RNW BERITA list manager
Fri, 21 Mar 2003 07:45:44 -0800
--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 21 Maret 2003 15:40 UTC ** KESATUAN AMERIKA DAN INGGRIS TEROBOS 150 KILOMETER KE WILAYAH IRAK ** MARINIR INGGRIS SERANG SEMENANJUNG FAO ** REAKSI PERTAMA KOREA UTARA TERHADAP PERANG DI IRAK ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PERANG IRAK BUKTIKAN LAGI, WIBAWA DEWAN KEAMANAN PBB MEROSOT ** GEMA WARTA TOPIK INTERANSIONAL: AMERIKA DAN SEKUTUNYA KERAHKAN PASUKAN MASUK IRAK ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SENJATA KIMIA DAN SENJATA BIOLOGIS, AKANKAH DIKERAHKAN IRAK? ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PERANG DI IRAK JUGA MENJANGKITI UNI EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SEKALI LAGI, SOAL UANG UNTUK JASA PENGAMANAN TNI ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: UMAR WIRAHADIKUSUMAH DAN PERISTIWA 1965 * KESATUAN AMERIKA DAN INGGRIS TEROBOS 150 KILOMETER KE WILAYAH IRAK Kesatuan-kesatuan tentara Amerika dan Inggris dengan tank-tank dari Kuwait menerobos 150 kilometer di wilayah Irak. Semantar itu pasukan Australia juga ikut dalam aksi tersebut. Pasukan aliansi pimpinan Amerika itu tidak menjumpai banyak perlawanan di padang pasir, dan puluhan tentara Irak diberitakan menyerah. Di samping serangan darat, malam kemarin berbagai sasaran di Irak mengalami pemboman berat. Tengah malam kemarin ibukota Bagdad kembali ditembaki. Kota Basra di Selatan dan Mosul di Utara juga mengalami pemboman hebat. Di sekitar kota tersebut terdapat ladang-ladang minyak penting Irak. Menurut berita yang belum dikonfermasikan, Irak membakar sumber-sumber minyaknya di Selatan. -- Sampai sekarang Irak sudah menembakkan 10 rudalnya ke Kuwait, namun semuanya tidak mengenai sasaran. Di Kuwait jatuh korban pertama di pihak tentara aliansi ketika sebuah helikopter jatuh, dan menewaskan delapan tentara Inggris dan empat tentara Amerika. Menurut sumber Irak, terutama di Bagdad jatuh puluhan korban. * MARINIR INGGRIS SERANG SEMENANJUNG FAO Marinir Inggris mengancurkan jembatan-jembatan penting di semenanjung Fao yang strategis di Irak Selatan. Pasukan tersebut juga berhasil merebut kilang minyak penting di tempat itu. Dalam operasi pendaratan dari kawasan Teluk pasukan marinir Inggris tidak menemui banyak perlawanan. Di pihak Irak jatuh sejumlah korban. Namun kota pelabuhan Umm Qasr di perbatasan dengan Kuwait masih tetap dikuasai Irak. Di kawasan itu terjadi perlawanan sengit. Dengan direbutnya semenanjung Fao oleh pasukan Inggris, muncul bahaya Irak akan mengalirkan minyaknya ke laut, seprti yang dikhawatirkan sebelumnya. Sebelumnya, di Irak Selatan berkobar kebakaran hebat di ladang minyak besar Rumalia. Belum diketahui penyebab kebakaran. * REAKSI PERTAMA KOREA UTARA TERHADAP PERANG DI IRAK Korea Utara dalam reaksi pertamanya terhadap perang di Irak memperingatkan akan terjadinya akibat yang parah. Pemerintah di Pyongyang mengkhawatirkan, dengan dibayangi Perang Teluk, Amerika Serikat sedang mempersiapkan serangan terhadap pusat nuklir Korea Utara di Yongbyon. Washington menuduh Korea Utara secara diam-diam sedang membuat senjata nuklir di pusat nuklirnya yang dibuka kembali belum lama berselang. Puyongyang juga mengkecam Korea Selatan yang mendukung operasi militer Amerika di Irak. Korea Selatan juga meningkatkan tindakan keamanannya terhadap kemungkinan terjadinya provokasi Korea Utara. Jum'at hari ini Korea Utara menuntut Seoul agar segera menghentikan siaran propagandanya lewat pengeras suara di zona demarkasi antara kedua negara. * ANGAKATAN UDARA AMERIKA BELUM BOLEH GUNAKAN WILAYAH UDARA TURKI Angkatan Udara Amerika masih belum boleh menggunakan wilayah udara Turki. Kamis kemarin, setelah melalui perundingan alot, parlemen Turki memperbolehkan penggunaan itu. Namun