berita  

Warta Berita - Radio Nederland, 21 Maret 2003

RNW BERITA list manager
Fri, 21 Mar 2003 07:45:44 -0800

---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 21 Maret 2003 15:40 UTC



** KESATUAN AMERIKA DAN INGGRIS TEROBOS 150 KILOMETER KE WILAYAH IRAK

** MARINIR INGGRIS SERANG SEMENANJUNG FAO

** REAKSI PERTAMA KOREA UTARA TERHADAP PERANG DI IRAK

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PERANG IRAK BUKTIKAN LAGI, WIBAWA
DEWAN KEAMANAN PBB MEROSOT

** GEMA WARTA TOPIK INTERANSIONAL: AMERIKA DAN SEKUTUNYA KERAHKAN
PASUKAN MASUK IRAK

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SENJATA KIMIA DAN SENJATA
BIOLOGIS, AKANKAH DIKERAHKAN IRAK?

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PERANG DI IRAK JUGA MENJANGKITI
UNI EROPA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SEKALI LAGI, SOAL UANG UNTUK JASA
PENGAMANAN TNI

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: UMAR WIRAHADIKUSUMAH DAN PERISTIWA
1965



* KESATUAN AMERIKA DAN INGGRIS TEROBOS 150 KILOMETER KE WILAYAH IRAK

Kesatuan-kesatuan tentara Amerika dan Inggris dengan tank-tank dari
Kuwait menerobos 150 kilometer di wilayah Irak. Semantar itu  pasukan
Australia juga ikut dalam aksi tersebut. Pasukan aliansi pimpinan
Amerika itu tidak menjumpai banyak perlawanan di padang pasir, dan
puluhan tentara Irak diberitakan menyerah. Di samping serangan darat,
malam kemarin berbagai sasaran di Irak mengalami pemboman berat.
Tengah malam kemarin ibukota Bagdad kembali ditembaki. Kota Basra di
Selatan dan Mosul di Utara juga mengalami pemboman hebat. Di sekitar
kota tersebut terdapat ladang-ladang minyak penting Irak. Menurut
berita yang belum dikonfermasikan, Irak membakar sumber-sumber
minyaknya di Selatan. -- Sampai sekarang Irak sudah menembakkan 10
rudalnya ke Kuwait, namun semuanya tidak mengenai sasaran. Di Kuwait
jatuh korban pertama di pihak tentara aliansi ketika sebuah
helikopter jatuh, dan menewaskan delapan tentara Inggris dan empat
tentara Amerika. Menurut sumber Irak, terutama di Bagdad jatuh
puluhan korban.


* MARINIR INGGRIS SERANG SEMENANJUNG FAO

Marinir Inggris mengancurkan jembatan-jembatan penting di semenanjung
Fao yang strategis di Irak Selatan. Pasukan tersebut juga berhasil
merebut kilang minyak penting di tempat itu. Dalam operasi pendaratan
dari kawasan Teluk pasukan marinir Inggris tidak menemui banyak
perlawanan. Di pihak Irak jatuh sejumlah korban. Namun kota pelabuhan
Umm Qasr di perbatasan dengan Kuwait masih tetap dikuasai Irak. Di
kawasan itu terjadi perlawanan sengit. Dengan direbutnya semenanjung
Fao oleh pasukan Inggris, muncul bahaya Irak akan mengalirkan
minyaknya ke laut, seprti yang dikhawatirkan sebelumnya. Sebelumnya,
di Irak Selatan berkobar kebakaran hebat di ladang minyak besar
Rumalia. Belum diketahui penyebab kebakaran.


* REAKSI PERTAMA KOREA UTARA TERHADAP PERANG DI IRAK

Korea Utara dalam reaksi pertamanya terhadap perang di Irak
memperingatkan akan terjadinya akibat yang parah. Pemerintah di
Pyongyang mengkhawatirkan, dengan dibayangi Perang Teluk, Amerika
Serikat sedang mempersiapkan serangan terhadap pusat nuklir Korea
Utara di Yongbyon. Washington menuduh Korea Utara secara diam-diam
sedang membuat senjata nuklir di pusat nuklirnya yang dibuka kembali
belum lama berselang. Puyongyang  juga mengkecam Korea Selatan yang
mendukung operasi militer Amerika di Irak. Korea Selatan juga
meningkatkan tindakan keamanannya terhadap kemungkinan terjadinya
provokasi Korea Utara. Jum'at hari ini Korea Utara menuntut Seoul
agar segera menghentikan siaran propagandanya  lewat pengeras suara
di zona demarkasi antara kedua negara.


