budaya_tionghua  

RE: [budaya_tionghua] Re: Betulkah Chang E benar-benar ada?=>Indarto dan rekan-rekan

Others
Wed, 26 Sep 2007 23:18:58 -0700

Anda ini menulis sesuatu yang SANGAT tidak relevan.
Jika saudara tidak memahami sensitifitas SARA, mohon anda tidak memberikan
respon.
 
Jangan berbicara seakan-akan isu itu adalah masalah FACT or FICTION. Anda
itu seharusnya
menangkap masalah utama dari tulisan oknum tersebut, bukannya malah
nyelimur. Apa hubungannya
Chang er dengan Adam & Hawa? Kok jauh banget. Makanya, ada unsur kesengajaan
bahwa isu
legenda itu diarahkan ke salah satu kepercayaan utama agama semit, dimana
hal ini SEHARUSNYA 
TIDAK PERLU DILAKUKAN. Ngerti ngga sih?
 
Pointnya adalah bahwa adanya pada serangan pada keyakinan Adam dan Hawa,
yang tentu 
sangat terkait dengan 3 agama dunia, Judaism, Kristen, dan Islam. 
Anda TIDAK BISA membantah hal ini. Tidak ada proganda. Maka terbuktilah
bahwa anda ngawur.
 
Saya tidak akan membawa isu ini semakin lebar (cukup sampai disini) karena
nampaknya anda 
kurang memiliki pemahaman dan sensitifitas SARA yang cukup. Tetapi saya siap
menerima 
"tantangan" jika anda berkehendak memperpanjang masalahnya.
 
Terima Kasih.
 
ASN

  _____  

From: budaya_tionghua@yahoogroups.com
[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Joao Kho
Sent: 27 September 2007 10:24
To: budaya_tionghua@yahoogroups.com
Subject: [budaya_tionghua] Re: Betulkah Chang E benar-benar ada?=>Indarto
dan rekan-rekan



Salam hangat saudara Others,

Mungkin seharusnya anda membaca dengan cermat dan teliti apa yang
dimaksud dari saudara Ardian. Jelas dia mengungkapkan banyak orang
yang menganggap mitologi/legenda, yang mana disini contohnya kisah
Adam & Hawa, jadi jangan memberikan contoh mitologi/legenda yang
menurut kepercayaan agama, sebagai suatu argumentasi kenyataan eksak. 
Karena hal tersebut tidak akan terselesaikan. 

Silakan anda untuk melakukan searching ttg artikel-artikel maupun
buku-buku yang menggunakan kisah-kisah atau mitologi sebuah agama
dengan penaksiran/rekayasa yang bermaksud merubah kebenaran suatu
budaya. Maaf, tidak bermaksud untuk menyinggung agama manapun juga, di
Indonesia memang banyak banyak buku-buku yang diterbitkan oleh
kalangan tertentu yang bersifat propaganda dan membelokan kebenaran
sejarah dengan cerita legenda/mitologi serta penaksiran terhadap
kitab-kitab secara tidak bertanggung jawab. 

Dan saya berharap anda untuk tidak melakukan suatu tindakan/propaganda
yang dapat menimbulkan sentimen SARA (agama) dengan mengkait-kaitkan
terhadap 3 agama besar dunia. Nah, supaya tidak dijadikan bahan
tertawa, janganlah mengunakan contoh-contoh mitologi/legenda sebuah
agama dalam hal menulusuri kebenaran suatu sejarah karena keyakinan
dan eksakta tidak akan bertemu.

