Pudjo Rahardjo
Tue, 23 Sep 2008 02:39:10 -0700
Please KLIK buka: http://www.duriyat.or.id/psn2008.htm
Mohon saran untuk web ini, apakah bisa cepat di akses atau masih lambat, apakah ada photo yang macet dilihat? Kami mengumpulkan rupiah demi rupiah. Jadi sumbangan bapak/ibu/sdr para hamba hamba Allah sejak tahun 2005 berjumlah Rp51juta,- sudah jadi bangunan 50 m2. Silahkan dilihat hasil amal bapak/ibu/sdr. Kapan mau menginap di pesantren. Uang Tanah Wakaf masih utuh, nunggu total dulu. Mohon info, apakah di milis ini ada Akuntan Publik, ingin keuangan pesantren bisa diaudit oleg Akuntan Publik, tapi tarifnya yang murah lho atau gratis dulu :-) Wassalam, pudjo rahardjo Pembangunan Ruang Kelas, Ruang Kantor, Asrama Santri dan Menginap Tamu di Pesantren Duriyat Mulia, Bandung. ----------------------------------------------------- KEMANA SAJA AKU SELAMA INI ..... Sejak kecil akalku selalu dilatih berpikir, tetapi bukan bertafakur ... walhasil aku hanya bisa mengurusi jasadku, hartaku, pekerjaanku, yang berujung pada kesenangan. Baru kusadar, itu semua kesenangan yang menipu !!! Pantas saja selama ini yang kudapat hanya stress, sedih, kecewa, khawatir, sebal, dll. Baru kusadar, kebahagiaanlah yang harus kuraih karena dia yang kekal... Dan hanya dengan kalbu yang bersih baru bisa kuraih kebahagiaanku. Selama ini, aku tidak tahu, aku lupa, aku lalai mengurusi kalbuku... Padahal ia yang akan bersamaku selamanya... KEMANA SAJA AKU SELAMA INI ..... ------------------------------------------------------ Pembangunan pesantren adalah amanah semua umat Muslim, yang memiliki waktu, mewakafkan waktunya, yang memiliki ilmu, mewakafkan ilmunya, yang memiliki harta, mewakafkan hartanya. Sangat sulit, menemukan orang yang komplit: memiliki harta, memiliki ilmu dan sekaligus memiliki waktu untuk mengurus suatu pesantren. Oleh karena itu, wahai para sahabatku, Kami telah mewakafkan waktu untuk mengurus Pesantren Al-Quran dan Teknologi Duriyat Mulia, Beberapa orang ustadz telah menyiapkan ilmunya, Kini kucari para sahabat yang ......alhamdulillah..... diberi kelebihan titipan harta oleh ALLAH SWT, Mohon berkenan, wahai saudaraku, kewajiban pembayaran zakat maal, zakat profesi, zakat fitrah, infaq, shadaqoh atau ikrar wakafnya dapatlah dititipkan ke Pesantren Al-Quran dan Teknologi Duriyat Mulia untuk dikelola sesuai dengan pedoman kita semua yaitu Al-Quran. Selama ini kita memakai beberapa ruang kelas di mushala, masjid dan panggung kreatif. Sekarang Pesantren Duriyat Mulia sudah bisa menambah 2 (dua) Ruang Kelas, 1 (satu) Ruang Kantor, toilet dan dapur. Pembangunan Ruang Kelas, Ruang Kantor, Asrama Santri dan Menginap Tamu sudah kita mulai sejak tahun 2005. Satu rupiah demi satu rupiah kita kumpulkan. Mei 2005 terkumpul Rp.5.000.000,- kita belanjakan besi beton dan membuat pondasi. Tetapi setelah pondasi selesai pembangunan terhenti 3 tahun 6 bulan. Barulah mulai April 2008, pembangunan lantai satu yaitu sebuah Lokal Kelas, sebuah Ruang Kantor (yang bisa dipakai sebagai Lokal Kelas juga dan Asrama Santri pada malam harinya), sebuah toilet duduk dan dapur dimulai dengan pelan dan menghabiskan dana Rp.45.990.000,-. September 2008 pembangunan kecil itu terhenti lagi karena dana pembangunan habis. Kami menunggu partisipasi anda untuk menyelesaikan lantai atas 33 m2 (kira-kira Rp.40.000.000,-) untuk ruang menginap tamu, andapun juga bisa menginap disini, bisa juga sebagai Asrama Santri ketika kosong tidak ada tamu, termasuk sebuah toilet duduk, dapur kecil dan toren air. Hubungi kami di 0812 200 4760 atau web ini untuk informasi rekening bank apabila anda ingin menyalurkan sebagian harta titipan ALLAH SWT kepada kami baik sebagai zakat maal, zakat profesi, ikrar wakaf, dll. Jangan lupa sms atau memberitahu ketika sudah transfer demi tertib administrasi kami Master Plan, bangunan dua lantai. Lantai Atas tempat menginap tamu. Lantai Bawah untuk Kantor Pesantren yang bisa dipakai sebagai Kelas dan Asrama Santri di malam hari (Photo 1) Pondasi Lantai Bawah dibangun Mei 2005 dengan biaya Rp.5.000.000,- untuk upah, PC, besi beton. Pembangunan terhenti 3 tahun 6 bulan. (Photo 2) Dalam waktu 3 tahun 6 bulan, kami mengumpulkan rupiah demi rupiah. Mulai April 2008, pembangunan dimulai lagi. (Photo 3) Rasa memiliki pesantren oleh para santri dan masyararakat sekitar, membuat mereka sering membantu pembangunan Lokal Kelas dan Kantor Pesantren dengan kerjabakti yang ikhlas. ( Photo 4 & 5) 28 Mei 2008, pengecoran dag lantai dua dapat diselesaikan. (Photo 6) Juni 2008, walaupun secara pelan, pekerjaan plester tembok, pemasangan kusen dan pintu, toilet dan dapur bisa dilaksanakan. (Photo 7) Juli 2008, penambahan sebuah lokal kelas didepan bangunan lantai satu dapat diselesaikan. ( Photo 8) Agustus 2008, selesai pengecatan tembok dengan warna hijau khas sebagai warna khas pesantren dan 26 Agustus 2008 Lokal Kelas depan sudah digunakan. ( Photo 9) Pekerjaanku sehari-hari adalah seorang Peneliti Tanah, Pemupukan dan Agroklimat yang memberikan antara lain rekomendasi dosis pemupukan khususnya untuk perkebunan di Indonesia, tetapi mengajar para santri di kampung ternyata merupakan pekerjaan yang membahagiakan (Photo 10) 1 September 2008, pembangunan fisik telah menghabiskan dana Rp.45.990.000,- dan baru cukup untuk membiayai Lantai Satu (50 m2) yang terdiri dari Lokal Kelas (4x4 m2), Kantor yang bisa dipakai sebagai Lokal Kelas dan Asrama Santri di malam hari (4x6 m2), toilet duduk (2x2 m2), dapur (2x3 m2). Masih diperlukan dana Rp.40.000.000,- untuk menyelesaikan pembangunan Lantai Dua. (Photo 11) Para santri, orangtuanya dan masyarakat sekitar pesantren bersyukur meresmikan pemakaian 50 m2 Lantai Satu kita. Pesantren masih menunggu dana Rp.40.000.000,- untuk membangun 33 m2 Lantai Dua. (Photo 12) [Non-text portions of this message have been removed]