balita-anda  

Re: [balita-anda] ibu menyusui hamil lg, how ?

Fithri
Thu, 21 Oct 2004 19:46:05 -0700

Dear bunda Uci, moms n dads.......
kebetulan saya masih simpan artikel ini, mudah2x berkenan!

Salam,

MASIH MENYUSUI TAPI HAMIL LAGI 
Dewi Handajani
Konsultasi ilmiah: dr. Rulina Suradi, Sp.A(K), IBCLC, Bagian Ilmu 
Kesehatan Anak, FKUI, RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Kehamilan bisa saja terjadi pada saat Anda masih aktif menyusui si kecil. 
Apa yang sebaiknya Anda lakukan bila mengalaminya?

Umumnya, tubuh ibu sudah mampu menghasilkan sel telur kembali yang siap 
dibuahi, ketika bayinya telah berusia 6 bulan. Itu sebabnya, bukan tidak 
mungkin bila Anda ternyata sudah hamil lagi sementara si kecil masih 
membutuhkan ASI Anda. Apakah si kecil tetap Anda beri ASI, atau ia Anda 
sapih demi kepentingan adiknya? 


Bukan alasan segera menyapih
Mungkin, setelah mengetahui bahwa Anda positif hamil lagi, timbul rasa 
bingung pada diri Anda. Di satu pihak, Anda masih menikmati menyusui si 
kecil. Di pihak lain, dengan melanjutkan memberikan ASI kepadanya, Anda 
merasa telah ?mengambil? porsi zat gizi yang seharusnya diberikan pada 
jabang bayi yang sedang tumbuh di dalam rahim Anda. Itu sebabnya, adanya 
kehamilan baru biasanya menjadi alasan untuk mulai menyapih si kakak. 

Padahal, bila Anda ingin terus menyusui, Anda sebenarnya tidak sendiri. 
Hilary Dervin Flower, MA dalam artikelnya ?A New Look at the Safety of 
Breastfeeding During Pregnancy? yang dimuat dalam situs www.kellymom.com 
edisi bulan September 2003, mengatakan bahwa dari suatu penelitian 
terhadap 179 orang ibu yang menyusui sedikitnya selama 6 bulan, 61% di 
antaranya tetap menyusui saat mengetahui dirinya hamil lagi, dan 38% dari 
jumlah itu terus menyusui sampai si bayi lahir dan disusui bersama-sama 
kakaknya (tandem nursing). Hal ini ternyata juga dapat mempermudah sang 
kakak menyesuaikan diri atau berbagi dengan adik barunya.

Jadi, jika usia bayi Anda masih di bawah satu tahun, apalagi bila dia 
masih berusia di bawah 6 bulan dan masih menyusu sementara Anda hamil 
lagi, selama Anda tidak mengalami kelelahan atau tidak merasakan 
kontraksi rahim, maka Anda tetap dianjurkan untuk terus menyusuinya. 
American Academy of Pediatrics merekomendasikan seorang anak disusui 
minimum selama satu tahun, sedangkan WHO menyebutkan hal itu sebaiknya 
dilakukan selama dua tahun atau lebih.

Tidak jarang, tanpa Anda lakukan apa-apa, si kakak sudah mulai ?tidak 
menyukai? kegiatan menyusu lagi. Mungkin, karena pada kondisi hamil, rasa 
ASI Anda berubah dan jumlahnya pun mulai berkurang. Keadaan yang terjadi 
pada ASI Anda tersebut akan membuatnya mengurangi kegiatan menyusu secara 
bertahap.


Waspada bila....
Telah disebutkan bahwa kelelahan merupakan salah satu faktor yang perlu 
dipertimbangkan oleh ibu hamil yang masih ingin menyusui bayinya. Karena, 
kelelahan dapat mengindikasikan bahwa ibu hamil yang bersangkutan 
terganggu kesehatannya. Perlu diketahui, secara alami tubuh Anda akan 
memprioritaskan pemberian zat gizi kepada janin yang sedang tumbuh tanpa 
mengurangi porsi yang disalurkan untuk membentuk ASI. Itu sebabnya, bila 
kesehatan ibu tidak optimal, maka selain kondisi fisik ibu, proses tumbuh 
kembang janin dan bayi juga akan terganggu.

