rusdiah
Fri, 03 Sep 2010 06:15:21 -0700
rrusd...@yahoo.com wrote: > > pak paul dkk ysh: > > sebetulnya pak tifatultidak perlu mengerti detail teknis BB, karena > bisa saja diupdate oleh staffnya eks ditjen postel yang cukup paham, > namun beliau tergiring dan terjebak masalah pornografi yg politis... > semestinya fokus saja agar BB meletakkan sever RIM di Indonesia dulu... > > jika servernya sudah di Indonesia... maka harus memenuhi UU ITE di > Indonesia... dan bisa minta BB utk meletakkan sebuah aplikasi apakah > itu modelnya seperti virus scanner atau model proxy... utk misalnya > masalah pornografi > > jadi aplikasi tidak perlu diletakkan di handset (jika terpaksa bisa > seperti cookies atau aps yg bisa didownload tanpa hrs menarik HP) atau > bisa saja seperti sebuah proxy di operator atau di proxi di server > RIM...sehingga tidak perlu menarik semua handset... karena databasenya > tetap saja akan ada di server RIM > > kalo kampanye SBY dan/atau Obama bilang semua BISA ! :-) ... banyak > jalan ke roma kalau mau loh :-) > > jadi diplomasinya satu persatu dari yang strategis dan basic requirement. > salam rr - apw > ------------------------------------------------------------------------ > *From:* "paul_ta...@yahoo.com" <paul_ta...@yahoo.com> > *To:* hukum-onl...@yahoogroups.com > *Sent:* Fri, September 3, 2010 12:56:31 PM > *Subject:* Re: [Hukum-Online] Tifatul Tak Paham BlackBerry? > > Nggak salah tifatul mengeluarkan pernyataan seperti itu...karena > background pendidikan tifatul bukan di bidang TI dan memang tifatul > sendiri tidak mengerti dengan apa yang dia bicarakan. Dari pada nggak > ada pernyataan yang dilontarkan mending bicara ngawur aja kan yang > penting terlihat kerja hehehe, Kalo mau ngetest gampang, coba aja > suruh dia ngeset BB baru mulai dari cara daftar sampai ngisi email di > BB xixixixi semoga bisa :) > > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > > ------------------------------------------------------------------------ > *From: * <hukum.indone...@gmail.com> > *Sender: * hukum-onl...@yahoogroups.com > *Date: *Fri, 3 Sep 2010 11:36:03 +0700 > *To: *<hukum-onl...@yahoogroups.com> > *ReplyTo: * hukum-onl...@yahoogroups.com > *Subject: *[Hukum-Online] Tifatul Tak Paham BlackBerry? > > > > *Tifatul Tak Paham BlackBerry?* > Billy A Banggawan > > Tifatul Sembiring > (inilah.com/Agus <http://inilah.com/Agus> Priatna) > > INILAH.COM <http://INILAH.COM>, Jakarta – Menkominfo Tifatul Sembiring > mengancam akan menutup BlackBerry jika layanan itu masih bisa > mengakses pornografi. Namun, Tifatul dinilai tak paham teknologi > BlackBerry. > > Sekjen Mastel (Masyarakat Telematika Indonesia) Mas Wigrantoro Roes > Setiyadi menyayangkan pernyataan itu yang menunjukkan Tifatul > Sembiring tidak memahami layanan BlackBerry. RIM produsen BlackBerry > bukan ISP, dan BlackBerry menyediakan layanan akses internet karena > operator menyediakan layanan itu. > > Jadi browsingnya itu di server operator bukan BB (BlackBerry). Jadi > kalau menteri menyarankan BB stop porno, itu saya kira keliru karena > sama saja seperti memerintahkan Google atau Yahoo atau Microsoft untuk > stop porno,” katanya di Jakarta, kemarin. > > Mas Wig juga menyoroti rumitnya implementasi dari himbauan Tifatul > Sembiring itu. Jika filter antiporno harus dipasang di tiap handset, > semua perangkat yang beredar harus ditarik kemudian software diinstal > ulang sehingga menjadi tidak efisien bagi RIM untuk mengerjakannya. > > Ia menambahkan kedudukan BlackBerry tidak beda dengan gadget lain > seperti Nokia, Samsung, serta handset lain. Jika perangkat lain bisa > dipakai untuk internet, artinya juga bisa dipakai untuk akses porno. > > “Kalau handset lain masih bisa mengakses porno, seharusnya mereka > diblok juga, bukan hanya BB. Selama handset-handset ini bisa akses > internet maka besar juga peluangnya dipakai untuk akses porno. Mengapa > mereka juga tidak disuruh untuk blokir?” tandasnya > > Sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul > Sembiring mengancam akan menutup layanan BlackBerry di Indonesia. Jika > negara lain akan menutup BlackBerry lebih ke alasan keamanan negara, > Tifatul mengancam RIM karena jaringannya bisa untuk mengakses konten > pornografi. > > “Kita minta mereka menutup konten pornografi, kalau tidak, dia yang > akan kita tutup di sini (Indonesia),” kata Tifatul. Pernyataan > Menkominfo itu didasarkan pada Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 > tentang Pornografi, khususnya Pasal 18 dan 19. > > Pasal itu mengamanatkan pemerintah memiliki kewenangan untuk melakukan > pemutusan jaringan pembuatan dan penyebarluasan produk pornografi atau > jasa pornografi, termasuk pemblokiran pornografi melalui internet. > “RIM harus menaati aturan itu, kalau tidak, itu berarti mereka > melanggar undang-undang kita,” kata Tifatul. > > Mas Wigrantoro menilai isu antiporno adalah sesuatu yang membuat capek > dan diskusi yang tidak perlu. Kecuali Indonesia memiliki semangat dan > kompak, baru pornografi bisa diatasi. “Kalau hanya satu sektor saja, > satu atau dua menteri bahkan presidenpun tidak bisa. Masalah ini harus > jadi agenda nasional,” katanya. > > Ia menilai saat pembahasan UU antipornografi saja masyarakat sudah > terbelah. “Ini sebuah diskusi yang mubazir. Saya sih cenderung > masing-masing keluarga mendalami agama masing-masing karena tidak ada > agama yang mendukung pornografi. Lebih pada membangun kekebalan diri > daripada mewacanakan ini yang ujung-ujungnya menjadi konsumsi > politik,” imbuhnya. > > Mas Wig juga mempertanyakan klaim Kominfo bahwa 90% porno sudah diblok > apakah prakteknya sudah benar di lapangan. Terlebih sulit menentukan > angka pasti situs porno yang ada di internet. > > “Saya bisa menunjukkan pornografi tetap bisa diakses. Jadi kalau > seperti polisi makin canggih, penjahat juga makin canggih. Kalau > membuat kebijakan tapi tidak tahu teknis, jadinya bisa kacau,” tandasnya. > > [mdr] > http://www.inilah.com/news/read/teknologi/2010/09/03/795271/tifatul-tak-paham-blackberry/ > > > >