sekarang, menurut sumber pemerintah di Ankara, terdapat kendala di mana Amerika dan Turki tidak bisa sepakat. Washington jengkel terhadap Ankara, yang menuntut perincian tepat untuk setiap penerbangan Amerika. Pihak Amerika masih meragukan keputusan Turki untuk mengirimkan pasukannya ke Irak Utara. Turki menyatakan berniat mencegah arus pengungsi, tetapi kemungkinan mereka mengkhawatirkan penduduk Kurdi di Irak Utara akan menyatakan diri merdeka, ketika perang berlangsung. * PERNYATAN UNI EROPA TENTANG PERANG DI IRAK Kepala negara dan pemerintahan Uni Eropa dalam pertemuan puncaknya di Brussel mengeluarkan pernyataan tentang perang di Irak. Dalam naskah pernyataan para pemimpin Uni menandaskan kepentingan kedaulatan Irak dan stabilitas politik di negeri itu. Seperti halnya menjelang pecahnya perang, Uni Eropa secara mencolok terpecah tentang masalah apakah serangan terhadap irak legal. Dalam pernyataan juga tidak tercantum masalah tanggung jawab dari perang atau tentang masalah apakah Irak perlucutan senjata Irak sudah cukup. Para pemimpin Uni Eropa berseru kepada negara-negara tetangga Irak agari tidak melakukan aktivitas yang bisa mengganggu stabilitas di kawasan itu. Kalangan diplomat menganggap hal itu sebagai peringatan kepada Turki, yang berniat mengirimkan pasukannya ke kawasan Kurdi di Irak Utara. KTT Uni Eropa di Brussel itu berlangsung sampai Jumat hari ini. * RIBUAN ORANG DI ASIA DAN AUSTRALIA MEMPROTES PERANG DI IRAK Di Asia dan Australia ribuan orang turun ke jalan memprotes perang di Irak. di Tokio sekitar 50.000 orang menuntut Washington menghentikan serangannya. Di sejumlah kota besar Asia juga berlangsung demonstrasi namun dalam skala lebih kecil. Di negara-negara Islam diduga juga terjadi aksi protes seusai sembahyang Jum'at. Di Srinagar, ibukota Jammu dan Kashmir aksi protes berkembang menjadi baku hantam antara demonstran dan polisi. Malaysia melarang semua bentuk demonstrasi. Di ibukota Cina, Beijing, aksi protes diperkanankan. Di Melbourne Australia ribuan pengunjukrasa melancarkan aksi dua hari berturut-turut. * PERUNDINGAN PERDAMAIAN PEMERINTAH SRILANKA DAN MACAN TAMIL BELUM BUAHKAN HASIL Perundingan perdamaian antara pemerinah Srilanka dan Macan Tamil di Jepang belum membuahkan hasil. Kedua pihak belum sepakat tentang sejumlah kasus kemanusiaan. Bulan depan perundingan baru akan dilakukan. Perundingan di Jepang tersebut dibayangi berita tentang serangan baru yang dilakukan Macan Tamil. Meskipun berlaku gencatan senjata dengan pihak pemerintah, pemberontak menyerang sebuah kapal nelayah Cina. 17 awak kapal itu hilang. Mungkin kaum pemberontak mengira kapal tersebut adalah milik pemerintah Srilanka. Sekitar setahun lalu Macan Tamil dan pemerintah memutuskan untuk meletakkan senjata dan menggalang rencana perdamaian. Namun sejuah ini pertempuran masih terus berlangsung. * PERANG IRAK BUKTIKAN LAGI, WIBAWA DEWAN KEAMANAN PBB MEROSOT Perang di Irak kembali membuktikan bahwa Dewan Keamanan PBB dengan struktur lima anggota tetap berveto itu, telah kadaluwarsa. Bahkan, wibawanya amat merosot. Hal itu juga yang membelenggu dunia dewasa ini. Demikian pendapat mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Letjen. purnawirawan Hasnan Habib. Hasnan Habib [HH]: Kalau Sidang Umum PBB bisa dilaksanakan, dan Sidang Umum PBB mengambil resoluasi kepada Amerika Serikat atau kedua belah pihak, atau semua pihak yang terlibat dalam hal ini, mementingkan perdamaian dan kementingan rakyat yang tidak berdosa, dia pun tidak mempunyai kekuatan hukum. Tetapi dia punya kekuatan moral. Tapi kalau tidak digubris Amerika, itu sudah kita perhitungkan. Nggak apa-apa kok. Pokoknya kita menunjukkan bahwa banyak negara di dunia yang lebih cinta damai. Radio Nederland [RN]: Begini pak Hasnan Habib, Amerika kerepotan dalam Dewan