motor,” ungkap AKBP Nico.

MOTOR Plus coba mensimulasikan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 
ini. Dengan bantuan beberapa ‘teman’ juga ahli kunci dan tersangka yang 
berada di Polres Jakarta Barat. Berikut hasilnya.

TANPA PENGAMAN 34 DETIK

Menurut MS (41 th) pemain yang sudah malang melintang di dunia 
curanmor selama 14 tahun ini, ia membutuhkan waktu kurang dari 1 menit 
untuk merusak kunci kontak motor bebek lama.

Lebih lanjut dijelaskan. Model lama ini memiliki ciri, rumah 
kunci tidak terlalu dalam melindungi anak kunci. Dengan kunci letter ‘T’ 
model pendek dengan ujung tipis, sekali tekan dan putar dengan sedikit 
tenaga maka, anak kunci akan rusak. Dan motor langsung on.

MOTOR Plus sempat melihat peragaannya hanya butuh waktu kurang 1 
menit. Tepatnya, 43 detik. Hal sama juga dilakukan oleh seorang ahli 
kunci di bilangan Kebayoran Lama. Dengan kunci letter ‘T’ bikinan MOTOR 
Plus, motor sudah bisa digondol dalam waktu kurang dari 2 menit. Si ahli 
kunci ini bukan pemain, tapi bisa melakukan karena tiap hari mengerti 
struktur anak kunci.

GEMBOK LEBIH DARI 5 MENIT

Simulasi berikutnya, dengan gembok rumah.Untuk gembok kualitas 
bagus seharga di atas Rp 20 ribu, maling terbukti tidak bisa membongkar 
gembok. “Bisa saja dibuka. Tapi dengan alat bantu. Dan itu berisiko,” 
jelas ahli kunci tadi.

Merusak dengan alat bantu memang berisiko tinggi. Apalagi, 
menurut AKBP Nico Afinta, modus operandi maling motor berbeda dengan 
mobil. “Lokasi favorit di parkiran dan siang hari. Jadi tambahan 
pengaman ini membuat maling berpikir beberapa kali,” jelasnya lagi.

Begitu juga dengan pengaman roda di suspensi depan. “Proses 
eksekusi dengan alat tambahan jelas makan waktu. Saya selalu 
menghindarinya,” jelas tersangka yang berasal dari sebuah desa di 
Serang, Banten.

RB yang mengaku bukan pemain tapi kenal dekat dan tahu persis 
modus operandi curanmor ikut kasih tambahan. “Lewat pengamatan lama, 
maling tahu mana motor yang pakai alarm dan tidak. Bahkan mereka punya 
feeling kuat di soal ini,” bukanya.

Jadinya, mereka akan memprioritaskan motor yang tanpa pengaman. 
“Yang tanpa pengaman masih banyak kenapa harus mengincar yang pakai?” 
katanya dengan nada tinggi.

MOTOR BARU TIDAK DISUKAI

Dibanding motor lama, motor bebek baru dan motor Sport lebih 
sulit untuk di ‘T’. Honda Supra X 125, Suzuki New Smash, New Shogun, 
Honda Mega Pro baru. Memiliki karakteristik anak kunci yang agak sulit 
dirusak.

Seperti Honda Supra X 125 dan New Shogun sudah memiliki penutup 
anak kunci. Honda menyebutnya key shutter. Sedangkan Mega Pro baru, 
posisi anak kunci jauh ke dalam. Ini yang bikin sulit.

Menurut Kapolsek Ciledug, AKP Agus Widartono, maling profesional 
memiliki 9 model kunci ‘T’. “Mereka melakukan simulasi lebih dahulu 
sebelum mengeksekusi. Jadi, saat ‘bekerja’ target sudah jelas dan lokasi 
sudah ditentukan,” jelas polisi yang pernah menjabat Kanit Ranmor Polres 
Jakarta Barat ini.

Encuy Samsudin ahli kunci sejak 1979 asal Bandung menambahkan. 
“Kelemahan sistem kunci motor terutama motor bebek standar pada umumnya 
mempunyai bentuk yang terlalu pendek dan mudah dijebol karena bahan 
getas. Dulu dari baja atau kuningan, sekarang banyak dibuat dari 
cor-coran,” jelasnya.

Menurutnya lagi, kunci teraman yang menggunakan sistem pelor 
seperti kebanyakan motor Eropa. “Saya kerap kesulitan kalau memperbaiki 
kunci model begini. Selain secara konstruksi yang lebih rumit sehingga 
agak sulit buat dibongkar. Sistem ini dinilai efektif untuk menghindari 
aksi curanmor yang menggunakan kunci T. Nggak mudah dijebol,” ujar pria 
praktik di seberang komplek Metro Soekarno-Hatta Bandung ini.

MULAI OBSERVASI SAMPAI EKSEKUSI

Kalau dihitung total, sebenarnya untuk ‘memetik’sebuah motor bisa 
mencapai lebih 30 menit. “Ini karena si maling harus melakukan langkah 
terlebih dahulu sebelum eksekusi,” jelas AKBP Nico Afinta, Kasat V 
Ranmor Ditreskrim Polda Metro Jaya.

Proses observasi ini bertujuan untuk melakukan pengamatan 
situasi. Termasuk jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Misalnya, 
ketahuan sebelum motor bisa digondol. “Biasanya butuh waktu sekitar 30 
menit. Pelakunya juga tidak sendiri. Satu pengawas dengan motor lainnya. 
Yang satunya pemetik,” jelasnya.

RB menambahkan. “Maling sebenarnya bukan mengincar motor tapi 
mengincar zona alias daerah. Yang jadi target utama adalah daerah yang 
aman lewat proses ‘ngegambar’ alias melihat situasi.”

Katanya, mereka tak mengincar korban yang rutin ada di situ 
tetapi kebalikannya. “Motor yang biasanya nggak ada di situ kok ada? 
Berarti faktor kelengahan besar dan itulah target utama,” jelasnya.

Buatnya maling yang tiba-tiba lihat motor langsung mau ngembat 
adalah maling putus asa, modal nekad dan tidak professional. “Yang 
sejati nggak bekerja seperti itu,” jelasnya lagi.

SEKILAS SOAL MALING

a.. Kunci T diistilahkan Astag, jadi hirarki tertinggi para 
curanmor. Artinya yang pakai astag adalah curamor paling professional. 
Konon, benda ini mirip istri kedua si maling, sangat pribadi.
b.. Mereka punya bahasa khas. Misal di daerah Jawa Barat, 
terdapat istilah aneh. Misal motor (utar monong), polisi (silop), mobil 
(ubal moning), maling (ulang maning)
c.. Bintang sama tahun (misalnya dihukum 3 tahun, ia akan 
bilang dapat 3 bintang)
d.. Target utama bukan motor mahal atau motor yang lagi laris 
di penjualan. Melainkan motor yang bisa dipakai ngojek di daerah terpencil.
_,_.___ 
 

Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.467 / Virus Database: 269.11.2/815 - Release Date: 8/1/2007 12:00 
AM


Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.467 / Virus Database: 269.11.2/815 - Release Date: 8/1/2007 12:00 
AM
 

--- End Message ---
  • [AFU] Fwd: [Laskar-70] {pmr70} Simulasi Curanmor, Cuma 34 Detik! Arie Erlangga