dokter_umum  

[Dokter Umum] Re: IRUD

i_am_hendarwin
Fri, 10 Jul 2009 07:14:42 -0700

Mbak Agnes Eka,
Saya bukan dokter, tapi saya coba share yg saya tahu. (Buat para Doc's, please 
CMIIW)
IRUD itu stands for Irrational Use on Drugs, atau penggunaan obat yang tidak 
rasional. Kasus IRUD bisa seperti:
- Pemberian obat yang tidak sesuai dengan diagnosa
Ini banyak terjadi di dokter kita. Sakit flu akibat virus diberi antibiotik. 
Anak demam diberi obat kejang (phenobarbital). Tidak ada indikasi TBC, tapi krn 
anaknya kurus diberi obat TBC (rifampicin).
Dan yg paling lumrah lagi, saat ada pasien harus rawat inap, tidak ada indikasi 
dehidrasi dan pasien masih punya kesadaran untuk minum air, ehh malah dikasih 
cairan lewat infus!
- Polifarmasi,yaitu memberikan obat lebih dari 3 jenis tanpa indikasi yg jelas. 
Ini lumrah terjadi di dokter2 kita, krn mereka cenderung mengobati simptom 
bukan sumber penyakitnya. Catatan saja, pengobatan yg membutuhkan obat lebih 
dari 3 jenis biasanya seperti pengobatan kanker, HIV dan penyakit jantung, dan 
bukan untuk pengobatan common colds (flu-like illness caused by rotavirus).
- pemberian obat yang berlebihan vs efek samping obat
Sering sekali, mata iritasi ringan diberi obat2 mengandung kortikosteroid 
(seperti cendoxitrol, dsb) yg tidak perlu dan berefek samping glaucoma. Pilek 
dikasih resep decongestan rutin yg berdasarkan EBM-nya hanya effektif untuk 
beberapa jam pertama saja.
- pemberian obat yang sembrono, tidak sesuai protab yg ada.
Ini seperti di kasus yg anda baca di email. Pasien alergi terhadap penicillin 
diberi antibiotik penicillin dan terjadilah Steven-Johnson sindrom. Ada kasus 
seorang anak yg didiagnosa flex paru-paru (again,tidak ada istilah ini di dunia 
medis. yg ada adalah TBC), lantas diberi obat TBC selama 6 bulan berturut-turut 
tanpa memantau fungsi hati secara berkala,sehingga terjadi kerusakan hati 
akibat efek samping obat tanpa disadari orangtua dari pasien tersebut.

Bagaimana cara menghindari IRUD terjadi pada diri kita?
Banyaklah membaca tentang basic medis.
Pilihlah dokter yg komunikatif dengan anda.
Tanyakan dengan jelas apa diagnosa dokter anda dalam bahasa medis, dan 
browsing-lah ke internet untuk mengetahui detilnya.
Jika anda diberi resep, tanyakanlah setiap baris obat yg ditulis tsb itu obat 
apa, dan efek samping-nya seperti apa.
Jika dokter anda enggan menjawab, atau bersikap ketus terhadap hak anda utk 
mendapatkan informasi tsb (dikenal sbg istilah inform consent), maka segeralah 
cari dokter yang lain.

Regards,
hendarwin


--- In dokter_umum@yahoogroups.com, Agnes Eka <nie_an...@...> wrote:

> Siang dok...
> saya mau tanya masalah IRUD, saya baru baca dapet email bahwa IRUD hampir 
> mengambil nyawa anak teman saya. apa yang dimaksud dengan IRUD ??
> tks dok..
>