* ANGAKATAN UDARA AMERIKA BELUM BOLEH GUNAKAN WILAYAH UDARA TURKI

Angkatan Udara Amerika masih belum boleh menggunakan wilayah udara
Turki. Kamis kemarin, setelah melalui perundingan alot, parlemen
Turki memperbolehkan penggunaan itu. Namun sekarang, menurut sumber
pemerintah di Ankara, terdapat kendala di mana Amerika dan Turki
tidak  bisa sepakat. Washington jengkel terhadap Ankara, yang
menuntut perincian tepat untuk setiap penerbangan Amerika. Pihak
Amerika masih meragukan keputusan Turki untuk mengirimkan pasukannya
ke Irak Utara. Turki menyatakan berniat mencegah arus pengungsi,
tetapi kemungkinan mereka mengkhawatirkan penduduk Kurdi di Irak
Utara akan menyatakan diri merdeka, ketika perang berlangsung.


* PERNYATAN UNI EROPA TENTANG PERANG DI IRAK

Kepala negara dan pemerintahan Uni Eropa dalam pertemuan puncaknya di
Brussel mengeluarkan pernyataan tentang perang di Irak. Dalam naskah
pernyataan para pemimpin Uni menandaskan kepentingan kedaulatan Irak
dan stabilitas politik di negeri itu. Seperti halnya menjelang
pecahnya perang, Uni Eropa secara mencolok terpecah tentang masalah
apakah serangan terhadap irak legal. Dalam pernyataan juga tidak
tercantum masalah tanggung jawab dari perang atau tentang masalah
apakah Irak perlucutan senjata Irak sudah cukup. Para pemimpin Uni
Eropa berseru kepada negara-negara tetangga Irak agari tidak
melakukan aktivitas yang bisa mengganggu stabilitas di kawasan itu.
Kalangan diplomat  menganggap hal itu sebagai peringatan kepada
Turki, yang berniat mengirimkan pasukannya ke kawasan Kurdi di Irak
Utara. KTT Uni Eropa di Brussel itu berlangsung sampai Jumat hari
ini.


* RIBUAN ORANG DI ASIA DAN AUSTRALIA MEMPROTES PERANG DI IRAK

Di Asia dan Australia ribuan orang turun ke jalan memprotes perang di
Irak. di Tokio sekitar 50.000 orang menuntut Washington menghentikan
serangannya. Di sejumlah kota besar Asia juga berlangsung demonstrasi
namun dalam skala lebih kecil. Di negara-negara Islam diduga juga
terjadi aksi protes seusai sembahyang Jum'at. Di Srinagar, ibukota
Jammu dan Kashmir aksi protes berkembang menjadi baku hantam antara
demonstran dan polisi. Malaysia melarang semua bentuk demonstrasi. Di
ibukota Cina, Beijing, aksi protes diperkanankan. Di Melbourne
Australia ribuan pengunjukrasa melancarkan aksi dua hari
berturut-turut.


* PERUNDINGAN PERDAMAIAN PEMERINTAH SRILANKA DAN MACAN TAMIL BELUM
BUAHKAN HASIL

Perundingan perdamaian antara pemerinah Srilanka dan Macan Tamil di
Jepang belum membuahkan hasil. Kedua pihak belum sepakat tentang
sejumlah kasus kemanusiaan. Bulan depan perundingan baru akan
dilakukan. Perundingan di Jepang tersebut dibayangi berita tentang
serangan baru yang dilakukan Macan Tamil. Meskipun berlaku gencatan
senjata dengan  pihak pemerintah, pemberontak menyerang sebuah kapal
nelayah Cina. 17 awak kapal itu hilang. Mungkin kaum pemberontak
mengira kapal tersebut adalah milik pemerintah Srilanka. Sekitar
setahun lalu Macan Tamil dan pemerintah memutuskan untuk meletakkan
senjata dan menggalang rencana perdamaian. Namun sejuah ini
pertempuran masih terus berlangsung.


* PERANG IRAK BUKTIKAN LAGI, WIBAWA DEWAN KEAMANAN PBB MEROSOT


Perang di Irak kembali membuktikan bahwa Dewan Keamanan PBB dengan
struktur lima anggota tetap berveto itu, telah kadaluwarsa. Bahkan,
wibawanya amat merosot. Hal itu juga yang membelenggu dunia dewasa
ini. Demikian pendapat  mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat,
Letjen. purnawirawan Hasnan Habib.

Hasnan Habib [HH]: Kalau Sidang Umum PBB bisa dilaksanakan, dan
Sidang Umum PBB mengambil resoluasi kepada Amerika Serikat atau kedua
belah pihak, atau semua pihak yang terlibat dalam hal ini,
mementingkan perdamaian dan kementingan rakyat yang tidak berdosa,
dia pun tidak mempunyai kekuatan hukum. Tetapi dia punya kekuatan
moral. Tapi kalau tidak digubris Amerika, itu sudah kita
perhitungkan. Nggak apa-apa kok. Pokoknya kita menunjukkan bahwa
banyak negara di dunia yang lebih cinta damai.

