dokter  

[MLDI] Re: Tanya Tentang Tokosoplasma

Erik Tapan
Mon, 25 Sep 2000 03:17:32 -0700

** From: "Erik Tapan" <[EMAIL PROTECTED]>
Salam,

----- Original Message -----
From:
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, September 25, 2000 11:58 AM
Subject: Tanya Tentang Tokosoplasma


> Dr Erik ... ma'af saya bertanya lewat Japri ...
> karena beberapa waktu yg lalu penah saya tanyakan ke milis tapi tidak ada
> tanggapan.
> Semoga Dokter bisa memberi pencerahan pada kami ...
> Atas bantuannya kami ucapkan terimakasih
> wasalam

Sayang yha, soalnya pakar obsgyn MLDI sedang cuti.
Tapi masalah Toxoplasma ini sudah sangat sering ditanyakan melalui MLDI.
Tentunya tidak spesifik yang Anda tanyakan tetapi sebaiknya priksa-priksa
dulu arsip MLDI di homepagenya. :-)
Namun untuk tidak mengecewakan Anda, saya jawab sekali lagi sesuai
permintaan Anda.
Tentunya berdasarkan pengalaman dan kompentensi saya.

> Berikut pertanyaan kami :
> Dokter yg terhormat ;
> Pada bulan Juli 2000 kemarin kenalan saya mengalami keguguran dlm usia
> kehamilan 5 minggu. Kehamilan tersebut merupakan kehamilan pertama setelah
7
> bulan pernikahannya. Atas inisiatif sendiri akhirnya ia melakukan
> pemeriksaan darah utk mendeteksi adanya toksoplasma di dlm tubuhnya.
> Hasil dr test darah tersebut adalah IgM = (-) dan IgG =  +31,7 ( normalnya
<
> 10 ) Oleh dokter ybs diberi obat spiramicin selama 10 hari. Ada yg
> mengatakan bahwa saat ini ybs saya tidak sedang terserang toksoplasma,
> tetapi pernah terserang di waktu lampau.
> Yang menjadi pertanyaan  :
> 1. Apakah sebenarnya arti dr hasil test tersebut ? mengingat nilai IgG
> sangat tinggi dr batas normal.

Benar kata dokter bahwa itu menandakan infeksi waktu lampau.

> 2. Jika benar bahwa ybs pernah terserang di masa lalu ( tidak
> aktif ), apakah hal ini dapat mempengaruhi proses pembuahan & kehamilan ?

Terus terang pengalaman klinik mengenai hal ini mungkin bisa dijawab oleh
dokter Obsgyn.

> 3. Menurut dokter apakah ybs sudah boleh hamil atau belum ?

Boleh saja, tidak ada masalah.
Coba baca kembali mail dari dokter Ady di bawah ini yang saya ambil dari
arsip MLDI.
Masih banyak cerita Toxoplasmosis ini di arsip MLDI.
Lihat POINT 3.

> Terimakasih atas jawaban & pencerahannya
> Wasalam

Dari: asutjahj
Judul: Re: [MLDI] Toksoplasma
Tanggal: Wed, 10 May 2000 11:52:31 -0700


** From: [EMAIL PROTECTED]


Halo Tika,
Dulu dokter biasanya mengatakan bahwa wanita harus menghindari kucing,
kenyataannya hal itu tidak sepenuhnya perlu.
Saya akan sampaikan faktanya, lalu terserah anda menindak lanjutinya.

Nama Parasit : Toksoplasma gondii.  Parasit ini adalah protozoa yang
menginfeksi
hampir semua spesies binatang berdarah panas (sapi, kambing, domba, tikus,
babi),  termasuk pula manusia, yang dapat menimbulkan penyakit  :
Toksoplasmosis

Menurut siklus hidup Toksoplasma, kucing adalah satu satunya binatang dimana
toksoplasma ini berada pada stadium sexualnya, dan karenanya kucing adalah
reservoir utama  toksoplasma ini.
Dari mana kucing mendapat infeksi toksoplasma? dari makanan nya yang berasal
dari daging, dari sifat carnivoranya.  Kalau seumur hidup kucing tidak
pernah
makan daging, tentunya dia tidak akan terinfeksi toksoplamsa.
Setelah kista toksoplasma dalam daging dimakan oleh kucing, maka parasit
hidup
ini akan masuk ke sel usus kecil kucing.  Disana parasit mengalami proses
asexual, lalu sexual lalu membentuk yang namanya oocyst, lalu kista ini
dibuang
lewat kotoran kucing.  Setelah 1 - 5 hari, kista ini menjadi infektif, bisa
menularkan penyakit. Dari kucing, kotoran inilah yang membawa penularan
penyakit.  Meskipun kucing hanya menyebarkan kista sekali dalam 1 atau 2
minggu,
tapi jumlahnya cukup besar.
Kista ini di lingkungan dapoat hidup sampai beberapa bulan. dan dia tahan
terhadap desinfektan, freezing, and drying. tapi dia akan mati pada suhu 70
derajat C dalam 10 menit.
Infeksi pada manusia dapat terjadi lewat berbagai cara (bukan kucing saja):
1. memakan daging  tidak/ kurang/ setengah matang yang mengandung kista
Toksoplasma.
2. menelan kista lewat tangan yang kotor atau makanan yang terkontaminasi.
3. transplanmtasi organ
4. tranfusi darah
5. lewat plasenta ibu ke janin.

