jusfiq
Mon, 30 Aug 1999 04:44:24 -0700
Date sent: Sun, 29 Aug 1999 08:41:45 +0700
From: Sjamsir Alam <[EMAIL PROTECTED]>
Send reply to: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED]
Copies to: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [demi-demokrasi] Di Makkah (was Re: JUSFIQ
DAN AHMAD SUDIRMAN BERTEMU MUKA LAN
Internaut Sjamsir Alam, kita tahu adalah orang yang tidak punya
kejujuran intelektuil.
Sesungguhnya, kita ingat, ketika dia berdiskusi dengan internaut
Permadi dulu dia tidak sanggup mengakui bahwa Nabi Muhammad itu
tidak adil terhadap istri-istrinya.
Dan sekarang kebobrokan moralnya itu dipamerkannya untuk kedua
kalinya dihadapan kita.
Mari kita baca kalimatnya dibawah ini:
"Nah, sekarang saya tantang ia berdiskusi dengan Saudara Ahmad
Sudirman di Padang dan mereka bisa membuat sebuah forum dimana
diundang banyak orang Islam dari berbagai kalangan dan berbagai
tempat".
Catatan: Ia =saya, Jusfiq
Dan saya sambut tantangannya itu dengan kalimat dibawah ini:
"Saya terima tantangan ini, seperti yang saya tulis dalam posting
sebelum ini dan judulnya - ini harga mati nggak bisa ditawar:"
Syarat yang saya ajukandihapusnya.
Inilah syarat saya yang dihapusnya itu:
"Nabi Muhamamad yang bandot dan bandit yang biadab: perlunya
pemanusiawian ajaran agama Islam yang biadab"
+ Syarat-syarat yang saya sebutkan di posting sebelum ini!
Saya sertakan sarat ini sebagai bukti tambahan bahwa saya tidak akan
menghindar untuk mengatakan didepan siapapun apa yang telah saya
katakan selama ini diberbagai milis ini, yaitu bahwa: "Nabi
Muhamamad yang bandot dan bandit yang biadab"
Dan inilah tanggapannya:
"Ini cuma alasan untuk berkelit pengecut besar kayak sis setan
merajalela ini. Terima tantangan Ahmad Sudirman secara lugas untuk
berdiskusi di negara yang kalian sepakati berdua. Itu baru namanya
berani".
Walaupun sudah jelas tapi toh ingin saya garis bawahi:
Yang menantang saya untuk berdebat menghadapi Ahmad Sudirman di
Padang adalah orang ini, Sjamsir Alam.
Dan tantangan itu saya terima dengan syarat bahwa judulnya jelas,
yaitu agar judul diskusi itu berbunyi:
"Nabi Muhamamad yang bandot dan bandit yang biadab: perlunya
pemanusiawian ajaran agama Islam yang biadab"
+ Syarat-syarat yang saya sebutkan di posting sebelum ini!
Lalu?
Lalu dia berkata:
"Ini cuma alasan untuk berkelit pengecut besar kayak sis setan
merajalela ini. Terima tantangan Ahmad Sudirman secara lugas untuk
berdiskusi di negara yang kalian sepakati berdua. Itu baru namanya
berani".
Saya hanya ingin minta - sekali lagi - agar para peserta berbagai
milis ini menjadi saksi.
Saksi akan keculasan internaut yang satu ini.
Saksi akan kebobrokan moral internaut Sjamsir Alam ini.
Jusfiq
==========================================
> [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> > > yp wrote:
> > >
> > > > Dalam kalimat diatas terkesan adanya ancaman.
> > >
> > > Nggak ada ancaman. Saya hanya ingin melihat apakah Angku Yusfiq ini
> > > berani ngomong kotor dan menghujat agama Islam seperti yang selalu ia
> > > tulis di berbagai milis, di hadapan sebuah majelis secara fisik dimana
> > > hadir orang Islam yang dihujatnya itu. Kan ia mengatakan dalam
> > > postingnya yang ditujukannya kepada saya bahwa ia berani ngomong
> > > dimana saja dan dihadapan siapa saja. Nah, sekarang saya tantang ia
> > > berdiskusi dengan Saudara Ahmad Sudirman di Padang dan mereka bisa
> > > membuat sebuah forum dimana diundang banyak orang Islam dari berbagai
> > > kalangan dan berbagai tempat.
> > >
> >
> > Saya terima tantangan ini, seperti yang saya tulis dalam posting
> > sebelum ini dan judulnya - ini harga mati nggak bisa ditawar:
>
> Ini cuma alasan untuk berkelit pengecut besar kayak sis setan merajalela
> ini. Terima tantangan Ahmad Sudirman secara lugas untuk berdiskusi di
> negara yang kalian sepakati berdua. Itu baru namanya berani. Sampai saat
> ini saya masih menyimpulkan si setan merajalela ini beraninya cuma
> berkoar-koar di balik pagar cyberspace, persis kayak anjing yang cuma
> berani menggonggong-gonggong di balik pagar tuannya.
>
> SALAM
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo =
======================================
To unsubscribe send a message to [EMAIL PROTECTED] with in the
message body the line:
unsubscribe demi-demokrasi