Radio Nederland [RN]: Begini pak Hasnan Habib, Amerika kerepotan
dalam Dewan Keamanan beberapa minggu selama ini, untuk memperoleh
dukungan bagi invasinya ini. Struktur Dewan Keamanan dengan hak veto
beberapa negara, ternyata merugikan adikuasa. Maka sekarang
kepentingan adikuasa dan kepentingan gerakan nonblok cukup paralel
untuk merombak Dewan Keamanan PBB, bukan?

HH: Itu sudah dikerjakan setidak-tidaknya sepuluh tahun lalu. Peranan
gerakan nonblok di sana itu besar sekali. Mengajukan
pandangan-pandangan dan saran-saran. Tetapi itu tidak jalan oleh
karena dihambat oleh negara-negara pengguna veto. Kalau pengguna veto
tidak bersedia, seribu tahun pun tidak akan berubah. Akibatnya nanti,
makin lama makin tidak punya arti apa-apapun. Dewan Keamanan PBB
justru luar biasa tugasnya untuk menjaga perdamaian dan mencegah
perang, itu tidak akan ada arti.

Coba saudara lihat, kenapa itu sengketa Palestina, sengketa Arab -
Israel tidak pernah bisa diselesaikan? Berapa resolusi udah ada,
semua tidak digubris oleh Israel. Kenapa? Karena Amerika Serikat ada
di belakangnya. Meski pun seluruh Dewan Keamanan PBB itu menyetujui,
tapi tidak digubris atau tidak disetujui oleh kelima anggota berhak
veto itu, tidak jadi itu. Jadi kita sudah berada di dalam keadaan
terbelenggu oleh kekuatan adikuasa di forum internasional. Maka apa
yang kelihatannya, hukum internasional itu semakin tidak berguna.
Kalau ini akan berjalan terus, maka akan terjadilah keadaan yang
kacau balau di dunia.

RN: Jadi ini Perang Irak membuat wibawa PBB mengalami erosi ya?

HH: Sudah lama Dewan Keamanan itu mengalami erosi. Bukan PBB ya, PBB
itu lebih luas dari Dewan Keamanan.

RN: Jadi bagaimana pak Hasnan Habib melihat masa depan lembaga PBB
ini. Apakah akan tergusur oleh hegemoni Amerika di dunia ini.

HH: Ya, ya itulah yang dikhawatirkan. Dikhawatirkan akan mengalami
nasib seperti Liga Bangsa-bangsa yang justru juga dipelopori
pembentukannya itu sesudah Perang Dunia Kesatu oleh Amerika Serikat,
oleh Presiden Wilson pada waktu itu. Tetapi apa yang terjadi? Begitu
dengan susah-payah Liga Bangsa-Bangsa didirikan, Amerika Serikat itu
langsung tidak mau jadi anggota. Di mana letak konsekwensi moralitas
dari kepemimpinan Amerika Serikat sebagai negara besar?

Karena itu dunia mengatakan, bahwa ancaman terhadap tata dunia,
terutama terhadap perdamaian dunia adalah Amerika Serikat. Anehnya
Amerika Serikat sekarang mengatakan sekarang, bahwa Saddam Husein
mengancam keamanan dirinya dan keamanan dunia. Dengan apa diancam?
Apa yang dimiliki oleh Saddam Hussein?

Demikian Letjen Purnawirawan Hasnan Habib, mantan Duta Besar RI untuk
Amerika Serikat.


* AMERIKA DAN SEKUTUNYA KERAHKAN PASUKAN MASUK IRAK

Jum'at kemarin pasukan-pasukan Amerika dan Britania mulai masuk
wilayah Irak dari Selatan. Melalui padang pasir mereka mendekati
kota-kota Basra dan Bagdad. Serbuan darat di wilayah Timur ke Bagdad,
demikian pemancar televisi Amerika CNN, sudah demikian jauhnya.
Televisi CNN ini menayangkan gambar-gambar prajurit Irak menyerah.
Tetapi di tempat-tempat lain muncul perlawanan dan Irak masih
melancarkan ranjau anti tank. Pemboman gencar dilakukan untuk
mendukung serbuan darat ini. Dengan begitu perang dari udara kini
dilangsungkan bersama dengan perang darat di Irak. Laporan redaktur
luar negeri Saskia van Reenen.

Irak kini diserbu oleh beberapa satuan militer. Ribuan pasukan
Amerika dan Inggris sudah masuk Basra, kota Irak kedua. Di sekitar
Basra terdapat sejumlah ladang minyak besar. Pihak marinir harus bisa
mencegah ladang-ladang minyak itu dibakari orang-orang Irak. Menurut
pakar militer Chris Klep prajurit marinir itu juga disebut sebagai
pasukan gerak cepat yang harus melakukan pekerjaan-pekerjaan kotor.
Mereka dilatih untuk bertempur dalam parit-parit atau bertempur
langsung dari orang ke orang.

