Arbi Dimyati
Wed, 18 Aug 1999 11:25:35 -0700
> UNIVERSITAS PANCASILA JAKARTA KEMBANGKAN KERJASAMA KE JERMAN > > Hamburg/Karlsruhe (kawat) - "Universitas Pancasila adalah perguruan > tinggi Indonesia pertama yang menjalin kerjasama dengan > universitas-universitas di Jerman dalam bidang ilmu perkakas", hal ini > diungkapkan oleh juru bicara rombongan petinggi Universitas Pancasila > yang dipimpin oleh Prof. Nakula Soenarta dan Prof. A. Anton yang > baru-baru ini tengah mengakhiri perlawatan dinasnya di Jerman. > > Di Jerman delegasi berhasil membuat kesepakatan bersama dengan beberapa > institut di Universitas Harburg dan Karlsruhe serta salah satu industri > perkakas besar di Muenchen. Selain di bidang ilmu perkakas, dijalin pula > hubungan yang tidak kalah pentingnya dalam bidang-bidang elektronik, > mesin dan hidrologi. Dikatakan oleh perwakilan Rektor Universitas > Karlsruhe, Prof. Dr.-Ing. Gunther Ernst, bahwa Indonesia adalah salah > satu negara dari kelompok macan Asia yang paling giat dalam menjalin > hubungan keilmuan. "Saya berharap, hal seperti ini terus berlanjut dan > bukan saja sampai di lingkungan universitas saja tetapi juga ke > industri", tuturnya. > > "Memorandum of Understanding" yang disponsori pula oleh DAAD, sebuah > institusi yang cukup dikenal dikalangan akademisi Indonesia, mencakup > hubungan pertukaran dosen dan mahasiswa untuk melakukan kegiatan > penelitian dalam rangka transfer teknologi dan riset bersama. Sementara > itu dengan industri dikatakan sekitar jaminan bagi mahasiswa Indonesia > yang ingin menggali pengalaman industri di Jerman. Tentunya dengan > tanggungan pihak perusahaan. > > Menjawab pertanyaan tentang kemungkinan perluasan kerjasama dengan > pusat-pusat penelitian di Jerman, Prof. Nakula mengatakan: "Untuk > sementara ini kami akan memantau dulu sejauhmana kesepakatan kerjasama > yang sudah disepakati ini bisa dikembangkan, baru setelah itu mungkin > akan dilakukan penjajagan untuk berkerjasama dengan pusat-pusat > penelitian". > > "Tentunya kami tidak membatasi diri bekerjasama sebatas tingkat > universitas, oleh karena itu kemarin kami telah bertemu dengan Prof. > Gottschalk dari Politeknik Karlsruhe untuk sama-sama memikirkan > kemungkinan yang serupa, ya tentunya dalam level lain", lanjutnya. > "Tetapi untuk ini masih banyak kendala yang masih harus dijawab, > misalnya masalah pendanaan. Sebab lain dengan universitas yang memiliki > budget dan tingkat penerimaan dari industri yang tinggi, Politeknik > masih sangat mengandalkan dana dari pemerintah. Selain itu akreditasinya > pun masih dipertanyakan". (adi/dh) > > ------------------------------ To unsubscribe send a message to [EMAIL PROTECTED] with in the message body the line: unsubscribe demi-demokrasi