Sjamsir Alam
Sun, 29 Aug 1999 15:45:00 -0700
[EMAIL PROTECTED] wrote: > Ya cape juga ngikutin kemauan orang yang punya record tidak punya kejujujran > intelektuil - tukang bohong - tukang fitnah (saya ituduhnya anggota PKI) yang satu > ini. Nah Sdr. Yusfiq, Kalau Anda capek, saya lebih capek lagi. Saya sudah merasa bahwa tidak ada gunanya bersahut-sahutan kata dengan Anda yang pembual besar di dunia ini. Dan ini mungkin salah satu posting saya yang terakhir dengan Anda, karena saya ingin mengakhiri omongan bullsheet ini. > Saya terima tantangannya - dengan syarat yang saya anggap bisa memperjelas arah > diskusi - eh dibilang "cuma alasan untuk berkelit pengecut besar kayak sis setan > merajalela ini". > Maunya apa? > Saya toh sudah bilang bahwa saya bersedia untuk berdiskusi secara terbuka dimana > saja? Anda ingin tahu maunya saya apa? Tidak banyak. 1. Kirim posting ke alamat Sdr. Ahmad Sudirman yang menantang Anda berdiskusi terbuka secara tatap muka. Anda nyatakan secara eksplisit bahwa Anda menerima tantangannya. Tetapkan dimana diskusi itu Anda inginkan. Jika kebetulan Anda berdua menetapkan diskusi itu diadakan di Sumatera Barat, saya bersedia membantu Anda sebagai salah seorang anggota panitia penyelenggara bila Anda berdua menunjuk saya disamping anggota panitia yang lain. Saya akan ikut bikin "promosi besar-besaran" dengan jalan memfotokopi semua posting Anda yang menghujat agama Islam, Allah swt., dan Nabi Muhammad saw, yang kebetulan masih ada di arsip saya, dan saya sebarkan kepada semua instansi pemerintah, sipil dan militer, mulai dari desa asal Anda Cingkaring sampai ke tingkat provinsi, semua organisasi Islam seperti MUI, semua parpol Islam, semua oraganisasi mahasiswa Islam dan semua organisasi adat dan kebudayaan Minangkabau seperti LKAAM. 2. Jawab pertanyaan saya dengan jujur, yang sudah dua kali saya ajukan dalam posting saya minggu ini: "Apakah Anda seorang pemeluk agama Islam, Nasrani, Yahudi, Zoroaster, dsb., atau Anda seorang atheist atau seorang agnostik?" Sampai saat ini saya belum pernah membaca jawabannya pada semua posting Anda semenjak sesudah pertanyaan itu saya lontarkan kepada Anda. Saya perlu mengetahui keyakinan Anda ini untuk bahan "poromosi" saya kelak di Sumatera Barat, misalnya dengan kalimat merangsang: "SAUDARA-SAUDARA UMMAT ISLAM SUMATERA BARAT. IKUTILAH BERAMAI-RAMAI DISKUSI AGAMA ISLAM YANG AKAN DIADAKAN TANGGAL SEKIAN DI GEDUNG ANU KOTA X DENGAN PEMBICARA SEORANG MINANGKABAU ASAL CINGKARING, BUKITTINGGI, PEMELUK ISLAM YANG KARENA STUDINYA YANG SUDAH MENDALAM DI PARIS BERUBAH KEYAKINAN MENJADI PENGANUT AGAMA X (atau jika sudah Anda nyatakan ATHEIST atau AGNOSTIK akan saya tulis demikian) YANG AKAN MEMBUKTIKAN BAHWA SEBAGIAN AYAT ALQURAN TIDAK LAYAK LAGI DIYAKINI PADA MILENIUM INI, BAHWA ALLAH SWT DUNGU TIDAK KETULUNGAN, BAHWA NABI BESAR MUHAMMAD SAW BIADAB (dst., nanti saya kutip dari posting Anda selengkap mungkin). Nah, sudah puas, kan? Bila Anda tidak memberikan respon terhadap kedua pertanyaan saya itu, saya akan mengambil kesimpulan bahwa ungkapan Anda bahwa Anda seorang intelektual yang jujur dan berani bicara dimana saja dan di hadapan siapa saja adalah bullsheet dan Anda adalah orang yang paling tidak jujur di muka bumi ini. Oleh karena itu persahutan kata ini akan saya akhiri sampai di sini, karena bukan saya saja, tapi semua peserta milis ini sudah tahu, siapa Anda sebenarnya, dan tidak ada gunanya bersahutan kata dengan orang seperti Anda. SALAM To unsubscribe send a message to [EMAIL PROTECTED] with in the message body the line: unsubscribe demi-demokrasi