Di wilayah Timur, satuan berkekuatan 20 ribu pasukan berupaya masuk
Bagdad. Mereka didahului oleh tank yang dibangun dari bulldozer. Tank
ini bertugas membersihkan pelbagai hambatan seperti ranjau darat dan
menutup parit-parit. Sesudah itu berdatangan ratusan tank dan mobil
panser. Baru setelah itu berdatangan prajurit, berjalan kaki. Menurut
Chris Klep divisi infantri ketiga ini bisa melaju dengan kecepatan
200 kilometer seharinya di padang pasir.

Selain pasukan darat, Amerika juga terus-terusan menghunjamkan rudal
dan bom terhadap sasaran-sasaran strategis di Irak. Perang darat
dengan begitu dilancarkan bersamaan dengan perang udara. Menurut
pakar perang Belanda Frank van Kappen, ini jelas merupakan strategis
dua orang. Pertama kepala staf angkatan bersenjata Amerika Tommy
Franks yang juga mengomandoi pasukan sekutu dan Menteri Pertahanan
Donald Rumsfeld. Rumsfeld adakan pendukung perang menggunakan
teknologi canggih, yaitu perang menggunakan senjata jitu yang
dikendalikan komputer. Dalam perang canggih seperti ini maka jumlah
prajurit juga bisa dikurangi sampai 60 ribu orang saja. Sebaliknya
kepala staf Tommy Franks justru pendukung doktrin Powell. Di bawah
Colin Powell yang menjabat kepala staf bersama semasa perang teluk
pertama, dikerahkan pasukan dalam jumlah besar. Waktu itu Saddam
Hussein dikalahkan secara perang klasik.

Dua strategi sekarang berjalinan satu sama lain dan dalam istilah
militer disebut sebagai operasi hitam dan operasi putih. Yang
dimaksud dengan operasi putih adalah semua aksi militer yang tampak
oleh mata. Serangan udara, pasukan divisi infantri ketiga yang
bergerak masuk dan marinir semua itu masuk operasi putih ini.
Sedangkan operasi hitam adalah pelbagai operasi rahasia. Musuh tidak
boleh tahu apa operasi rahasia ini. Misalnya mengumpulkan informasi
yang dilakukan oleh dinas rahasia CIA atau aksi pasukan komando
khusus. Tujuan operasi hitam adalah melumpuhkan pemimpin Irak, yaitu
Saddam Hussein sendiri. Belum jelas apakah langkah seperti ini
efektif. Latar belakangnya adalah kalau pemimpinnya jatuh maka
struktur kekuasaan Irak mereka harapkan juga runtuh. Amerika serikat
mengharapkannya, dengan begitu perang bisa diakhiri tanpa banyak
pertumpahan darah.

Pasukan Amerika sekarang menanti bagaimana Irak bereaksi terhadap
serbuan udara dan darat yang dilakukannya. Masuk harus dilihat
bagaimana serbuan mereka berlanjut dan doktrin mana yang akan
efektif, apakah doktrin Rumsfeld atau doktrin Tommy Franks.


* SENJATA KIMIA DAN SENJATA BIOLOGIS, AKANKAH DIKERAHKAN IRAK

INTRO: Apakah ia masih memilikinya dan apakah ia akan menggunakannya.
Pertanyaan terpenting setelah Amerika Serikat mulai menggempur Irak
adalah apakah Saddam Hussein akan menggunakan senjata pemusnah massal
terhadap pasukan Amerika Serikat dan Inggris. Berikut ulasan redaktur
masalah pertahanan Hans de Vreij.

Irak sudah diperingatkan, awas jangan sekali-kali menggunakan senjata
pemusnah massal. Kalau ini terjadi maka dampaknya akan dramatis
sekali, demikian ditegaskan komandan pasukan Amerika di kawasan
tersebut, Letnan Jenderal David McKiernan awal pekan ini.

Pada awal perang teluk pertama di tahun 1991, peringatan yang sama
juga dikeluarkan oleh sekutu namun lebih jelas. Kalau Irak menyerang
pasukan Amerika dengan senjata kimia maka hal ini akan dibalas dengan
senjata nuklir, demikian ditegaskan menlu Amerika saat itu, James
Baker kepada rekan sejawatnya Menlu Irak Tariq Aziz. Senjata nuklir
ini saat itu sudah dipersiapkan di kapal-kapal induk Amerika di
kawasan Teluk.

Kali ini memang tidak ada peringatan langsung dari kalangan atas
politik, namun bisa diduga sebelumnya standar doktrin militer Amerika
Serikat tidak diubah: serangan dengan senjata kimia akan dibalas
dengan senjata nuklir.