Keamanan beberapa minggu selama ini, untuk memperoleh dukungan bagi invasinya ini. Struktur Dewan Keamanan dengan hak veto beberapa negara, ternyata merugikan adikuasa. Maka sekarang kepentingan adikuasa dan kepentingan gerakan nonblok cukup paralel untuk merombak Dewan Keamanan PBB, bukan? HH: Itu sudah dikerjakan setidak-tidaknya sepuluh tahun lalu. Peranan gerakan nonblok di sana itu besar sekali. Mengajukan pandangan-pandangan dan saran-saran. Tetapi itu tidak jalan oleh karena dihambat oleh negara-negara pengguna veto. Kalau pengguna veto tidak bersedia, seribu tahun pun tidak akan berubah. Akibatnya nanti, makin lama makin tidak punya arti apa-apapun. Dewan Keamanan PBB justru luar biasa tugasnya untuk menjaga perdamaian dan mencegah perang, itu tidak akan ada arti. Coba saudara lihat, kenapa itu sengketa Palestina, sengketa Arab - Israel tidak pernah bisa diselesaikan? Berapa resolusi udah ada, semua tidak digubris oleh Israel. Kenapa? Karena Amerika Serikat ada di belakangnya. Meski pun seluruh Dewan Keamanan PBB itu menyetujui, tapi tidak digubris atau tidak disetujui oleh kelima anggota berhak veto itu, tidak jadi itu. Jadi kita sudah berada di dalam keadaan terbelenggu oleh kekuatan adikuasa di forum internasional. Maka apa yang kelihatannya, hukum internasional itu semakin tidak berguna. Kalau ini akan berjalan terus, maka akan terjadilah keadaan yang kacau balau di dunia. RN: Jadi ini Perang Irak membuat wibawa PBB mengalami erosi ya? HH: Sudah lama Dewan Keamanan itu mengalami erosi. Bukan PBB ya, PBB itu lebih luas dari Dewan Keamanan. RN: Jadi bagaimana pak Hasnan Habib melihat masa depan lembaga PBB ini. Apakah akan tergusur oleh hegemoni Amerika di dunia ini. HH: Ya, ya itulah yang dikhawatirkan. Dikhawatirkan akan mengalami nasib seperti Liga Bangsa-bangsa yang justru juga dipelopori pembentukannya itu sesudah Perang Dunia Kesatu oleh Amerika Serikat, oleh Presiden Wilson pada waktu itu. Tetapi apa yang terjadi? Begitu dengan susah-payah Liga Bangsa-Bangsa didirikan, Amerika Serikat itu langsung tidak mau jadi anggota. Di mana letak konsekwensi moralitas dari kepemimpinan Amerika Serikat sebagai negara besar? Karena itu dunia mengatakan, bahwa ancaman terhadap tata dunia, terutama terhadap perdamaian dunia adalah Amerika Serikat. Anehnya Amerika Serikat sekarang mengatakan sekarang, bahwa Saddam Husein mengancam keamanan dirinya dan keamanan dunia. Dengan apa diancam? Apa yang dimiliki oleh Saddam Hussein? Demikian Letjen Purnawirawan Hasnan Habib, mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat. * AMERIKA DAN SEKUTUNYA KERAHKAN PASUKAN MASUK IRAK Jum'at kemarin pasukan-pasukan Amerika dan Britania mulai masuk wilayah Irak dari Selatan. Melalui padang pasir mereka mendekati kota-kota Basra dan Bagdad. Serbuan darat di wilayah Timur ke Bagdad, demikian pemancar televisi Amerika CNN, sudah demikian jauhnya. Televisi CNN ini menayangkan gambar-gambar prajurit Irak menyerah. Tetapi di tempat-tempat lain muncul perlawanan dan Irak masih melancarkan ranjau anti tank. Pemboman gencar dilakukan untuk mendukung serbuan darat ini. Dengan begitu perang dari udara kini dilangsungkan bersama dengan perang darat di Irak. Laporan redaktur luar negeri Saskia van Reenen. Irak kini diserbu oleh beberapa satuan militer. Ribuan pasukan Amerika dan Inggris sudah masuk Basra, kota Irak kedua. Di sekitar Basra terdapat sejumlah ladang minyak besar. Pihak marinir harus bisa mencegah ladang-ladang minyak itu dibakari orang-orang Irak. Menurut pakar militer Chris Klep prajurit marinir itu juga disebut sebagai pasukan gerak cepat yang harus melakukan pekerjaan-pekerjaan kotor. Mereka dilatih untuk bertempur dalam parit-parit atau bertempur langsung dari orang ke orang. Di wilayah Timur, satuan berkekuatan 20 ribu pasukan