demi-demokrasi  

[demi-demokrasi] Re: Teori Pergeseran Benua dalam Quran

jusfiq
Thu, 26 Aug 1999 00:37:31 -0700

From:                   "Rudy A. B. Alamsjah" <[EMAIL PROTECTED]>
To:                     [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],
        [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Subject:                Teori Pergeseran Benua dalam Quran
Date sent:              Thu, 26 Aug 1999 13:17:27 JAVT

> Jusfiq wrote : ...... dan Tuhan tidak tahu Ilmu Bumi.
> 
> Kebetulan saya punya sebuah artikel-artikel yang patut direnungkan oleh
> Bung Jusfiq agar meralat kembali ucapannya tersebut. Semoga tulisan saya
> ini bermanfaat juga bagi rekan-rekan pembaca lainnya.
> 

    Di akhir abad ke XX ini orang-orang Islam itu tolol, bodoh, dungu
    dan bodohnya nya masih kayak begini!

    Hanya karena ada ayat al-Quran yang mengatakan bahwa 'gunung itu
    tidak diam ditempatnya' maka Tuhan dengan sendirinya juga tahu ilmu
    bumi - Tuhan goblok, tolol dantukang bohong yang tidak tahu bahwa di
    bulan Juni mata hari itu tidak terbenam selama beberapa hari. 

    Dan teori kerak bumi yang bergerakpun telah dinyatakan - dengan
    adanya ayat tentang gunung yang tidak diam d tempat itu - dalam
    al-Quran. 

    Otak itu lho!

    Kenapa, kenapa orang Islam itu demen betul berbodoh diri, demen
    betul membohongi dirinya dan menolak untuk pinter? 

    Dan ini sudah dia akhir abad ke XX!

    Di saat pengetahuan manusia diberbagai bidang sudah begitu jauh -
    hingga Tuhan sekarang ini hanya bisa bersembunyi diselaput otak
    dibelakang jidat itu. 

