fisika_indonesia  

Re: [FISIKA] Re: batas alam semesta

martino dedy
Sat, 29 Jul 2006 18:36:02 -0700

 
salam
wadow sampe bingung saya memahaminya. Mungkin teknologi dan ilmu kita saat ini masih belum bisa menjangkau permasalahan ini. jadi yang bisa kita lakukan baru sebatas dugaan2. seperti halnya copernicus dengan heliosentrisnya. Kita bahkan "baru tahu" kecepatan tertinggi adalah kecepatan cahaya(secara teoritis), kita tidak tahu apakah ada benda lain yang bisa berjalan dengan kecepatan 3 x kecepatan cahaya (yang sekali lagi secara teoritis mustahil dicapai). Alam semesta memang teramat luas untuk diamati. Karena "indera" indera yang kita gunakan adalah gel elektromegnet. Sama halnya jika kita menggunakan mikroskop elektron dimana "indera" yang kita gunakan baru sebatas elektron. Jadi ga bisa menembus partikel elementer dalam inti atom. Mungkin seru juga kalau kita mengamati perkembangan ilmu dan teknologi tentang alam semesta. Sebuah tempat yang teramat luas untuk kita amati... jangan2 ada makhluk cerdas lain yang sedang mengamati bumi kita dengan teknologi ribuan tahun di atas kita (kayak di film aja). Namun probabilitas adanya alien terlihat besar sekali mengingat jumlah galaksi dan sistem bintang yang begitu banyak. dan sekali lagi bukankah masih banyak misteri alam semesta yang belum terpecahkan :) entah siapa yang suatu hari bisa menembus batasan teori relativitas dkk sehingga memungkinkan pencapaian teori yang bisa menyatakan ada kecepatan yang lebih tinggi dio atas kecepatan cahaya.....
 
Wass...
UTA <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
All,
IMHO dari apa yang saya pernah baca tentang topik2 batas alam semesta memang tidak ada batasnya walaupun 'terbatas', jika kita mampu untuk terbang lurus ke satu arah jika diberikecepatan dan waktu tidak terbatas maka kita akan persis kembali ke titik semula dari arah sebaliknya... persis cita2 kolumbus ketika ingin mengitari bumi dengan pergi lurus kebarat dan kembali dari arah timur.
Walaupun belum ada bukti tentang ini tetapi ini lebih dikarenakan kemampuan pandang kita ke semesta yang paling jauh dibatasi oleh umur alam semesta sendiri sehingga kita hanya bisa memandang alamsemesta paling jauh +/- 13 milyar tahun cahaya karena itu adalah titik terjadinya bigbang sehingga tidak ada lagi yang kita dapat pandang lebih jauh dari itu ... Dan jika itu seandainya dapat dilakukan mungkin kita dapat memandang bumi kita sendiri ?!?
So far we have no clue sebenarnya berapa besar alam semesta yang kita diami ini, tapi dari hasil2 yang ada kemungkinannya jauh lebih besar dari angka 13milyar tahun cahaya karena pengembangan alam semesta pada awal sekali bigbang tidak lah berdasarkan hukum fisika yang kita kenal saat ini dimana kecepatan cahaya adalah batas kecepatan tertinggi. Memang hukum fisika termasuk ruang dan waktu tercipta pada saat bigbang terjadi sehingga kita tidak dapat menanyakan ada apa sebelum bigbang karena memang tidak ada waktu sebelum itu. Dan ada apa diluar semesta yang 4 dimensi ini (3 dimensi + waktu jika dianggap dimensi juga), karena memang indrawi kita terbatas untuk membayangkan dan memikirkan apa yang pernah kita lihat, rasakan dan observe ...  mungkin sama seperti orang yang berdiri di kutub utara dan menanyakan dimana utara, it just not defined ..bisa diatas dibawah dan di sekelilingnya tapi bukan di satu arah ... yang diluar semesta bukan disatu arah sana ... tapi di sekeliling kita ...  Wallahu A'lam...
 
uta


zainul abidin <[EMAIL PROTECTED]com> wrote:
Seperti apa metrik "luar alam semesta"?
Alam semesta mengembang tidak menunjukkan adanya "luar alam semesta".
Kata "luar" pada pertanyaan "apa di luar alam semesta?"
berarti penanya membayangkan adanya ruang di sana, ya berarti masih alam
semesta.
Sulit membayangkannya memang.
Kita terbiasa dengan pemahaman di luar suatu ruangan ada ruangan lain.
Masalahnya konsep ruang tidak terdefinisi "diluar alam semesta".