JK

--- In budaya_tionghua@ <mailto:budaya_tionghua%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com, "Others" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Tulisan Bung Indarto bagus. Sip deh.
> 
> Si ardian itu menertawakan kisah Adam dan Hawa, berarti dia menertawakan
> 3 agama besar dunia, judaism, kristen dan islam. Agama2 itu jika
digabung
> akan "menguasai" sekitar +- 70%-80% penduduk dunia !!!
> 
> Bagi rekan-rekan disini, silahkan baca ulang tulisan si ardian. :P 
> Dari Chang Er kok bisa lari mengejek adam-hawa ??? Berarti ada unsur 
> kesengajaan lho. Hahaha...aya-aya wae....
> 
> -----
> 
> Saya ingin membagi sebuah kisah nyata yang saya tahu dari istri
saya, karena
> dia seorang nasrani. Ini mungkin bisa menjadi pemahaman bagi
rekan-rekan.
> Saya pikir kisah berikut relevan dengan masalah ini.
> =====
> Ada pembicara Kristen yang sedang melakukan public speaking
> didepan audience yang menurut dia "kurang bersahabat". Nah, pada
saat masuk 
> ke sesi tanya-jawab, tiba-tiba ada yang berteriak dari belakang, "Orang
> Kristen 
> adalah kanibal, Yesus mengajarkan kanibalisme.". 
> 
> Sang pembicara jadi bingung, lalu bertanya, "Mengapa anda berkata
demikian 
> dan apa dasarnya?". Orang itu tidak dapat menjawab dan langsung kabur.
> 
> Ternyata, masalahnya ada pada ucapan Yesus saat "the last supper".
Beliau
> memecah-mecah roti dan berkata: "Ambillah dan makanlah...inilah
tubuh-Ku..."
> dan saat membagikan minuman: "Minumlah, inilah darah-Ku, darah
perjanjian
> baru yang ditumpahkan bagimu....".
> ===
> Moral of the story diatas sangatlah jelas, orang yang tidak mengerti
> cenderung
> asbun. Repot deh....Saya juga sering melihat, biar orang nasrani sendiri
> kadang 
> mereka tidak begitu paham pada ajaran Nabi Isa gara-gara cuman
kristen KTP
> :P
> 
> Mbok ya kalau mengejek jangan keterlaluan gitu lho...
> Orang jawa bilang, "Ngono yo ngono mung ojo ngono..."
> 
> PS: Bukan sedang jualan agama! Kalau masih ada yang tanya, "Iya
ta?", saya
> jawab dengan SANGAT TEGAS: "Ya".
> 
> ASN.
> 
> _____ 
> 
> From: budaya_tionghua@ <mailto:budaya_tionghua%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com
> [mailto:budaya_tionghua@ <mailto:budaya_tionghua%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com] On Behalf Of ws.indarto
> Sent: 27 September 2007 6:25
> To: budaya_tionghua@ <mailto:budaya_tionghua%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com
> Subject: [budaya_tionghua] Re: Betulkah Chang E benar-benar ada?
> 
> 
> 
> 
> 
> --- In budaya_tionghua@ <mailto:budaya_tionghua%40yahoogroups.com>
> yahoogroups.com, "ardian_c" <ardian_c@> wrote:
> >
> > Ya iyalah !!!!
> >
> > Ya kalu Nv Wa mitos sama aja Adam dan Hawa jg dongeng canggih.
> > Sayangnya ada yg percaya kalu ADAM itu bener2 ada trus gatuk2an lagi.
> > Kalu ditanya yg mana yg masuk akal ? Jelas Nv Wa dong. Soalnya Nv Wa
> > ciptain manusia itu beribu2 pasangan. So gak ada incest getu.
> >
> ----------------------------------------------------------\
> --------------------
> 
> Rekan-rekan semillist, Da-jia-hao !
> 
> Dalam millist B_T ini, demi pemahaman, kadang kita butuh pembandingan.
> Saya setuju bahwa budaya dan agama itu satu paket, mau-tidak mau kita
> kadang menyangkut agama Semitis maupun Hindu. Tetapi, sebaiknya kita
> jangan mengomentari apapun yang sudah ditulis dalam kitab suci
> masing-masing. Bila dari sudut pandang kita, betapa janggalnya suatu
> konsep dalam ajaran agama yang tidak kita imani, kita wajib tetap
> menghargai.
> 
> Bagi saya, tugas utama adalah menggambarkan seakurat mungkin, beginilah
> Budaya Tionghua ! Belum tentu / atau memang tidak sama dengan anada,
> mengertilah, lalu kita saling menghargai !
> 
> Salam dari Indarto.Tan
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>



 


[Non-text portions of this message have been removed]