jusfiq
Sat, 28 Aug 1999 02:42:01 -0700
Date sent: Fri, 27 Aug 1999 18:26:55 -0500 (CDT)
Send reply to: [EMAIL PROTECTED]
From: Sjamsir Alam <[EMAIL PROTECTED]>
To: Multiple recipients of list <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: JUSFIQ DAN AHMAD SUDIRMAN BERTEMU MUKA LANGSUNG.
> yp wrote:
>
> > Dalam kalimat diatas terkesan adanya ancaman.
>
> Nggak ada ancaman. Saya hanya ingin melihat apakah Angku Yusfiq ini berani
> ngomong kotor dan menghujat agama Islam seperti yang selalu ia tulis di
> berbagai milis, di hadapan sebuah majelis secara fisik dimana hadir orang
> Islam yang dihujatnya itu. Kan ia mengatakan dalam postingnya yang
> ditujukannya kepada saya bahwa ia berani ngomong dimana saja dan dihadapan
> siapa saja. Nah, sekarang saya tantang ia berdiskusi dengan Saudara Ahmad
> Sudirman di Padang dan mereka bisa membuat sebuah forum dimana diundang
> banyak orang Islam dari berbagai kalangan dan berbagai tempat.
>
Saya terima tantangan ini, seperti yang saya tulis dalam posting
sebelum ini dan judulnya - ini harga mati nggak bisa ditawar:
"Nabi Muhamamad yang bandot dan bandit yang biadab: perlunya
pemanusiawian ajaran agama Islam yang biadab"
+ Syarat-syarat yang saya sebutkan di posting sebelum ini!
Wah asyik!
> > Bukankah ini justru membuktikan bahwa islam itu memang keras?.
>
> Lho, lho, lho!!!!????
> Kok logika Anda ngelantur ke Islam? Ini nggak ada sangkut pautnya dengan
> keras atau lunaknya Islam sebagai sebuah agama. Ini hanya sebuah saluran
> yang saya usulkan untuk mewujudkan tantangan yang diberikan oleh Pak Ahmad
> Sudirman kepada Angku Yusfiq untuk berdiskusi secara tatap muka. Karena
> Angku Yusfiq ini orang berani, katanya berani ngomong dimana saja dan
> dihadapan siapa saja, saya sarankan diskusi tatap muka dengan Pak Ahmad
> Sudirman di lakukan di Padang di hadapan majelis yang terdiri dari orang
> Islam yang selalu disebutnya dungu dan berotak kadal.
>
Dan para ahli yang lain, orang agnostik,orang atheis dll.
> > Mana suasana sejuk & damai yang katanya dibawa oleh islam?
>
> Suasana sejuk apa yang bisa diciptakan dalam berkomunikasi oleh mulut
> kotor Yusfiq setan merajalela yang memaki-maki peserta lainnya dengan
> ungkapan yang hanya biasa keluar dari mulut orang gila. Anda tidak merasa
> "panas" karena mungkin Anda tidak terkena oleh makiannya atau memang Anda
> tidak termasuk golongan masyarakat agama yang dikatakannya biadab, dungu
> dan sejuta ungkapan tidak pantas si setan ini. Saya kira tidak mungkin
> Anda akan tetap merasa sejuk bila Anda secara gamblang dimaki orang lain
> sebagai berotak kadal, biadab, dan agama Anda dihujat dengan sejuta
> hujatan. Bila Anda tetap sejuk diperlakukan demikian, saya kira Anda bukan
> manusia yang juga punya sisi emosi, tetapi malaikat, an angel.
>
Dan saya ulangi: ajaran agama Islam itu pada saat ini adalah ajaran
agama biadab!
Ada yang bisa bantah?
Duh, capek juga, saya ulangi:
ajaran agama Islam itu adalah agama semitik yang paling biadab pada
saat ini dan perlu diubah dan diperbaharui sehingga jadi manusiawi!
Ada yang bisa bantah?
Dan saya ulangi: nabi Muhammad itu adalah bandot dan bandit yagn
biadab.
Apa ada yang bisa bantah?
> > Sjamsir:
> > >Saya akan kirim reportase lengkap di milis ini kelak. Peserta milis
> > >jangan khawatir nggak bakalan dapat. Peserta milis DS yang kepingin
> > >ikut menyaksikan tentu bisa saja datang ke Padang sebagai peserta. Ayo,
> > >gimana?
> >
> > yp:
> > Kelihatannya anda akan bangga sekali melihat "hasilnya".
>
> Saya baru sebatas ingin melihat keberanian si bacot ini untuk ngomong
> langsung dengan seorang pakar agama Islam di hadapan pakar agama Islam
> lainnya di dunia nyata di daerah yang mayoritas pemeluk agama yang
> dihujatnya.
>
Saya terima tantangan ini dan usul saya untuk judul diskusi adalah -
dan ini harga mati yang tidak bisa ditawar :
"Nabi Muhamamad yang bandot dan bandit yang biadab: perlunya
pemanusiawian ajaran agama Islam yang biadab"
Tapi ngomong-ngomong kenapa tidak kita adakan di Makkah saja?
Tapi terserah yang lain lah.
Di Makkah kek, di Bukit Tinggi kek!
Di Kergeulen kek!
> SALAM
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo =
======================================
To unsubscribe send a message to [EMAIL PROTECTED] with in the
message body the line:
unsubscribe demi-demokrasi