berupaya masuk Bagdad. Mereka didahului oleh tank yang dibangun dari bulldozer. Tank ini bertugas membersihkan pelbagai hambatan seperti ranjau darat dan menutup parit-parit. Sesudah itu berdatangan ratusan tank dan mobil panser. Baru setelah itu berdatangan prajurit, berjalan kaki. Menurut Chris Klep divisi infantri ketiga ini bisa melaju dengan kecepatan 200 kilometer seharinya di padang pasir. Selain pasukan darat, Amerika juga terus-terusan menghunjamkan rudal dan bom terhadap sasaran-sasaran strategis di Irak. Perang darat dengan begitu dilancarkan bersamaan dengan perang udara. Menurut pakar perang Belanda Frank van Kappen, ini jelas merupakan strategis dua orang. Pertama kepala staf angkatan bersenjata Amerika Tommy Franks yang juga mengomandoi pasukan sekutu dan Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld. Rumsfeld adakan pendukung perang menggunakan teknologi canggih, yaitu perang menggunakan senjata jitu yang dikendalikan komputer. Dalam perang canggih seperti ini maka jumlah prajurit juga bisa dikurangi sampai 60 ribu orang saja. Sebaliknya kepala staf Tommy Franks justru pendukung doktrin Powell. Di bawah Colin Powell yang menjabat kepala staf bersama semasa perang teluk pertama, dikerahkan pasukan dalam jumlah besar. Waktu itu Saddam Hussein dikalahkan secara perang klasik. Dua strategi sekarang berjalinan satu sama lain dan dalam istilah militer disebut sebagai operasi hitam dan operasi putih. Yang dimaksud dengan operasi putih adalah semua aksi militer yang tampak oleh mata. Serangan udara, pasukan divisi infantri ketiga yang bergerak masuk dan marinir semua itu masuk operasi putih ini. Sedangkan operasi hitam adalah pelbagai operasi rahasia. Musuh tidak boleh tahu apa operasi rahasia ini. Misalnya mengumpulkan informasi yang dilakukan oleh dinas rahasia CIA atau aksi pasukan komando khusus. Tujuan operasi hitam adalah melumpuhkan pemimpin Irak, yaitu Saddam Hussein sendiri. Belum jelas apakah langkah seperti ini efektif. Latar belakangnya adalah kalau pemimpinnya jatuh maka struktur kekuasaan Irak mereka harapkan juga runtuh. Amerika serikat mengharapkannya, dengan begitu perang bisa diakhiri tanpa banyak pertumpahan darah. Pasukan Amerika sekarang menanti bagaimana Irak bereaksi terhadap serbuan udara dan darat yang dilakukannya. Masuk harus dilihat bagaimana serbuan mereka berlanjut dan doktrin mana yang akan efektif, apakah doktrin Rumsfeld atau doktrin Tommy Franks. * SENJATA KIMIA DAN SENJATA BIOLOGIS, AKANKAH DIKERAHKAN IRAK INTRO: Apakah ia masih memilikinya dan apakah ia akan menggunakannya. Pertanyaan terpenting setelah Amerika Serikat mulai menggempur Irak adalah apakah Saddam Hussein akan menggunakan senjata pemusnah massal terhadap pasukan Amerika Serikat dan Inggris. Berikut ulasan redaktur masalah pertahanan Hans de Vreij. Irak sudah diperingatkan, awas jangan sekali-kali menggunakan senjata pemusnah massal. Kalau ini terjadi maka dampaknya akan dramatis sekali, demikian ditegaskan komandan pasukan Amerika di kawasan tersebut, Letnan Jenderal David McKiernan awal pekan ini. Pada awal perang teluk pertama di tahun 1991, peringatan yang sama juga dikeluarkan oleh sekutu namun lebih jelas. Kalau Irak menyerang pasukan Amerika dengan senjata kimia maka hal ini akan dibalas dengan senjata nuklir, demikian ditegaskan menlu Amerika saat itu, James Baker kepada rekan sejawatnya Menlu Irak Tariq Aziz. Senjata nuklir ini saat itu sudah dipersiapkan di kapal-kapal induk Amerika di kawasan Teluk. Kali ini memang tidak ada peringatan langsung dari kalangan atas politik, namun bisa diduga sebelumnya standar doktrin militer Amerika Serikat tidak diubah: serangan dengan senjata kimia akan dibalas dengan senjata nuklir. Apakah Irak saat ini memiliki senjata kimia dan bilogis yang siap pakai? Sampai