Contoh
Model alam semesta 1-dimensi : lingkaran dengan radius R (dimensi waktu
kita lupakan dulu)
Alam semesta ini tidak punya batas, tapi volumenya berhingga=keliling
lingkaran 2pi.R. Makhluk yg hidup di alam semesta ini berjalan sejauh
apapun akan kembali ke tempat semula.
Alam semestanya mengembang kalau R membesar.
Bagi kita yg dapat melihat lingkaran itu pada permukaan dua dimensi
tentu tau kalo luas lingkaran bertambah. Dan menempati sebagian kecil
dari bidang 2-dimensi yg lebih besar yg kita sadari.
Tapi makhluk yg hidup di alam semesta ini cuma memahami ruang sebagai
keliling lingkaran. Mereka sadar bahwa alam semestanya mengembang
karena jarak antara satu dengan lainnya bertambah.

Bagi mereka tidak ada luar.
Anda bisa bilang:"Luar alam semestanya adalah
tidak-di-keliling-lingkaran, makhluk itu cuma tidak sadar saja akan
keberadaannya(tidak-dikeliling-lingkaran itu)"
Persoalannya adalah bidang 2-dimensi, dan kita (pengamat pada dimensi yg
lebih besar), TIDAK perlu ada.
Saya buat sekedar utk membantu memahami.

Sama halnya dengan alam semesta kita yg 4-dimensi (atau 10-dimensi?
termasuk yg dikompaktifikasi) yg melengkung, dapat di "embedded" ke
ruang-waktu yg datar dengan dimensi yg lebih besar, yg hanya ada dalam
imajinasi kita, yang kita lakukan utk membantu perhitungan.

awam_k wrote:
>
>
> Awam:
> ----------
> Ruang-Waktu terdefinisi di alam semesta? Atau...
> Alam Semesta terdefinisi di dalam Ruang-Waktu?
> Atau mungkin ...
> Alam Semesta = Ruang-Waktu?
>
> Menurut solusi non-static TRU seperti yang ditunjukkan oleh Alexander
> Friedmann yang memprediksi bahwa Alam Semesta mengembang. Solusi ini
> kemudian ditegaskan kembali oleh Edwin Hubble melalui hukum yang
> dinyatakan dalam rumus sederhana:
>
> v = H.D
> dimana,
> H = konstanta Hubble.
>
> Alam semesta mengembang berarti jarak antar Galaksi berubah (saling
> menjauh). Menurut hukum Hubble, makin jauh jarak (D) galaksi makin
> besar kelajuannya (v). Tepi/batas Alam Semesta (karena mengembang)
> menurut taksiran modern berjarak 13,7 miliar tahun perjalanan cahaya
> dari kita. Menurut Hubble tepi ini jaraknya akan terus bertambah.
>
> Persoalannya:
> Katakan Alam Semesta ini mengembang hingga mencapai jarak 15 miliar
> tahun perjalanan cahaya, berarti ada penambahan dimensi sebesar 1,3
> miliar tahun cahaya ( 15 dikurangi 13,7).
> Mengingat pada pertanyaan: apa di luar alam semesta? adalah pertanyaan
> yang SALAH. Lalu dari mana 'munculnya' pertambahan dimensi sebesar 1,3
> miliar tahun cahaya karena alam semesta yang mengembang?
>
> Salam,
>
> Awam
>
>



Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2ยข/min or less.


Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail Beta. __._,_.___

===============================================================
**  Arsip          : http://members.tripod.com/~fisika/
**  Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke :
                     <[EMAIL PROTECTED]>
===============================================================





SPONSORED LINKS
Indonesia


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___