Tavip S. Lubis
Tue, 20 Sep 2005 20:37:05 -0700
|
Karena belum ada yang respon, dan saya punya waktu untuk
merespon berikut jawaban saya
1a. Yang dimaksud magnet statis itu apa ?, apakah magnet
permanent ?
Kalau yang dimaksud magnet permanent, maka di motor arus
searah (DC) pun diperlukan elektromagnet, contohnya pada motor traksi kereta api
KRL Jabotabek, motornya arus searah (DC) 1500 Volt, medan penguatnya itu bukan
magnet permanent, tapi elektromagnet. memang kalau anda perhatikan motor-motor
kecil, seperti motor tamiya (mobil-mobilan) ya memang pakai magnet
permanent. Tapi kalau perlu torsi yang lebih besar sudah harus pakai
elektromagnet/kumparan, seperti pada KRL itu. Besar torsi motor listrik
tergantung dari medan magnetnya.
1b. Prinsip dasar kerja motor listrik adalah F = il x B
(F=gaya, l= panjang kawat, i=arus yang mengalir di kawat l, B = fluks medan
magnet, x operator cross vektor). Pada motor AC 3-fasa superposisi medan magnet
masing-masing fasa menyebabkan terjadi medan putar sebsar n=120f/p
(n=putaran rpm, f=frekwensi, p=jumlah pole), medan putar di stator inilah yang
menggerakkan rotor, rotor berusaha mengejar stator, perbedaan putaran medan
putar di stator dan putaran rotor ini dinamakan slip.
Pada motor AC 1-fasa (seperti kipas angin) tidak ada medan
putar seperti pada motor 3-fasa. Untuk menimbulkan slip (menggerakkan
rotor) pada keadaa t+=0 perlu torsi awal, fungsi kapasitor adalah
untuk menimbulkan perbadaan fluks sebagai torsi awal memutar motor. Jadi,
kapasitor itu perlunya hanya untuk meng-inisiasi putaran saja, selanjutnya
kapasitor tidak berfungsi, sehingga kalau kapasitor kipas angin anda rusak,
putar saja blade-nya nanti motornya akan mutar seperti biasa.
2a. Sebenarnya prinsip dasar motor dan genartor itu sama
saja, perubahan fluks medan magnit menimbulkan tegangan v = - d(fluks)/dt
(ini yang harus dipegang).
Motor bisa menjadi generator, kalau energi listrik
dirubah menjadi energi mekanik namanya motor, tapi kalau energi mekanik menjadi
energi listrik namanya generator. Jadi "di atas kertas" motor itu bisa jadi
generator, tapi melihat fungsinya konstruksinya akan berbeda, jadi dalam
keadaan khusus motor akan menjadi generator, atau generator menjadi
motor. Namun untuk mencegah hal tersebut dipasang proteksi khusus
agar motor tidak menjadi menjadi generator atau
sebaliknya.
2b. Sama seperti jawaban di atas, pada generator-generator
kecil untuk mendapatkan tegangan yang memenuhi cukup dengan magnet
permanent. Ingat pada jawaban 2a. prinsip kerja generator/motor adalah perubahan
fluks, walaupun magnetnya magnet permanent tapi fluks-nya di rotor berubah-ubah
karena putaran. Generator besar juga ada yang pakai magnet permanent di
sisi exciter generator, hanya saja tegangannya disini memang cukup kecil
< 100 Volt. Satu hal lagi yang harus dicatat sifat kemagnetan magnet
permanent dipenguruhi oleh temperatur, kalau temperaturnya tinggi kuat medan
magnetnya akan berkurang.
2c. Memang pada generator sinkron ada
penyuntikan arus DC ke rotor generator (namanya arus eksitasi atau arus medan)
tujuannya untuk menyamakan kecepatan stator dan rotor sehingga tidak ada slip
antara stator dan rotor. Penyuntikan arus DC ini juga bertujuan untuk menaikkan
tegangan yang dihasilkan generator. Dari pengamatan terhadap generator (12.5 MW,
13.8kV) sebelum arus eksitasi disuntikkan generator masih dapat
membangkitkan tegangan sekitar 1600 Volt. Jika generator sudah dalam
keadaan parallel daya reaktif generator (power factor) juga diatur melalui arus
eksitasi ini.
Ma'af kalau ada beberapa istilah yang terlalu
teknis
salam
>>> [EMAIL PROTECTED] 09/15/05 12:32 PM >>> selamat siang rekan maillist,
ada beberapa pertanyaan yang ingin saya tanyakan :
1. pada motor arus dc, terdapat magnet statis disamping kumparan yang akan
menjadi elektromagnet pada saat arus dc dialirkan, sehingga rotor bisa berputar,
namun pada motor arus ac (kipas angin/pompa air listrik) mengapa tidak terdapat
magnet statis, yang ada hanya kumparan saja, bagian rotornya terbuat dari bahan
metal yang bukan magnet statis, disamping itu terdapat kapasitor yang jika
kapasitor ini dilepas, rotor tidak bisa berputar, bagaimana prinsip kerja motor
ac ini???
2. pada motor arus dc, jika rotor diputar menggunakan tangan, maka pada
ujung2 kumparannya dihasilkan tegangan listrik (berubah menjadi dinamo),
dari beberapa literatur tentang dinamo, terdapat juga dinamo yang tidak
menggunakan magnet statis (misal : dinamo ampere mobil), tetapi
elektromagnet, bagimana ini bisa dihasilkan elektromagnet
sementara tidak ada arus listrik yang dimasukkan ke dinamo tersebut
???
terimakasih atas jawabannya
aps
__________________________________________________ YAHOO! GROUPS LINKS
|