Apakah Irak saat ini memiliki senjata kimia dan bilogis yang siap
pakai? Sampai tahun 1991, negara ini memiliki gas belerang yang
menyayat kulit, dan gas yang melukai urat-urat sendi tabun dan sarin.
Senjata kimia ini bisa digunakan dengan granat artileri, bom pesawat
udara dan rudal-rudal. Pada tahun 1995 ketahuan bahwa Irak memiliki
berbagai senjata biologis: antrax, botuline toxine, serta aflatixine,
semuanya bisa dimanfaatkan dengan rudal Scud.

Namun dalam perang teluk pada tahun 1991, dan inspeksi PBB setelah
perang ini berakhir serta serangan udara pada tahun 1998 semua pusat
produksi senjata-senjata ini dimusnahkan. Pertanyaannya sekarang:
apakah selama periode antara pemusnahan saat itu sampai sekarang,
produksinya dipulihkan lagi? Kalau tidak maka senjata kimia yang
diproduksi sebelum pemusnahan yang mungkin masih tersimpan, tidak
bisa dimanfaatkan lagi, karena proses kimia dan apa yang disebut
hydrolise atau pencairan.

Namun sudah jelas bahwa serangan dengan senjata kimia dan biologis
diperhitungkan juga. Pasukan Amerika menganggap ancaman ini serius.
Hal ini juga dikemukakan oleh seorang pengamat militer Belanda,
jenderal Frank van Kappen yang pernah bertugas di PBB, dalam salah
satu siaran aktualita televisi Belanda. Infromasi ini pasti datang
dari berbagai dinas intelijen.

Garda Republik Irak dikabarkan mendapat suntikan untuk mencegah
dampak negatif senjata kimia dan senjata biologis. Selanjutnya para
anggota Garda Republik ini mendapat peluru kimia. Akhirnya juga ada
tanda-tanda bahwa tentara Irak mencemari jalan antara Kuweit dengan
Bagdad dan berbagai jembatan di rute ini dengan senjata kimia, dengan
maksud menghambat tentara Amerika dan Inggris.

Senjata paling ampuh dalam hal ini adalah senjata kimia yang tidak
mudah menguap. Gas belerang dan sarin mudah menguap jadi kurang
cocok. Yang cocok adalah gas VX dalam cairan kental. Apakah Irak
memiliki gas VX, hal ini masih menjadi tanda tanya ketika para
inspektur PBB meninggalkan nagara ini pekan lalu. Hans Blix, pemimpin
inspeksi ini bahkan tidak yakin Irak akan melakukan serangan kimia.
Hal ini bukan karena Irak tidak mampu namun karena dengan serangan
kimia mereka akan melanggar batas-batas kelayakan politik dan moral.


* PERANG DI IRAK JUGA MENJANGKITI UNI EROPA

INTRO: Kalau perang Irak sudah berakhir, dampaknya masih tetap akan
dirasakan di Eropa untuk sementara waktu. Hal ini kentara selama
berlangsung KTT Uni Eropa di Brusel. Suasana tegang terasa selama
pertemuan pertama para pemimpin Uni Eropa setelah pecahnya perang
Irak. Laporan redaktur Eropa Johan Huizinga dari Brusel.

Kedatangan para pemimpin Uni Eropa sudah memberi pertanda buruk.
Kedua lawan: Perdana Menteri Inggris Tony Blair dan Presiden Prancis
Jacques Chirac tidak memberikan pernyataan kepada pers sebagaimana
lazimnya. Karena setiap kata yang salah akan mempertajam pertentangan
saja. Memang mereka saling berjabatan tangan secara formal, namun
tanpa kehadiran kamera para wartawan. Dalam ruang pertemuan terasa
suasana dingin dan sepi ketika Yunani, sebagai ketua Uni Eropa,
memberi kesempatan kepada para peserta untuk mengomentari masalah
Irak.

Ketika diskusi akhirnya berjalan, diputuskan untuk meniadakan semua
pernyataan sikap tentang perang Irak. Paris menghapus kalimat yang
menyayangkan sikap Irak karena tidak mengubris kemungkinan perlucutan
senjata. Namun permintaan Belgia untuk menyesalkan operasi militer di
Irak juga ditolak para pemimpin Uni Eropa. Jangan menoleh ke belakang
namun melihat ke situasi pasca perang Irak, itulah pesan yang
disampaikan dari KTT Brusel. Dalam pernyataan bersama, PBB diminta
memainkan peran utama dalam pemberian bantuan kemanusiaan serta
pembangunan kembali Irak. Tetapi, juga perdana menteri Belanda Jan
Peter Balkenende terpaksa mengakui bahwa dengan pernyataan ini
ketidak-kompakan belum diselesaikan secara tuntas.