tahun 1991, negara ini memiliki gas belerang yang menyayat kulit, dan gas yang melukai urat-urat sendi tabun dan sarin. Senjata kimia ini bisa digunakan dengan granat artileri, bom pesawat udara dan rudal-rudal. Pada tahun 1995 ketahuan bahwa Irak memiliki berbagai senjata biologis: antrax, botuline toxine, serta aflatixine, semuanya bisa dimanfaatkan dengan rudal Scud. Namun dalam perang teluk pada tahun 1991, dan inspeksi PBB setelah perang ini berakhir serta serangan udara pada tahun 1998 semua pusat produksi senjata-senjata ini dimusnahkan. Pertanyaannya sekarang: apakah selama periode antara pemusnahan saat itu sampai sekarang, produksinya dipulihkan lagi? Kalau tidak maka senjata kimia yang diproduksi sebelum pemusnahan yang mungkin masih tersimpan, tidak bisa dimanfaatkan lagi, karena proses kimia dan apa yang disebut hydrolise atau pencairan. Namun sudah jelas bahwa serangan dengan senjata kimia dan biologis diperhitungkan juga. Pasukan Amerika menganggap ancaman ini serius. Hal ini juga dikemukakan oleh seorang pengamat militer Belanda, jenderal Frank van Kappen yang pernah bertugas di PBB, dalam salah satu siaran aktualita televisi Belanda. Infromasi ini pasti datang dari berbagai dinas intelijen. Garda Republik Irak dikabarkan mendapat suntikan untuk mencegah dampak negatif senjata kimia dan senjata biologis. Selanjutnya para anggota Garda Republik ini mendapat peluru kimia. Akhirnya juga ada tanda-tanda bahwa tentara Irak mencemari jalan antara Kuweit dengan Bagdad dan berbagai jembatan di rute ini dengan senjata kimia, dengan maksud menghambat tentara Amerika dan Inggris. Senjata paling ampuh dalam hal ini adalah senjata kimia yang tidak mudah menguap. Gas belerang dan sarin mudah menguap jadi kurang cocok. Yang cocok adalah gas VX dalam cairan kental. Apakah Irak memiliki gas VX, hal ini masih menjadi tanda tanya ketika para inspektur PBB meninggalkan nagara ini pekan lalu. Hans Blix, pemimpin inspeksi ini bahkan tidak yakin Irak akan melakukan serangan kimia. Hal ini bukan karena Irak tidak mampu namun karena dengan serangan kimia mereka akan melanggar batas-batas kelayakan politik dan moral. * PERANG DI IRAK JUGA MENJANGKITI UNI EROPA INTRO: Kalau perang Irak sudah berakhir, dampaknya masih tetap akan dirasakan di Eropa untuk sementara waktu. Hal ini kentara selama berlangsung KTT Uni Eropa di Brusel. Suasana tegang terasa selama pertemuan pertama para pemimpin Uni Eropa setelah pecahnya perang Irak. Laporan redaktur Eropa Johan Huizinga dari Brusel. Kedatangan para pemimpin Uni Eropa sudah memberi pertanda buruk. Kedua lawan: Perdana Menteri Inggris Tony Blair dan Presiden Prancis Jacques Chirac tidak memberikan pernyataan kepada pers sebagaimana lazimnya. Karena setiap kata yang salah akan mempertajam pertentangan saja. Memang mereka saling berjabatan tangan secara formal, namun tanpa kehadiran kamera para wartawan. Dalam ruang pertemuan terasa suasana dingin dan sepi ketika Yunani, sebagai ketua Uni Eropa, memberi kesempatan kepada para peserta untuk mengomentari masalah Irak. Ketika diskusi akhirnya berjalan, diputuskan untuk meniadakan semua pernyataan sikap tentang perang Irak. Paris menghapus kalimat yang menyayangkan sikap Irak karena tidak mengubris kemungkinan perlucutan senjata. Namun permintaan Belgia untuk menyesalkan operasi militer di Irak juga ditolak para pemimpin Uni Eropa. Jangan menoleh ke belakang namun melihat ke situasi pasca perang Irak, itulah pesan yang disampaikan dari KTT Brusel. Dalam pernyataan bersama, PBB diminta memainkan peran utama dalam pemberian bantuan kemanusiaan serta pembangunan kembali Irak. Tetapi, juga perdana menteri Belanda Jan Peter Balkenende terpaksa mengakui bahwa dengan pernyataan ini ketidak-kompakan belum diselesaikan secara tuntas. Balkende: Setiap orang