eskol  

[Eskol-Net]- Hot Spot: WARGA RUSAK RUMAH IBADAH

Eskol-Net
Mon, 24 Oct 2005 22:56:08 -0700

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
    Layanan Informasi Aktual
         eskol@mitra.net.id
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Hot Spot: Selasa, 25 Oktober 2005

Harian FAJAR Edisi : Selasa, 18 Oktober 2005
WARGA RUSAK RUMAH IBADAH

Kapolda :
Pasti Ada Tersangka
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
MAKKASSAR - Kasus pengrusakan rumah ibadah di Kabupaten Takalar, Minggu 16 
Oktober malam, sedang diusut penyidik Polres Takalar. Bahkan sejumlah warga 
yang ditengara ikut dan mengetahui aksi pengrusakan rumah ibadah tersebut, 
tengah diperiksa sebagai saksi.

Namun demikian, hingga, Senin 17 Oktober kemarin, belum ada yang ditetapkan 
sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Saleh Saaf yang dikonfirmasi, Senin 17 Oktober 
kemarin, membenarkan kasus pengrusakan rumah ibadah di Kabupaten Takalar. 
Pelakunya, kata Saleh Saaf, diperkirakan sekitar 150 orang dan itu terjadi 
saat warga pulang dari salat tarawih.

Atas kejadian tersebut, ada beberapa bagian rumah ibadah tersebut rusak. Tak 
ada korban dalam peristiwa tersebut. Hanya beberapa bagian rumah ibadah itu 
mengalami kerusakan, diantaranya, kaca jendela, pintu, meja, serta beberapa 
bagian lainnya.

"Memang ada pengrusakan. Namun demikian tidak sampai terjadi pembakaran 
karena petugas bisa mengatasinya sehingga kasus tersebut tidak berkembang," 
tandasnya.

Apa motif dibalik pengrusakan rumah ibadah tersebut? Menurut perwira tinggi 
Polri ini, sebelum aksi pengrusakan itu terjadi, warga di sekitar lokasi 
beberapa kali melayangkan protes atas berfungsinya rumah ibadah tersebut. 
Mengingat rumah ibadah itu, dulunya hanyalah kediaman pribadi.

Namun demikian, belakangan setelah rumah tersebut kosong, ada yang 
mengalihfungsikannya menjadi rumah ibadah. Dan rata-rata jemaahnya, orang 
dari luar.

Kemungkinan sambung jenderal dua bintang ini, warga setempat tak menerima 
dialihfungsikannya rumah pribadi menjadi rumah ibadah itulah yang 
memunculkan aksi protes. Puncaknya, ketika terjadi pengrusakan yang 
dilakukan ratusan warga, Minggu malam lalu.

Atas terjadinya aksi pengrusakan tersebut, Kapolda menegaskan bahwa pihaknya 
akan melakukan pengusutan dan akan menindak tegas pelakunya.

"Karena ini adalah kriminalitas dan ada aksi pengrusakan, jelas tersangkanya 
ada. Cuma sekarang pemeriksaan masih dilakukan dan tersangka dalam kasus 
ini, belum ditetapkan. Tapi yang jelas ada tersangkanya," kunci Saleh Saaf. 
(ars-mks)

*************************************************************************************************
Satu tangan tak kuasa menjebol 'penjara ketidakadilan'.
Dua tangan tak mampu merobohkannya.
Tapi bila satu dan dua dan tiga dan seratus dan seribu tangan bersatu,
kita akan berkata, "Kami mampu!"

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
*************************************************************************************************
Redaksi Eskol-Net menerima informasi/tulisan/artikel yang relevan.
Setiap informasi/tulisan/artikel yang masuk akan diseleksi dan di edit 
seperlunya.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan masukan harap 
menghubungi
Redaksi Eskol-Net <eskol@mitra.net.id>
*************************************************************************************************