Balkende: Setiap orang tahu adanya perbedaan pendapat dalam Uni
Eropa. Tentu saja ada masalah sulit, perbedaan pendapat kemarin. Saya
kira jalan keluarnya bijaksana untuk membicarakan masa depan,
membicarakan aspek kemanusiaan, peran PBB.

Apa misalnya tugas utama pasukan PBB yang harus menjaga stabilitas
Irak masih samar-samar. Apakah salah satu tugasnya menghalangi
diproklamasikannya negara Kurdistan di Irak Utara? Ataukah ini tugas
Amerika? Perdana Menteri Belanda yang menyatakan Belanda bersedia
untuk ikut berperan dalam tentara perdamaian PBB ini, juga tidak tahu
jawabannya.

Balkenende: Saya kira kita masih harus membicarakan masalah ini. Saya
kira masalah terpenting kemarin adalah bahwa Uni Eropa ingin
menggarisbawahi pentingnya PBB.

"Hal ini masih perlu dibicarakan lebih lanjut", demikian perdana
menteri Jan Peter Balkenende. Dan ini juga berlaku bagi semua masalah
pasca perang Irak, karena dalam hal ini juga belum dicapai
kesepakatan. Misalnya, bagaimana menerapkan sistim demokrasi dan
siapa yang diberi peran utama? Hal inipun akan mengundang
perselisihan wewenang antara Amerika Serikat dengan PBB. Di Brussel,
Uni Eropa sepakat memberi PBB peran utama di Irak. Namun pengisian
konkritnya masih menunggu perdebatan sengit. Prancis misalnya menolak
untuk membereskan puing-puing akibat perang yang sama sekali tidak
disetujuinya. Sudah jelas bahwa Irak pasca perang akan berada dalam
situasi yang sangat kompleks.

Dalam pernyataan bersamanya Uni Eropa secara tidak langsung
menghimbau Turki untuk tidak secara sepihak masuk Irak Utara. Secara
implisit, rakyat Kurdi di kawasan tersebut diminta untuk tidak
mendirikan negara sendiri. Hal ini mudah saja ditulis di atas kertas,
namun bagaimana menerapkannya secara konkrit, itulah yang menjadi
masalah. Untuk sementara, pernyataan para pemimpin Uni Eropa ini
hanya merupakan isyarat politik saja, untuk menutupi perbedaan
pendapat yang tajam di antara mereka.


* SEKALI LAGI, SOAL UANG UNTUK JASA PENGAMANAN TNI

Bisik-bisik itu ternyata benar juga. Kabar burung bahwa TNI suka
memungut uang keamanan terhadap perusahaan-perusahaan besar sudah
lama terdengar. Tapi baru kali ini benar-benar terungkap ketika
perusahaan multinasional PT. Freeport Indonesia ketahuan mengeluarkan
sampai milyaran rupiah kepada TNI untuk menjaga aset-asetnya di
Papua. Walau begitu juru bicara PT. Freeport Indonesia Sidharta
Moersjid menyatakan uang senilai 5,6 juta dollar atau sekitar Rp 50
milyar itu bukan sebagai uang keamanan. Tapi hanya untuk membantu
personil TNI termasuk untuk menunjang  kehidupan mereka.

TNI juga mengaku telah menerima dana dari perusahaan Tambang PT.
Freeport Papua. Jumlahnya, untuk tahun 2002, Rp 50-an milyar. Juru
bicara TNI DJ Nachrowi menyatakan, dana itu tidak semuanya berujud
uang tunai. Tapi ia menolak menyebut dana itu sebagai bantuan.
Nachrowi lebih suka menyebutnya sumbangan.

DJ Nachrowi: Dari sejumlah yang diterima oleh TNI yang bertugas di
Freeport itu 80% berbentuk fasilitas dan material. Nah 20% itu dalam
bentuk uang saku dan makan. Nah uang makan itu juga bukan dalam
bentuk uang gitu.

Meski mengakui kucuran dana dari Freeport, Panglima TNI Endriartono
Sutarto lebih berhati-hati mengomentarinya.

Endriartono: Yang selama ini kita dapatkan itu adalah uang saku bagi
prajurit yang bertugas di daerah itu. Ada atau tidak ada itu adalah
kewajiban kita untuk mengamankan Freeport sebagai aset vital
nasional.  Bahwa ada uluran tangan dari pihak Freeport untuk memberi
tambahan makan atau uang saku itu tentu kita sambut.

Endriartono menyebutkan dana yang diterima anak buahnya hanya berupa
uang makan dan transport untuk satu batalyon TNI atau sekitar 600
prajurit yang bertugas mengamankan Freeport.