tahu adanya perbedaan pendapat dalam Uni Eropa. Tentu saja ada masalah sulit, perbedaan pendapat kemarin. Saya kira jalan keluarnya bijaksana untuk membicarakan masa depan, membicarakan aspek kemanusiaan, peran PBB. Apa misalnya tugas utama pasukan PBB yang harus menjaga stabilitas Irak masih samar-samar. Apakah salah satu tugasnya menghalangi diproklamasikannya negara Kurdistan di Irak Utara? Ataukah ini tugas Amerika? Perdana Menteri Belanda yang menyatakan Belanda bersedia untuk ikut berperan dalam tentara perdamaian PBB ini, juga tidak tahu jawabannya. Balkenende: Saya kira kita masih harus membicarakan masalah ini. Saya kira masalah terpenting kemarin adalah bahwa Uni Eropa ingin menggarisbawahi pentingnya PBB. "Hal ini masih perlu dibicarakan lebih lanjut", demikian perdana menteri Jan Peter Balkenende. Dan ini juga berlaku bagi semua masalah pasca perang Irak, karena dalam hal ini juga belum dicapai kesepakatan. Misalnya, bagaimana menerapkan sistim demokrasi dan siapa yang diberi peran utama? Hal inipun akan mengundang perselisihan wewenang antara Amerika Serikat dengan PBB. Di Brussel, Uni Eropa sepakat memberi PBB peran utama di Irak. Namun pengisian konkritnya masih menunggu perdebatan sengit. Prancis misalnya menolak untuk membereskan puing-puing akibat perang yang sama sekali tidak disetujuinya. Sudah jelas bahwa Irak pasca perang akan berada dalam situasi yang sangat kompleks. Dalam pernyataan bersamanya Uni Eropa secara tidak langsung menghimbau Turki untuk tidak secara sepihak masuk Irak Utara. Secara implisit, rakyat Kurdi di kawasan tersebut diminta untuk tidak mendirikan negara sendiri. Hal ini mudah saja ditulis di atas kertas, namun bagaimana menerapkannya secara konkrit, itulah yang menjadi masalah. Untuk sementara, pernyataan para pemimpin Uni Eropa ini hanya merupakan isyarat politik saja, untuk menutupi perbedaan pendapat yang tajam di antara mereka. * SEKALI LAGI, SOAL UANG UNTUK JASA PENGAMANAN TNI Bisik-bisik itu ternyata benar juga. Kabar burung bahwa TNI suka memungut uang keamanan terhadap perusahaan-perusahaan besar sudah lama terdengar. Tapi baru kali ini benar-benar terungkap ketika perusahaan multinasional PT. Freeport Indonesia ketahuan mengeluarkan sampai milyaran rupiah kepada TNI untuk menjaga aset-asetnya di Papua. Walau begitu juru bicara PT. Freeport Indonesia Sidharta Moersjid menyatakan uang senilai 5,6 juta dollar atau sekitar Rp 50 milyar itu bukan sebagai uang keamanan. Tapi hanya untuk membantu personil TNI termasuk untuk menunjang kehidupan mereka. TNI juga mengaku telah menerima dana dari perusahaan Tambang PT. Freeport Papua. Jumlahnya, untuk tahun 2002, Rp 50-an milyar. Juru bicara TNI DJ Nachrowi menyatakan, dana itu tidak semuanya berujud uang tunai. Tapi ia menolak menyebut dana itu sebagai bantuan. Nachrowi lebih suka menyebutnya sumbangan. DJ Nachrowi: Dari sejumlah yang diterima oleh TNI yang bertugas di Freeport itu 80% berbentuk fasilitas dan material. Nah 20% itu dalam bentuk uang saku dan makan. Nah uang makan itu juga bukan dalam bentuk uang gitu. Meski mengakui kucuran dana dari Freeport, Panglima TNI Endriartono Sutarto lebih berhati-hati mengomentarinya. Endriartono: Yang selama ini kita dapatkan itu adalah uang saku bagi prajurit yang bertugas di daerah itu. Ada atau tidak ada itu adalah kewajiban kita untuk mengamankan Freeport sebagai aset vital nasional. Bahwa ada uluran tangan dari pihak Freeport untuk memberi tambahan makan atau uang saku itu tentu kita sambut. Endriartono menyebutkan dana yang diterima anak buahnya hanya berupa uang makan dan transport untuk satu batalyon TNI atau sekitar 600 prajurit yang bertugas mengamankan Freeport. Uang jasa pengamanan untuk TNI ini menjadi perhatian ketika induk perusahaan PT. Freeport Indonesia di Amerika Serikat