Sehubungan dengan hal itu, bila Anda ingin tetap menyusui si kecil, Anda 
harus selalu berupaya untuk menjaga kondisi dan kesehatan tubuh Anda 
selama hamil. Berilah perhatian yang lebih baik pada pola makan Anda, baik 
kulitas maupun kuantitasnya Selain itu, penuhilah kebutuhan tubuh akan 
cairan dan cukup istirahat.

Faktor lain yang juga menentukan apakah Anda dapat tetap menyusui atau 
tidak, adalah ada atau tidaknya kontraksi atau tanda-tanda persalinan dini 
lainnya. Perlu diketahui, kontraksi rahim yang terjadi biasanya 
ditimbulkan oleh rangsangan isapan pada payudara yang menyebabkan kelenjar 
hipofisis melepaskan oksitosin (hormon yang selain merangsang refleks 
pengaliran ASI juga dapat mempercepat kelahiran). 

Jadi, Anda sebaiknya berhenti menyusui bila ada kontraksi rahim, timbul 
rasa nyeri di pinggang bagian bawah, terasa ada tekanan di bagian dasar 
panggul, timbul kram, dan keluar lendir, darah atau air ketuban. 
Baringkanlah tubuh Anda, lalu hubungi dokter kandungan Anda secepatnya 
untuk mendapatkan jalan keluar yang terbaik.

Pada dasarnya, selama kehamilan Anda sehat, Anda tidak perlu takut untuk 
tetap menyusui si kecil. Beberapa penelitian terbaru juga menyimpulkan 
bahwa tidak ada teori yang melatarbelakangi anggapan bahwa menyusui dapat 
memicu terjadinya keguguran atau persalinan sebelum waktunya bila 
kehamilan ibu yang bersangkutan sehat. Di lain pihak, rahim juga memiliki 
daya tahan yang cukup kuat untuk mencegah efek dari hormon oksitosin yang 
dilepaskan selama berlangsungnya kegiatan menyusui. 

Jadi, saat akan memutuskan apakah ia akan menyusui atau tidak saat dirinya 
hamil lagi, setiap ibu harus mempertimbangkan pilihannya, perasaannya, dan 
apa yang terjadi pada tubuhnya dengan baik. Dengan demikian, ia akan puas 
dan percaya bahwa keputusan yang diambil adalah keputusan yang terbaik 
bagi diri dan keluarganya. 

----- Original Message ----- 
From: "BuNdA Uci" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, October 22, 2004 9:19 AM
Subject: [balita-anda] ibu menyusui hamil lg, how ?


> 
> hai ayah bunda semuanya
> 
> saya mo nanya, gemana kalo ibu menyusui hamil lg ?
> 
> kl baca di artikel sih gpp nerusin menyusui asal kondisi ibu baik
> 
> masa sampe  melahirkan nanti menyusuinya? 
> 
> trus biasanya kalo baru melahirkan asi yg keluar khan agak kekuningan
> gitu, yang baik buat bayi , nah kalo pas melahirkan masih menyusui
> apakah zat seperti itu bisa keluar ?
> 
> gemana yah baiknya ?
> 
> 
> 
>  
> 
>  
> 
> 



---------------------------------------------------------------------

DUKUNG situs Balita-Anda.Com sebagai Situs Terbaik Wanita & Anak 2004-2005 versi 
Majalah Komputer Aktif, dengan ketik: POLL ST WAN 2
ke nomor 8811, selama 16 Okt sd. 30 Nov. 2004.
Raih sebuah ponsel SonyEricsson K500i, dua buah ponsel Nokia 3100 dan 10 paket 
merchandise komputerakt!f bagi para peserta polling yang beruntung. Satu nomor ponsel 
hanya berhak memberikan satu suara dukungan untuk tiap kategorinya. Polling ini 
berlaku untuk pelanggan Telkomsel, Indosat maupun Excelcom dengan tarif Rp 1.500. 

---------------------------------------------------------------------
>> Kirim bunga, buket balon atau cake, klik,http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.com
>> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]