Raden Oktova
Mon, 4 Oct 1999 15:22:28 -0700
***************************************************** MILIS FISIKA INDONESIA (MFI) INDONESIAN FORUM FOR PHYSICS AND PHYSICS MANAGEMENT ***************************************************** Assalaamu'alaikum wr wb Feature ilmiah yang menarik: http://www.suaramerdeka.com, Selasa, 5 Oktober 1999 Ingin Berwisata ke Planet Mars? Tunggulah Sepuluh Tahun Lagi BOSTON - Daerah tujuan wisata paling menantang pada abad mendatang kemungkinan Mars, demikian hasil pertemuan para pakar di Boston (AS), Minggu lalu. Mereka bersikeras, para astronaut akan dapat menjejakkan langkah pertama mereka di planet merah itu paling cepat 10 tahun mendatang, sementara wisata ruang angkasa akan menyusul tidak lama kemudian setelah itu. "Kami akan dapat sampai di Mars sepuluh tahun lagi,'' demikian pengumuman Ketua Perhimpunan Mars Robert Zubrin, dalam seminar "Pikirkan Mars'' yang diselenggarakan di lembaga bergengsi Institut Teknologi Massachusetts. Badan Aeronautika dan Ruang Angkasa Nasional (NASA) mengatakan, perjalanan ke Mars dapat diwujudkan pada 2014 atau 2020. Namun saat ini, telah terdapat upaya untuk melakukan eksplorasi dan bahkan perjalanan wisata menuju planet merah yang terdiri atas gurun itu. Zubrin, yakni mantan insinyur pada perusahaan antariksa Lockheed Martin, berharap dapat meluncurkan kendaraan ruang angkasa pertama ke Mars paling lambat pada 2005. Begitu mendarat, kendaraan ruang angkasa itu akan menggunakan gas karbon di atmosfer, untuk menghasilkan oksidan yang diperlukan untuk membebaskan kapsul yang akan membawa pulang para astronaut ke Bumi. "Penggunaan sumber daya lokal bukan hanya menjadikan misi ini murah, melainkan juga juga efektif,'' kata Zubrin. Dan dua tahun kemudian, yakni pada 2007, tim astronaut pertama akan kembali ke Mars, katanya menambahkan. NASA berharap dapat meluncurkan kendaraan pertamanya ke Mars pada 2016, termasuk mesin penghasil oksidan serupa serta kendaraan untuk mengangkut para astronaut kembali ke Bumi. Tak Ada Masalah Tim pertama akan diluncurkan ke ruang angkasa tahun 2018 dan tim lainnya menyusul dua tahun kemudian. Masing-masing perjalanan akan berlangsung antara empat hingga lima bulan, dan para astronaut akan tinggal di planet merah selama satu setengah tahun, kata NASA. Prototipe motor ion untuk memungkinkan perjalanan semacam itu, telah diterapkan pada peluncuran pesawat ruang angkasa Deep Space One. Tetapi untuk memungkinkan pelaksanaan misi ke Mars, diperlukan model yang lebih kuat. Insinyur astronautika Franklin Chang-Diaz, yang menciptakan model pertama, mengatakan tidak ada masalah teknis untuk membuat motor ion yang kuat. Sementara itu di Pusat Antariksa Johnson, Texas, sejumlah tim mulai melakukan latihan di sebuah pesawat penuh sesak, dan mereka diharapkan tinggal di pesawat itu selama beberapa pekan sepanjang berlangsungnya perjalanan ruang angkasa. Pesawat itu dapat mendaur ulang air dan oksigen yang telah terpakai. Namun untuk sampai ke planet merah, para astronaut masih harus berjuang setengah jalan lagi, termasuk harus mempelajari cara bekerja dalam lingkungan Mars. (afp-ant-30) ===================================================================== ** Bantulah kemajuan fisika Indonesia dengan mengajak kolega anda bergabung ke Milis Fisika Indonesia (MFI), kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] dengan isi SUBSCRIBE FISIKA. Untuk pengarsipan kirim data kerja/penelitian/studi anda ke: [EMAIL PROTECTED] ** Kunjungi http://members.tripod.com/~fisika/. Terima kasih. ** =====================================================================