jusfiq
Mon, 6 Dec 1999 01:27:21 -0800
From: "Gu Yo-Nan" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Date sent: Sun, 5 Dec 1999 23:55:34 -0600
Send reply to: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [proletar] Re: Woman Preacher & Katolik yang Orthodox
(....)
>
> Protestan itu demokratis, sedangkan Katolik itu otokratis. Manusia yang
> sudah pernah mengecap hidup dalam alam demokrasi tidak akan lagi bisa
> menyukai "keterkekangan" otokrasi.
>
> DI Eropa, bahkan di seluruh dunia, tidak ada lagi negara kerajaan yang
> langsung diperintah oleh sang raja tanpa mengikut-sertakan rakyat biasa
> dalam pemerintahannya.
>
> Kekeliruan Gereja Katolik terletak pada konsep pemikiran bahwa umat awam
> tidak sanggup menginterpretasikan untuk diri sendiri apa amanat dari
> Tuhan. Karena itu dibutuhkan suatu perwakilan Tuhan pada diri Paus.
>
Ikutan diskusi Nasrani ah!
Dan saya tambahkan nuansa berikut:
Bila betul bahwa "Protestan itu demokratis, sedangkan Katolik itu
otokratis" namun adalah pula betul bahwa gereje katolik sendiri
telah dan terus mengalami proses demokratisering dalam arti bahwa
banyak aliran fikiran yang bertumbuhan di kalangan gereja katolik dan
Vatikan tidak lagi terus-terusan menutup mata akan adanya berbagai
aliran fikiran itu.
Perubahan sikap Vatikan terhadap kesalahan dimasa lalu dan pendirian
Paus yang menolak hukuman mati misalnya adalah lantunan dari
pluralitas aliran pikiran yang ada di gereja katolik.
Betapapun adanya ada satu hal yang saya hargai di kalangan Nasrani
umumnya (baik katolik ataupun berbagai gereja protestan), yaitu
adanya kesediaan - umumnya - untuk mengakui kebebasan mempunyai dan
menyatakan pendapat.
Ini telah menjadi bahagian dari budaya Nasrani.
Di kalangan Islam kebebasan untuk memiliki dan menyatakan pendapat
ini belum diakui dan belum merupakan bahagian dari budaya Islam.
Tidak kebetulan bahwa Hasan Basri dan saya di usir dari berbagai
milis Islam atau milis yang banyak dikunjungi orang yang beragama
Islam: mereka tidak tahan melihat adanya perbedaan pendapat.
Kebanyak orang Islam itu adalah Khomeini kecil.
Islam masih berada dalam budaya Inkuisisi.
Jufiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
=====================================
* Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh ketololan,
kedunguan, kegoblokan dan kebodohan
* Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini biadab, keji dan nista
To unsubscribe send a message to [EMAIL PROTECTED] with in the
message body the line:
unsubscribe demi-demokrasi