demi-demokrasi  

[demi-demokrasi] (Fwd) Renungan tentang puasa.....

jusfiq
Tue, 7 Dec 1999 06:00:43 -0800


------- Forwarded Message Follows -------
From:                   Self <Single-user mode>
To:                     [EMAIL PROTECTED]
Subject:                Renungan tentang puasa.....
Date sent:              Tue, 7 Dec 1999 14:32:53 + 1.0



    Oh, orang Islam Indonesia yang banyak yang tolol, bodoh dungu dan
    goblok sedang menghadapi bulan pausa! 

    Dan berlomba-lomba mereka itu menggali lebih dalam lobong ketololan,
    kedunguan dan kebodohan mereka itu dengan segala upacara bodoh tolol
    dungu dan goblok seperti membaca kitab al -Quran dalam bahasa Arab
    yang tidak mereka pahami. 

    Mereka mensucikan kertas dan tulisan Arab di kitab al-Quran itu dan
    tidak berusaha untuk memakai otaknya untuk membaca dan memahami isi
    al-Quran itu. 

    Ngomong-ngomong kan puasa itu kebiasaan orang Yahudi yang dicontek
    oleh Nabi Muhamamd yang bandot lagi bandit biadab itu? 

    Mula-mula diikutinya kebiasaan orang Yahudi itu di bulan Asyura,
    sepeti Yum Kipur. 

    Lalu, karena suatu hari Nabi Muhamamad  yang sebagai muhajirun
    bokek, dan   suka  memeras orang Yahudi di Madinah itu - satu hari -
    ngambek sama orang Yahudi, maka  bulan puasa itu ditetapkannya bulan
    Ramadhan. 

    Senafas dengan pemindahan  kiblat yang dulunya mengarah ke
    Jerussalam - pusat dunia Yahudi - kemudian di pindahkan ke Makkah,
    tempat suci orang jahiliyah. 

    Saya bertanya, kenapa orang Islam Indonesia tidak bertanya: 

    Apa memang ada dasarnya dan manfaatnya untuk berpuasa - di Indonesia
    - di akhir abad ke XX in? 

    Boro-boro... 

    Orang Islam Indoenesia itu pada tolol, dungu, goblok dan bodoh.

    Pandir.

    Kayak kerbau! 


Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
=======================================

* Mendukung pemerintah sekarang berarti menjadi
complicit atas despotisme anak-anak raja Jawa 
yang sedang berusaha melindungi pelaku 
kejahatan perang dan kejahatan terhadap manusia 
dengan impunity.


To unsubscribe send a message to [EMAIL PROTECTED] with in the
message body the line:
unsubscribe demi-demokrasi
  • [demi-demokrasi] (Fwd) Renungan tentang puasa..... jusfiq