Jusfiq

=====================================

> B U M I     T A K     P E R N A H     D I A M
> 
> Perhatikan sabda Allah berikut :
> 
> "Dan Engkau lihat gunung-gunung itu, engkau sangka gunung-gunung itu diam
> ditempatnya, padahal gunung-gunung itu berjalan seperti jalannya awan."(
> QS. An Naml ayat : 88 ).
> 
> "Dan gunung benar-benar berjalan" ( QS. Ath Thuur ayat : 10 ).
> 
>      Teori Alfred Wagener mengatakan bahwa kerak bumi ini selalu bergerak
> dan bergerak. Seperti rakit layaknya. Salah satu argumen terkuat Wagener
> adalah bahwa kedua bentuk garis pantai sebelah menyebelah Samudera
> Atlantik Selatan (Amerika dan Afrika Selatan)dapat dicocokkan. Keadaan
> geologi daerah yang terletak sebelah menyebelah samudra Atlantik dapat
> diikuti dan dikorelasikan dari pantai yang satu ke pantai di seberang
> samudra.
>      Kenyataan ini membuat Wagener memperkirakan bahwa pada masa yang
>      silam 
> sekitar 200 juta tahun yang lalu di Bumi ini hanya terdapat satu daratan
> yang luas yang menjadi asal semua daratan yang terdapat di Bumi pada saat
> ini. Daratan itu disebut Pangaea. Pada masa itu daratan Afrika dan Amerika
> Selatan masih gandeng menjadi satu. Sedangkan Amerika Utara menjadi satu
> dengan daratan Eropa/ Asia yang terletak di sebelah utara Bumi, dan di
> sebelah Selatannya adalah daratan Afrika dan Antartika. Benua Australia
> masih melekat menjadi satu dengan Antartika. Yang istimewa pula, ialah
> daratan yang kemudian dikenal sebagai India, letaknya masih jauh dari Asia
> tetapi dekat dengan Antartika.
>      Duapuluh juta tahun kemudian terjadi suatu peristiwa dan perubahan
> dahsyat yang menyebabkan daratan retak membentuk bagian-bagian lepas yang
> bergerak sendiri saling menjauhi. Peta Bumi pun berubah. Daratan terpecah
> menjadi dua bagian besar, yang di sebelah Selatan disebut Gondwana,
> sedangkan yang di sebelah Utara disebut Laurasia. Daratan yang kini
> menjadi Eropa/ Asia bergeser ke arah Utara. Amerika Selatan yang semula
> menjadi satu dengan Afrika dan Amerika Utara satu dengan Eropa mulai lepas
> dan berjalan ke arah Barat.
>      Perubahan yang jauh lebih besar lagi ialah yang terjadi pada 180 juta
>      
> tahun berikutnya, yakni perubahan yang membentuk wajah Bumi seperti
> sekarang ini. Amerika Utara dan Selatan bertemu dan menjadi satu daratan
> yang lepas dari Eropa dan Afrika. Bersamaan dengan itu lahir pulalah Laut
> Atlantik. India yang berjalan terus ke Utara setelah menempuh jarak 9.000
> kilometer, akhirnya bertemu dan menjadi satu dengan daratan Asia.
> Peristiwa penggabungannya melahirkan juga Pegunungan Himalaya yang dikenal
> sebagai atap dunia. Begitu pula halnya dengan daratan Australia yang
> semakin menjauhi Antartika dan sebaliknya semakin mendekati Asia. Dengan
> terjadinya pergeseran itu, Lahirlah Samudra Indonesia dan Laut Tengah.
> Daratan Eropa dan Asia tetap satu. Afrika yang terpecah sedikit bagian
> timurnya melahirkan pulau Madagaskar. Sedangkan Antartika kelihatannya
> tidak bergerak dari tempatnya.
>      Pendapat Wagener yang mengandaikan Bumi seolah bergerak di atas ban
> berjalan disokong kemudian oleh teori-teori baru yang dikenal dengan
> tektonik lempeng. Permukaan Bumi terdiri dari beberapa lempeng besar
> berukuran benua, masing-masing terdiri dari bagian oseanis dan kontinental
> yang bergerak relatif satu terhadap yang lain, tebal tiap lempeng
> kira-kira 80 kilometer. Kecepatan gerak relatif lempeng-lempeng ini
> berkisar antara 1 sampai 13 sentimeter per tahun. Lempeng ini dapat
> bergerak karena adanya panas interior Bumi yang menyebabkan arus konvensi
> yang di permukaan terlihat sebagai perpindahan horisontal.
>      Litosfera yang terdiri dari kulit luar yang lebih dingin, kuat, dan
> tegar dengan ketebalan berkisar antara 80 sampai 100 kilometer
> menyelubungi bagian dalam bumi yang bersifat lebih panas, lembek, dan cair
> liat. Litosfera yang baru itu dibentuk di bawah punggungan tengah samudra,
> tempat zat-zat panas dari mantel naik dari dalam menuju permukaan bumi.
> Bahan-bahan ini menyebar dan mendingin, bergerak ke samping dan proses
> berikutnya adalah penghancuran litosfera oseanis yang lebih tua, lebih
> dingin, dan padat di zona-zona subduksi pada waktu bahan-bahan ini menukik
> dan tenggelam kembali ke dalam mantel.
>      Litosfera oseanis yang merupakan hampir 70 alas muka bumi merupakan
> bagian atas yang dingin dari arus konveksi. Litosfera ini mendingin,
> mengerut menjadi tebal dan mengalami penurunan sambil bergerak ke samping
> menuju ke zona-zona subduksi. Sedangkan benua atau kontinen merupakan
> segregasi kimia yang dihasilkan oleh fraksinasi mantel, mengalami erosi
> sampai pada batas muka laut dan membeku di atas litosfera. Dan sebagai
> blok-blok massif kontinen-kontinen ini diangkut oleh "ban berjalan",
> kemudian dipecah belah oleh gerak-gerak tarikan dan bergerak ke berbagai
> jurusan.
>      Atas dasar itu kemudian diduga orang bahwa besar kemungkinan di
> masa-masa datang benua Antartika tetap di tempatnya sekarang, tapi mungkin
> berputar-putar seperti jarum jam. Laut Atlantik dan Lautan Indonesia akan
> berkembang semakin luas. Daratan Australia akan bergerak semakin ke Utara.
> Sedangkan Afrika akan kehilangan kepingannya untuk membentuk
> Madagaskar-Madagaskar baru. Sebagian dari California akan terlepas dan
> berjalan ke arah barat laut. Los Angeles akan tenggelam. Sedangkan
> kepulauan Nusantara akan terjepit karena pergerakan Benua Australia ke
> arah Utara dan bukan tidak mungkin akan menabrak Benua Asia.
> 
>      Demikianlah Bumi bergerak dan bergerak terus, seperti yang disabdakan
>      
> Allah pada ayat-ayat Quran tersebut di atas. Ini menunjukkan salah satu
> bukti bahwa Quran benar-benar wahyu Illahi, bukan buatan manusia, karena
> rahasia tersebut baru terungkap oleh sains di abad ke-20 ini.
> 
> 
> ______________________________________________________
> Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
> 


Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo                                              =
======================================


To unsubscribe send a message to [EMAIL PROTECTED] with in the
message body the line:
unsubscribe demi-demokrasi