cikeas  

CiKEAS> Fosil Gading Gajah Purba di Patiayam Dicuri

Sunny
Tue, 04 Dec 2007 16:30:38 -0800

Refleksi: Apa saja yang tidak dicuri di negeri Ali Baba dan 40 penyamun? 

KOMPAS
Rabu, 05 Desember 2007

 Fosil Gading Gajah Purba di Patiayam Dicuri 



KUDUS, KOMPAS - Satu fosil gading gajah purba (Stegodon trigonocephalus) 
berukuran panjang sekitar 1-1,25 meter yang disimpan di Gubug Penceng di 
kawasan Situs Patiayam, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa 
Tengah, Senin (3/12) malam, dicuri maling. Belum diketahui persis apa 
motivasinya, mengingat fosil kepala banteng, serpihan gading gajah sepanjang 20 
sentimeter, dan beberapa fosil binatang purba lainnya yang juga berada di situs 
itu tidak dicuri. 

Kejadian tersebut baru diketahui penduduk setempat, Sardi, Selasa, pukul 05.30 
WIB. "Selanjutnya, kami melaporkan hal itu ke Kepolisian Sektor (Polsek) 
Tenggeles. Selain itu, dilaporkan pula ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan 
Kabupaten Kudus, serta Ketua Forum Pelestari Situs Patiayam," kata Buchori, 
Ketua Paguyuban Pelestari Situs Patiayam, Desa Terban. 

Buchori menambahkan, kondisi Gubug Penceng memang amat rawan karena bukan 
terbuat dari bangunan tembok, melainkan dari gedek (anyaman bambu). Karena itu, 
tempat tersebut mudah dibobol maling. Di samping itu, tidak ada penjagaan. 
"Pencuri mengambil fosil gading gajah tersebut setelah merobek gedek bagian 
utara dengan senjata tajam," kata Buchori lagi. 

700.000 tahun 

Kepala Balai Arkeologi Yogyakarta Siswanto, yang dihubungi melalui telepon 
semalam, menyatakan prihatin atas pencurian fosil tersebut. Ia memperkirakan 
usia fosil itu sekitar 700.000 tahun. "Saya sebenarnya sudah menyarankan agar 
fosil tersebut dipindahkan ke tempat yang cukup aman dari aksi pencurian maupun 
dari kerusakan lingkungan. Tampaknya sudah keburu disikat maling," katanya. 

"Maling itu tentunya bukan orang sembarangan, karena tahu persis barang yang 
dicuri, terutama soal nilai dan harganya," kata Siswanto menambahkan. 

Selain di Gubug Penceng, ratusan fosil binatang purba yang ditemukan di Situs 
Patiayam disimpan di rumah Mustofa, salah seorang anggota Paguyuban Pelestari 
Situs Patiayam di Desa Terban dan di kompleks perkantoran Dinas Pariwisata dan 
Kebudayaan. 

Pemerintah Kabupaten Kudus sampai kini belum mampu berbuat banyak untuk 
menangani Situs Patiayam, yang dikenal sebagai situs hominid atau manusia 
purba. Yang dilakukan baru membentuk Forum Pelestari Situs Patiayam pada 28 
November 2007. (SUP
  • CiKEAS> Fosil Gading Gajah Purba di Patiayam Dicuri Sunny