Freeport-McMoran Copper and Gold Inc., menyatakan telah mengucurkan dana hingga 5,6 juta dollar kepada TNI. Uang itu untuk biaya keamanan tambang di Timika, Papua. Sumbangan pada tahun lalu itu digunakan sebagai biaya penginapan prajurit, bahan bakar, perjalanan, dan perbaikan kendaraan militer. Pada tahun 2001, perusahaan itu juga menyumbangkan kurang lebih Rp 40 miliar untuk membayar 2.300 personel keamanan Indonesia. Terungkapnya aliran dana itu tidak mengagetkan Sekretaris Lembaga Studi Hak Asasi Manusia Elsham - Papua, Ronald Tatilatu. Tatilatu menegaskan itu memang hal buruk yang sudah lama berlangsung. Menurutnya pengamanan oleh TNI di PT Freeport Papua jelas menyalahi ketentuan. Hukum yang ada sudah dengan jelas menyebutkan masalah keamanan menjadi porsi aparat kepolisian dan bukan TNI Angkatan Darat mau pun Kopassus. Selain itu, praktek jasa pengamanan ini bisa mengaburkan fungsi TNI yang seharusnya lebih profesional dalam urusan pertahanan. Ronald Tatilatu: Tapi ketika permintaan ini menyangkut kebutuhan hidup mereka yang selama ini diberi oleh perusahan besar yang ada di Papua itu menjadi persoalan yang serius. Persoalan defense itu jadi urusan kedua. Padahal perusahan itu harus bisa memanfaatkan pihak keamanan dalam ini pihak kepolisian. Ada persaingan di antara mereka. Menyusul terungkapnya kasus TNI bayaran ini, 12 LSM di antaranya Walhi, Kontras, Elsam, dan Jaringan Advokasi Tambang mengusulkan DPR memanggil direksi PT Freeport Papua dan pimpinan TNI /Polri. Mereka diminta menjelaskan soal dana pengamanan ini. Usul ini diterima dan menurut Ketua Komisi I DPR Ibrahim Ambong pemanggilan itu akan terjadi pada masa persidangan mendatang. Ibrahim Ambong: Ya jadi kita minta klarifikasi dari panglima. Mestinya ya kalau uang sebesar itu harus sepengetahuan dewan dan dimasukkan ke APBN kan. Apalagi kalau dari luar negeri apakah itu utang, hibah kan ada alurnya. Ambong juga mengakui beredarnya kabar soal adanya dana-dana TNI lainnya hasil dari bisnis militer. Menurut Ibrahim, DPR akan siap menghentikannya jika memang itu diminta. Obyek vital seperti perusahaan tambang yang bernilai aset besar memang perlu dilindungi. Namun alasan ini tidak bisa menjadi dasar untuk membenarkan praktek jasa keamanan oleh tentara atau polisi. Mereka adalah alat negara yang harus dibiayai penuh oleh negara. Selain itu membisniskan jasa pengamanan ini seringkali membuat tentara atau polisi punya kepentingan sendiri yang jelas bukan kepentingan negara atau kepentingan rakyat. Kantor Berita Radio 68H Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum. * UMAR WIRAHADIKUSUMAH DAN PERISTIWA 1965 Intro: Dengan tutup usianya mantan wakil presiden mayjen purnawirawan Umar Wirahadikusumah, maka makin sedikit saja tokoh yang tahu apa yang benar-benar terjadi pada bulan September dan Oktober tahun 1965. Waktu itu, masih dalam pangkat brigjen, Umar Wirahadikusumah menjabat Pangdam V Jaya yang antara lain juga membawahi kolonel Latief, salah seorang pelaku gerakan 30 September. Radio Nederland menghubungi Prof. Benedict Anderson dari Cornell University di Ithaca, Amerika Serikat untuk bertanya tentang peran Umar Wirahadikusumah pada tahun 1965. Benedict Anderson [BA]: Well, yang penting bahwa dia waktu itu menjadi komandan anu, Djakarta Raja, dan menjadi atasan langsung kolonel Latief. Dan yang menarik kami dari dulu adalah fakta bahwa selain Soeharto, juga Umar Wirahadikusumah tidak menjadi sasaran dari kelompok G30S. Ini yang agak menarik. Apalagi kan dia memang orang Siliwangi. Kedua, Kolonel Latief sendiri dalam pledooinya yang sudah diterbitkan selalu mengatakan bahwa gerak-geriknya dilaporkan ke Umar, baik langsung mau pun melalui garnizoen. Jadi Umar seharusnya mengetahui semuanya yang bakal terjadi. Kalau ini memang benar, maka timbul pertanyaan