Bila seorang terinfeksi, parasit ini akan membentuk kista di : otot rangka,
otot
jantung, dan otak.   Parasit ini bisa tinggal didalam sana seumur hidup host
nya.

Bagaimana tanda orang yang terinfeksi parasit ini ??
80 - 90 % orang normal tidak menunjukkan gejala.  hanya 10-20 persen
menunjukkan
gejala berupa : gejala seperti flu dan pembesaran kelejnar leher.  Gejalanya
biasanya ringan dan sembuh sendiri dalam beberapa bulan.  Kebanyakan orang
akan
menganggap bahwa dia terkena flu ringan dan tidak perlu pergi ke dokter.
kalau
toh pergi juga, dokter pun sangat jarang yang berpikir kearah infeksi
toksoplasma.

Bagaimana pada janin? atau ibu hamil ?
Infeksi toksoplasma pada janin (Congenital Toxoplasmosis) timbul akibat
infeksi
primer AKUT pada ibu KETIKA  dia sedang hamil.   Berat ringannya tergantung
kapan ibu hamil tersebut terkena infeksi.
Pada kehamilan 3 bulan pertama, parasit jarang yang menembus plasenta dan
menyerang janin ( saya tidak tahu kenapa), namun bila ternyata bisa
menyerang
janin, maka janin itu akan menderita banyak masalah kesehatan.   Sebaliknya
pada
kehamilan 3 bulan terakhir, banyak parasit yang dapat menembus plasenta dan
menyerang janin, tapi justru sedikit resiko kesehatan bagi janin itu. Bayi
ini
kemudian setelah lahir bisa menunjukkan gejala toksoplasmosis bila tidak
diobati.

Bagaimana saya tahu terkena Toksoplasmosis atau tidak??
Banyak cara, misalnya isolasi parasit, deteksi bahan genetik dengan PCR, dll
termasuk pemeriksaan serologi.   Pemeriksaan serologi inilah yang rutin
dilakukan karena cara yang lain komplek dan tidak banyak bermakna.

Bagaimana cara pemeriksaan serologis itu?? dan kapan saya harus kerjakan??
Terhadap golongan dewasa, tentu saja bisa dilakukan kapan saja.
Mengingat pertanyaan anda sebagai seorang wanita yang hendak menikah, maka
penjelasan saya akan terfokus keaarah sana.
Sebaiknya anda melakukan pemeriksaan laboratorium sebelum anda hamil.
Pemeriksaan lengkap perlu sedikitnya 2 minggu.
1. Pertama periksalah serum untuk mencari ada tidaknya IgG spesifik untuk
Toksoplasma.   bila hasilnya NEGATIF, berarti anda tidak pernah terinfeksi
Toksoplasma.  Bila POSITIF, berarti anda pernah terinfeksi.
2. Bila POSITIF IgG, maka untuk menentukan kapan infeksi tersebut, anda
harus
melakukan pemeriksaan serum untuk mencari ada tidaknya IgM Toksoplasma.
3. Bila IgG POSITIF dan IgM Negatif : Anda telah terinfeksi lebih dari
setahun
yang lalu.  Saat ini anda mungkin telah mengembangkan kekebalan terhadap
parasit
itu.  anda tidak perlu khawatir untuk hamil.
4. Bila IgG POSITIF dan IgM juga POSITIF  :  Anda tengah mengalami infeksi
dalam
2 tahun terakhir. (mungkin pula ada false pada hasil IgM).  Anda harus catat
berapa angka IgM tersebut.
5. Selanjutnya anda harus  melakukan lagi pemeriksaan IgM (kalau perlu
sekalian
IgG) setelah 2 minggu dari pemeriksaan pertama.
6.  Bila IgM tetap POSITIF atau malah naik angkanya, berarti anda sedang
terinfeksi Toksoplasma.   Sebaiknya anda sembuhkan dulu infeksi ini baru
kemudian mulai hamil.

Bagaimana pengobantannya ??
Anda harus menemui dokter untuk mendapatkan Spiramycin atau pyrimethamine
plus
sulfadiazine,

Selamat mempersiapkan diri dan semoga berhasil,
wassalam,
dr. ady
(sumber: CDC, Cat Francier's Assocoation)



-----------------------------------------------------------------
MAILING LIST DOKTER INDONESIA (MLDI)
Chatting, arsip, konsultasi pakar, info obat tradisional dapati
di : http://www.mldi.or.id
Untuk unsubscribe kirim email ke [EMAIL PROTECTED] dengan
isi email: unsubscribe dokter <ganti dgn email anda>
-----------------------------------------------------------------
  • [MLDI] Re: Tanya Tentang Tokosoplasma Erik Tapan