Paskah sebenarnya juga tidak diperingati setiap 5 April, sehingga bila
ada kebetulan, tetap saja tidak dapat ditarik benang merah di
antaranya.
Ceng Beng ada 2 aspek:
- Ceng Beng sebagai posisi matahari, jatuh pada 5 April sendiri
sebenarnya sudah ada sejak 4700 tahun lalu di Tiongkok.
- Ceng Beng populer sebagai festival ziarah makam mulai di zaman
Dinasti Qin (2200 tahun lalu). Sebelumnya, ziarah makam hanya merupakan
monopoli dan hak daripada bangsawan.
Jadi, harus dibedakan Ceng Beng dalam 2 aspek berbeda tadi. Dari sini
jelas, tidak ada kaitan sama sekali antara Ceng Beng dengan paskah.
Rinto Jiang
[EMAIL PROTECTED] wrote:
Maafkan saya menjawab, walaupun saya
bukan bung Rinto.
Hari Cheng Beng itu sudah ada sejak
sebelum zaman dinasty Han (kira-kira sekitar 200 thn sebelum masehi).
Ada
catatan yang menyebutkan bagaimana Liu Bang (pendiri dinasti Han)
setelah
menang perang dan pulang kampung ingin ziarah ke kuburan ayahnya pada
hari
Cheng Beng. Karena habis perang, tempat kuburan sudah amburadul, batu
nisan
ada yang miring, roboh dan rumput liar tumbuh mempersulit orang untuk
membaca
tulisannya. Hari sudah hampir senja, dan walaupun dibantu oleh anak
buahnya,
masih juga belum menemukan kuburan ayah Liu Bang. Akhirnya Liu Bang
berdoa
dan meminta bantuan Tuhan dengan menaburkan sepotong kertas. Bila
kertas
tersebut jatuh pada kuburan yang ditiup angin pun tidak berpindah, maka
itu adalah kuburan ayahnya. Dengan cara demikian, Liu Bang berhasil
menemukan
kuburan ayahnya.
Jadi kalau dilihat tahunnya, jelas
tidak
mungkin Cheng Beng ada kaitan dengan Yesus. Lagi pula hari Paskah tidak
selalu jatuh pada tanggal yang sama, tetapi yang jelas selalu pada hari
Minggu di bulan April, sedangkan Cheng Beng itu pasti tanggal 5 April
kecuali
pada tahun kabisat (maju sehari).
Hati-hati loh, jangan selalu
berusaha
mengkaitkan hari raya tertentu dengan hari raya lainnya, lebih-lebih
dengan
hari raya keagamaan. Sincia aja pernah hampir berdekatan dengan lebaran
dan semua itu khan hanya kebetulan belaka. Nothing more .....
Salam,
Suryadi
Pak Rinto,
Ada sebuah buku karangan Colin Candy dari Aust.
menyatakan,
bahwa tanggal 5 April 33M merupakan hari Paskah, yakni hari bangkitnya
Yesus dari kematian. Dan hal ini sudah diperingati oleh gereja-gereja
Kristen/Katholik
sejak jaman Romawi dulu.
Apakah hal ini kebetulan, atau ada asal-usulnya
sehingga
Ceng Beng juga ditetapkan 5 April.
Juga saya agak confused tentang Ceng Beng, mengapa
diperingati
pada tanggal 5 April. Jika ini ditetapkan berdasarkan penanggalan
Tiongkok,
tentu tanggal dan harinya akan selalu berubah sesuai aturan penanggalan
Imlek.
Mohon pencerahan dari Anda. Trim's sebelumnya.
Salam,
Suryadi
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.
.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.
.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.
.: Jaringan pertemanan Friendster : [EMAIL PROTECTED] :.
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|