kenapa dia berbuat apa-apa, membiarkan G30S jalan terus. Jadi masih misteri. Dan memang orangnya terkenal pendiem, tidak banyak omong, tidak pernah mau kasih interview tentang kariernya. Sepengetahuan saya tidak pernah menulis otobiografi. Dan kita tidak bisa menilai apakah ini memang akibat dari wataknya orangnya, jadi dia dari kecil mungkin pendiam. Apakah ia masuk orang yang dipengaruhi oleh kebudayaan tentara di mana mereka dilatih untuk menjaga rahasia korpsnya, jangan dibocorkan keluar. Atau ketiga memang dia punya peranan yang dia tidak mau dunia luar mengetahuinya sampai tanggal meninggalnya. Ini enggak bisa dipastikan. Kecuali kalau kebetulan dia diam-diam dia menulis sesuatu, ada naskah-naskah atau dokumen-dokumen yang tersimpan, mungkin rahasianya dia tidak pernah akan terbongkar. Radio Nederland [RN] Jadi kalau boleh saya ringkas Prof. Anderson peran Umar Wirahadikusumah ini ada dua yaitu sebagai Pangdam V Jaya, sekarang disebut Pangdam Jaya dan bawahannya yaitu Kolonel Latief yang berperan dalam pembunuhan jenderal-jenderal itu melapor kepada dia. BA: Sebelumnya. RN: Bagaimana? BA: Sebelumnya. Latief mengatakan bahwa dua tiga hari sebelum terjadi peristiwanya dia sudah lapor, baik kepada Harto mau pun kepada Umar. Umar sebagai atasan langsungnya. Dia kan waktu itu komandan brigade satu dari Kodam Jaya. Dan memang dia seharusnya lapor. Mengapa dia tidak menjadi sasaran kemungkinan besar dia dianggap sebagai orang yang simpatik terhadap cita-cita dari orang-orang G30S, sehingga mereka tidak merasa perlu untuk berbuat apa-apa terhadap dia. Apa lagi kalau mereka merasa bahwa dia sudah tahu dan tidak mencegah mereka. Tapi sepengetahuan saya dia tidak banyak bergerak pada waktu itu, jadi yang ambil peranan penting itu Kostrad, bukan Kodam Jaya. RN: Tetapi mereka paling sedikit tahu ya, apa yang akan terjadi? Begitu kan penilaian anda? BA: Well, ini menurut pledoinya si Latief. Itu sedikit dibenarkan oleh fakta bahwa tentara yang punya peranan paling penting di Jakarta pada waktu itu adalah Umar, setelah Soeharto. Kok tidak jadi sasaran? Ini belum pernah dijelaskan. Saya juga perhatikan bahwa bukan Umar saja yang begitu. Jenderal Mohamad Yusuf bekas panglima dan ikut dalam peristiwa penodongan terhadap Bung Karno di Istana Bogor, sudah tua sekali dan sudah lama menolak ketemu dengan siapa-siapa. Rupanya dia juga tidak mau, mungkin sampai mati tidak mau bicarakan perannya dia pada waktu itu. Kita bisa menduga bahwa Benny Moerdani juga akan demikian. Karena ini memang kebudayaan dari tentara. RN: Yang juga menarik adalah bahwa jabatan Umar Wirahadikusumah sebagai wakil presiden, banyak yang mengira bahwa itu merupakan semacam balas budi Soeharto karena perannya pada tahun 1965. Menurut anda Prof. Anderson apakah ini memang masuk akal? BA: Ya mungkin. Tapi harus diingat bahwa jabatannya tidak diperpanjang. Umar dikenal sebagai tentara yang cukup sederhana dan tidak mau banyak menonjol. Jadi kemungkinan dia diangkat sebagai orang yang tutup mulut, taat dan tidak ribut, tidak punya ambisi, jadi orangnya aman dalam jabatan itu. Tetapi sebagai wakil presiden dia sangat tidak menonjol, lain daripada Sultan, dari Adam Malik, dari Soedharmono dan sebagainya. Dia mungkin wapres yang paling diem dan paling tidak diinget orang. RN: Tetapi saya inget pada jaman itu orang sering melucu bahwa untuk mengangkat pak Umar itu konon ada kata-kata u maar, bahasa Belanda yang artinya anda sajalah. Itu bagaimana? BA: Ya lucu juga. Tapi saya kira orang sipil endak tahu perkara ini. Jadi kalau ada yang tahu pasti di kalangan tentara sendiri. Demikian Prof. Benedict Anderson dari Cornell University di Amerika, salah seorang penulis Cornell Paper tentang peristiwa 1965 di Indonesia. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------