demi-demokrasi  

[demi-demokrasi] Re: JUSFIQ DAN AHMAD SUDIRMAN BERTEMU MUKA LANGSUNG.

jusfiq
Fri, 27 Aug 1999 01:24:23 -0700

Date sent:              Thu, 26 Aug 1999 23:43:52 -0500 (CDT)
Send reply to:          [EMAIL PROTECTED]
From:                   Permadi Witjaksono <[EMAIL PROTECTED]>
To:                     Multiple recipients of list <[EMAIL PROTECTED]>
Subject:                Re: JUSFIQ DAN AHMAD SUDIRMAN BERTEMU MUKA LANGSUNG.

> Rasanya sebagai suatu academic exercise ajakan mas Ahmad ini baik untuk
> dilaksanakan, dan kemudian transkripnya dipost di milis-milis in.

   Academic exercice dibawah empat mata? 

   Keterbukaan adalah syarat kehidupan akademis. 

> Bagaimanapun diskusi live akan lebih berisi daripada kirim-kiriman e-mail
> yang nggak real-time ini. 


   Pikiran yang matang juga bisa - dan sering - disampaikan melalui
   email. 

   Dan malah sering lebih matang dari fikiran yang dilontarkan seketika.

   Jadi saya tidak seluruhnya setuju bahwa diskusi melalui email itu
   mesti kurang berisi dari diskusi melalui email. 

> Jika memang kedua pihak memiliki integritas
> intelektual, nggak ada salahnya pertemuan itu dilaksanakan. Kecuali, tentu
> saja, jika ada hal yang memang ditutup-tutupi.
> 

   Apakah saya menutup-nutupi pendirian saya di berbagai milis ini? 

> Bagaimana, mas Jusfiq?
> 
> At 04:57 26/08/99 -0500, [EMAIL PROTECTED] wrote:
> >Date sent:           Thu, 26 Aug 1999 11:14:20 +0200
> >From:                Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>
> >Send reply to:       [EMAIL PROTECTED]
> >To:                  [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
> [EMAIL PROTECTED],
> >             [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
> >             [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
> >             [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
> >             [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
> [EMAIL PROTECTED],
> >             [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
> >       [EMAIL PROTECTED],    [EMAIL PROTECTED],
> >       [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
> >             [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
> >             [EMAIL PROTECTED]
> >Subject:             JUSFIQ DAN AHMAD SUDIRMAN BERTEMU MUKA LANGSUNG.
> >
> >> http://www.dataphone.se/~ahmad
> >> [EMAIL PROTECTED]
> >> 
> >> Stockholm, 26 Agustus 1999
> >> 
> >> 'Audzubillaahiminasysyaitonirrajiim.
> >> Bismillaahirrahmaanirrahiim.
> >> 
> >> JUSFIQ DAN AHMAD SUDIRMAN BERTEMU MUKA LANGSUNG.
> >> Ahmad Sudirman
> >> Modular Ink Technology Stockholm - SWEDIA.
> >> 
> >> 
> >> Untuk Jusfiq Hadjar (Belanda).
> >> 
> >> Dari isi tulisan-tulisan Jusfiq yang sampai kepada saya lewat
> >> milis-milis umum dan Islam membuktikan apa yang ada dalam otaknya.
> >> Sebenarnya apapun penjelasan, keterangan, cerita yang menyangkut Islam,
> >> Jusfiq Hadjar selalu menolaknya. Dengan alasan "Saya kan hanya berusaha
> >> untuk memakai neuron saya untuk berfikir, membuka fikiran saya
> >> lebar-lebar - dan setiap kesimpulan saya saya dukung dengan  fakta dan
> >> saya dasarkan analisa saya kepada logika" (Jusfiq, 20 Juli 1999).
> >> 
> >> Nah menurut saya, karena Jusfiq yang tinggal di [EMAIL PROTECTED]
> >> adalah bukan muslim biarkan dia kemukakan apa yang ada dalam hati dan
> >> pikirannya. Jadi kalau dia bicara tentang Allah, Al-Qur'an, Muhammad
> >> SAW dan umat Islam melalui tulisan-tulisan yang isinya tidak pantas
> >> keluar dari pikiran orang yang memakai logika dan pernah belajar di
> >> Prancis, maka itu sebenarnya menunjukkan keadaan diri si Jusfiq seorang
> >> non-muslim. Biarkan, serahkan kepada Allah SWT yang akan memberikan dan
> >> menjatuhkan keputusan kepada si Jusfiq. Kita tunggu dan lihat.
> >> 
> >> Bagi kaum muslimin jangan khawatir terhadap orang-orang model Jusfiq
> >> ini.
> >> 
> >> Saya melalui tulisan ini mengajak kepada Jusfiq Hadjar untuk bertemu
> >> muka langsung. Apakah saudara Jusfiq datang ke Stockholm, Swedia atau
> >> saya (Ahmad Sudirman) datang ke Belanda. Mari kita berbicara dan
> >> berdialog langsung. Tidak ada gunanya saudara terus menerus menulis
> >> tentang Islam yang isinya hanya merupakan ulangan-ulangan yang tidak
> >> memberi arti.
> >> 
> >
> >    Saya tidak tertarik untuk ketemu anda sama sekali!
> >
> >    Kalau anda ingin mengulas tulisan saya, saya persilahkan! 
> >
> >> Inilah sedikit tanggapan saya untuk Jusfiq Hadjar.
> >> 
> >> Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan
> >> kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang
> >> ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang
> >> menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan
> >> lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad
> >>
> >> Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
> >> memohon petunjuk, amin *.*
> >> 
> >> Terimakasih.
> >> 
> >> Ahmad Sudirman
> >> 
> >> http://www.dataphone.se/~ahmad
> >> [EMAIL PROTECTED]
> >> 
> >> 
> >
> >
> >Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
>          =
> >======================================
> >
> 
> Sincerely yours,
> 
> Permadi Witjaksono
> 


Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo                                              =
======================================


To unsubscribe send a message to [EMAIL PROTECTED] with in the
message body the line:
unsubscribe demi-demokrasi