Uang jasa pengamanan untuk TNI ini menjadi perhatian ketika induk
perusahaan PT. Freeport Indonesia di Amerika Serikat Freeport-McMoran
Copper and Gold Inc., menyatakan telah mengucurkan dana hingga 5,6
juta dollar kepada TNI. Uang itu untuk biaya keamanan tambang di
Timika, Papua. Sumbangan pada tahun lalu itu digunakan sebagai biaya
penginapan prajurit, bahan bakar, perjalanan, dan perbaikan kendaraan
militer. Pada tahun 2001, perusahaan itu juga menyumbangkan kurang
lebih Rp 40 miliar untuk membayar 2.300 personel keamanan Indonesia.

Terungkapnya aliran dana itu tidak mengagetkan Sekretaris Lembaga
Studi Hak Asasi Manusia Elsham - Papua, Ronald Tatilatu. Tatilatu
menegaskan itu memang hal buruk yang sudah lama berlangsung.
Menurutnya pengamanan oleh TNI di PT Freeport Papua jelas menyalahi
ketentuan. Hukum yang ada sudah dengan jelas menyebutkan masalah
keamanan menjadi porsi aparat kepolisian dan bukan TNI Angkatan Darat
mau pun Kopassus. Selain itu, praktek jasa pengamanan ini bisa
mengaburkan fungsi TNI yang seharusnya lebih profesional dalam urusan
pertahanan.

Ronald Tatilatu: Tapi ketika permintaan ini menyangkut kebutuhan
hidup mereka yang selama ini diberi oleh perusahan besar yang ada di
Papua itu menjadi persoalan yang serius. Persoalan defense itu jadi
urusan kedua. Padahal perusahan itu harus bisa memanfaatkan pihak
keamanan dalam ini pihak kepolisian. Ada persaingan di antara mereka.


Menyusul terungkapnya kasus TNI bayaran ini, 12 LSM di antaranya
Walhi, Kontras, Elsam, dan Jaringan Advokasi Tambang mengusulkan DPR
memanggil direksi PT Freeport Papua dan pimpinan TNI /Polri. Mereka
diminta menjelaskan soal dana pengamanan ini. Usul ini diterima dan
menurut Ketua Komisi I DPR Ibrahim Ambong pemanggilan itu akan
terjadi pada masa persidangan mendatang.

Ibrahim Ambong: Ya jadi kita minta klarifikasi dari panglima.
Mestinya ya kalau uang sebesar itu  harus sepengetahuan dewan dan
dimasukkan ke APBN kan. Apalagi kalau dari luar negeri apakah itu
utang, hibah kan ada alurnya.

Ambong juga mengakui beredarnya kabar soal adanya dana-dana TNI
lainnya hasil dari bisnis militer. Menurut Ibrahim, DPR akan siap
menghentikannya jika memang itu diminta.

Obyek vital seperti perusahaan tambang yang bernilai aset besar
memang perlu dilindungi. Namun alasan ini tidak bisa menjadi dasar
untuk membenarkan praktek jasa keamanan oleh tentara atau polisi.
Mereka adalah alat negara yang harus dibiayai penuh oleh negara.
Selain itu membisniskan jasa pengamanan ini seringkali membuat
tentara atau polisi punya kepentingan sendiri yang jelas bukan
kepentingan negara atau kepentingan rakyat.

Kantor Berita Radio 68H Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di
Hilversum.





* UMAR WIRAHADIKUSUMAH DAN PERISTIWA 1965

Intro: Dengan tutup usianya mantan wakil presiden mayjen purnawirawan
Umar Wirahadikusumah, maka makin sedikit saja tokoh yang tahu apa
yang benar-benar terjadi pada bulan September dan Oktober tahun 1965.
Waktu itu, masih dalam pangkat brigjen, Umar Wirahadikusumah menjabat
Pangdam V Jaya yang antara lain juga membawahi kolonel Latief, salah
seorang pelaku gerakan 30 September. Radio Nederland menghubungi
Prof. Benedict Anderson dari Cornell University di Ithaca, Amerika
Serikat untuk bertanya tentang peran Umar Wirahadikusumah pada tahun
1965.

Benedict Anderson [BA]: Well, yang penting bahwa dia waktu itu
menjadi komandan anu, Djakarta Raja, dan menjadi atasan langsung
kolonel Latief. Dan yang menarik kami dari dulu adalah fakta bahwa
selain Soeharto, juga Umar Wirahadikusumah tidak menjadi sasaran dari
kelompok G30S. Ini yang agak menarik. Apalagi kan dia memang orang
Siliwangi.

Kedua, Kolonel Latief sendiri dalam pledooinya yang sudah diterbitkan
selalu mengatakan bahwa gerak-geriknya dilaporkan ke Umar, baik
langsung mau pun melalui garnizoen. Jadi Umar seharusnya mengetahui
semuanya yang bakal terjadi.

