demi-demokrasi  

[demi-demokrasi] Re: JUSFIQ DAN AHMAD SUDIRMAN BERTEMU MUKA LANGSUNG.

Permadi Witjaksono
Thu, 26 Aug 1999 21:32:44 -0700

Rasanya sebagai suatu academic exercise ajakan mas Ahmad ini baik untuk
dilaksanakan, dan kemudian transkripnya dipost di milis-milis in.
Bagaimanapun diskusi live akan lebih berisi daripada kirim-kiriman e-mail
yang nggak real-time ini. Jika memang kedua pihak memiliki integritas
intelektual, nggak ada salahnya pertemuan itu dilaksanakan. Kecuali, tentu
saja, jika ada hal yang memang ditutup-tutupi.

Bagaimana, mas Jusfiq?

At 04:57 26/08/99 -0500, [EMAIL PROTECTED] wrote:
>Date sent:             Thu, 26 Aug 1999 11:14:20 +0200
>From:                  Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>
>Send reply to:         [EMAIL PROTECTED]
>To:                    [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED],
>               [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
>               [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
>               [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
>               [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED],
>               [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
>               [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
>               [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
>               [EMAIL PROTECTED]
>Subject:               JUSFIQ DAN AHMAD SUDIRMAN BERTEMU MUKA LANGSUNG.
>
>> http://www.dataphone.se/~ahmad
>> [EMAIL PROTECTED]
>> 
>> Stockholm, 26 Agustus 1999
>> 
>> 'Audzubillaahiminasysyaitonirrajiim.
>> Bismillaahirrahmaanirrahiim.
>> 
>> JUSFIQ DAN AHMAD SUDIRMAN BERTEMU MUKA LANGSUNG.
>> Ahmad Sudirman
>> Modular Ink Technology Stockholm - SWEDIA.
>> 
>> 
>> Untuk Jusfiq Hadjar (Belanda).
>> 
>> Dari isi tulisan-tulisan Jusfiq yang sampai kepada saya lewat
>> milis-milis umum dan Islam membuktikan apa yang ada dalam otaknya.
>> Sebenarnya apapun penjelasan, keterangan, cerita yang menyangkut Islam,
>> Jusfiq Hadjar selalu menolaknya. Dengan alasan "Saya kan hanya berusaha
>> untuk memakai neuron saya untuk berfikir, membuka fikiran saya lebar-lebar
>> - dan setiap kesimpulan saya saya dukung dengan  fakta dan saya dasarkan
>> analisa saya kepada logika" (Jusfiq, 20 Juli 1999).
>> 
>> Nah menurut saya, karena Jusfiq yang tinggal di [EMAIL PROTECTED]
>> adalah bukan muslim biarkan dia kemukakan apa yang ada dalam hati dan
>> pikirannya. Jadi kalau dia bicara tentang Allah, Al-Qur'an, Muhammad SAW
>> dan umat Islam melalui tulisan-tulisan yang isinya tidak pantas keluar
>> dari pikiran orang yang memakai logika dan pernah belajar di Prancis, maka
>> itu sebenarnya menunjukkan keadaan diri si Jusfiq seorang non-muslim.
>> Biarkan, serahkan kepada Allah SWT yang akan memberikan dan menjatuhkan
>> keputusan kepada si Jusfiq. Kita tunggu dan lihat.
>> 
>> Bagi kaum muslimin jangan khawatir terhadap orang-orang model Jusfiq
>> ini.
>> 
>> Saya melalui tulisan ini mengajak kepada Jusfiq Hadjar untuk bertemu
>> muka langsung. Apakah saudara Jusfiq datang ke Stockholm, Swedia atau saya
>> (Ahmad Sudirman) datang ke Belanda. Mari kita berbicara dan berdialog
>> langsung. Tidak ada gunanya saudara terus menerus menulis tentang Islam
>> yang isinya hanya merupakan ulangan-ulangan yang tidak memberi arti.
>> 
>
>    Saya tidak tertarik untuk ketemu anda sama sekali!
>
>    Kalau anda ingin mengulas tulisan saya, saya persilahkan! 
>
>> Inilah sedikit tanggapan saya untuk Jusfiq Hadjar.
>> 
>> Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
>> [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu
>> untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung
>> tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di
>> kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad
>>
>> Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
>> memohon petunjuk, amin *.*
>> 
>> Terimakasih.
>> 
>> Ahmad Sudirman
>> 
>> http://www.dataphone.se/~ahmad
>> [EMAIL PROTECTED]
>> 
>> 
>
>
>Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
         =
>======================================
>

Sincerely yours,

Permadi Witjaksono

To unsubscribe send a message to [EMAIL PROTECTED] with in the
message body the line:
unsubscribe demi-demokrasi