daarut-tauhiid  

[daarut-tauhiid] Presiden Iran, bertemu sekelompok penganut aliran keras agama Yahudi

hendra
Sat, 27 Sep 2008 22:09:45 -0700

New York, (ANTARA News) - Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, bertemu 
sekelompok penganut aliran keras agama Yahudi yang menginginkan pembubaran 
negara Israel. 

"Zionisme sudah sangat melemah dan, Insya Allah, akan segera hancur, dan 
kemudian, seluruh umat Yahudi, Muslim, dan Kristen dapat hidup dengan damai 
satu sama lain," kata Ahmadinejad kepada belasan rabbi dari Neturei Karta 
International, sebagaimana diberitakan Reuters. 

Kelompok tersebut adalah organisasi anti-Zionis yang mempercayai Torah, kitab 
suci Yahudi. Torah melarang pendirian negara Yahudi sebelum kedatangan Mesiah. 
Kelompok itu juga mendukung kedaulatan Palestina di tanah mereka serta 
pemberian ganti rugi atas kejadian di masa lalu. Kelompok tersebut juga 
menyebut diri "Persatuan Yahudi Menentang Zionisme". 

Ahmadinejad menyampaikan kepada mereka bahwa Zionisme adalah gerakan politik 
yang "mencari kekayaan dan kekuasaan" serta "mengkorupsi bumi". Belasan rabbi 
yang berpakaian hitam ciri Yahudi ultra-ortodok, duduk di meja bundar bersama 
Ahmadinejad dan rombongannya. Setelah pertemuan di salah satu hotel di 
Manhattan itu, mereka berfoto bersama. 

"Kami sangat bahagia karena mendapat kehormatan dan keistimewaan untuk bertemu 
sosok termasyur yang mengerti perbedaan-perbedaan antara Zionisme dan 
Judaisme," kata petinggi kelompok rabbi itu, Moshe Ber Beck, kepada 
Ahmadinejad. 

Ahmadinejad pernah mengatakan bahwa Israel seharusnya dihapus dari peta. Dia 
juga mengatakan bahwa kejadian Holocaust cuma mitos. 

Pada tahun 2006, pemerintahnya mengatakan konferensi yang mempertanyakan fakta 
jika Nazi Jerman menggunakan gas untuk membunuh enam juta Yahudi saat Perang 
Dunia Dua. Juru bicara kelompok rabbi tersebut, Yisroel Dovid Weiss, 
mengemukakan Ahmadinejad bukan musuh bangsa Yahudi. Ribuan kaum Yahudi tinggal 
di Iran tanpa ketakutan. 

Ahmadinejad mengakhiri pertemuan itu dengan doa bersama para rabbi dengan 
mengatakan "Tuhan, tolong gagalkan propaganda para Zionis, biarkanlah mereka 
kehilangan harapan dan jadikanlah kemenangan untuk umatMu." (*)

[Non-text portions of this message have been removed]