Kalau ini memang benar, maka timbul pertanyaan kenapa dia berbuat
apa-apa, membiarkan G30S jalan terus. Jadi masih misteri. Dan memang
orangnya terkenal pendiem, tidak banyak omong, tidak pernah mau kasih
interview tentang kariernya. Sepengetahuan saya tidak pernah menulis
otobiografi. Dan kita tidak bisa menilai apakah ini memang akibat
dari wataknya orangnya, jadi dia dari kecil mungkin pendiam. Apakah
ia masuk orang yang dipengaruhi oleh kebudayaan tentara di mana
mereka dilatih untuk menjaga rahasia korpsnya, jangan dibocorkan
keluar.

Atau ketiga memang dia punya peranan yang dia tidak mau dunia luar
mengetahuinya sampai tanggal meninggalnya. Ini enggak bisa
dipastikan. Kecuali kalau kebetulan dia diam-diam dia menulis
sesuatu, ada naskah-naskah atau dokumen-dokumen yang tersimpan,
mungkin rahasianya dia tidak pernah akan terbongkar.

Radio Nederland [RN] Jadi kalau boleh saya ringkas Prof. Anderson
peran Umar Wirahadikusumah ini ada dua yaitu sebagai Pangdam V Jaya,
sekarang disebut Pangdam Jaya dan bawahannya yaitu Kolonel Latief
yang berperan dalam pembunuhan jenderal-jenderal itu melapor kepada
dia.

BA: Sebelumnya.

RN: Bagaimana?

BA: Sebelumnya. Latief mengatakan bahwa dua tiga hari sebelum terjadi
peristiwanya dia sudah lapor, baik kepada Harto mau pun kepada Umar.
Umar sebagai atasan langsungnya. Dia kan waktu itu komandan brigade
satu dari Kodam Jaya. Dan memang dia seharusnya lapor.

Mengapa dia tidak menjadi sasaran kemungkinan besar dia dianggap
sebagai orang yang simpatik terhadap cita-cita dari orang-orang G30S,
sehingga mereka tidak merasa perlu untuk berbuat apa-apa terhadap
dia. Apa lagi kalau mereka merasa bahwa dia sudah tahu dan tidak
mencegah mereka. Tapi sepengetahuan saya dia tidak banyak bergerak
pada waktu itu, jadi yang ambil peranan penting itu Kostrad, bukan
Kodam Jaya.

RN: Tetapi mereka paling sedikit tahu ya, apa yang akan terjadi?
Begitu kan penilaian anda?

BA: Well, ini menurut pledoinya si Latief. Itu sedikit dibenarkan
oleh fakta bahwa tentara yang punya peranan paling penting di Jakarta
pada waktu itu adalah Umar, setelah Soeharto. Kok tidak jadi sasaran?
Ini belum pernah dijelaskan.

Saya juga perhatikan bahwa bukan Umar saja yang begitu. Jenderal
Mohamad Yusuf bekas panglima dan ikut dalam peristiwa penodongan
terhadap Bung Karno di Istana Bogor, sudah tua sekali dan sudah lama
menolak ketemu dengan siapa-siapa. Rupanya dia juga tidak mau,
mungkin sampai mati tidak mau bicarakan perannya dia pada waktu itu.
Kita bisa menduga bahwa Benny Moerdani juga akan demikian. Karena ini
memang kebudayaan dari tentara.

RN: Yang juga menarik adalah bahwa jabatan Umar Wirahadikusumah
sebagai wakil presiden, banyak yang mengira bahwa itu merupakan
semacam balas budi Soeharto karena perannya pada tahun 1965. Menurut
anda Prof. Anderson apakah ini memang masuk akal?

BA: Ya mungkin. Tapi harus diingat bahwa jabatannya tidak
diperpanjang. Umar dikenal sebagai tentara yang cukup sederhana dan
tidak mau banyak menonjol. Jadi kemungkinan dia diangkat sebagai
orang yang tutup mulut, taat dan tidak ribut, tidak punya ambisi,
jadi orangnya aman dalam jabatan itu.

Tetapi sebagai wakil presiden dia sangat tidak menonjol, lain
daripada Sultan, dari Adam Malik, dari Soedharmono dan sebagainya.
Dia mungkin wapres yang paling diem dan paling tidak diinget orang.

RN: Tetapi saya inget pada jaman itu orang sering melucu bahwa untuk
mengangkat pak Umar itu konon ada kata-kata u maar, bahasa Belanda
yang artinya anda sajalah. Itu bagaimana?

BA: Ya lucu juga. Tapi saya kira orang sipil endak tahu perkara ini.
Jadi kalau ada yang tahu pasti di kalangan tentara sendiri.

Demikian Prof. Benedict Anderson dari Cornell University di Amerika,
salah seorang penulis Cornell Paper tentang peristiwa 1965 di
Indonesia.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------
  • Warta Berita - Radio Nederland, 21 Maret 2003 RNW BERITA list manager