|
Di dalam fisika, baik theoretic maupun applied yang
kita hadapi adalah segala sesuatu yang berada di luar angan-angan dan diri
manusia, sekalipun untuk mengerti kita harus menggunakan kemampuan penginderaan
dan kemampuan berfikir yang ada pada diri manusia. Perbedaan kurun waktu
existency manusia dan segalanya yang berada di luar diri manusia, jika digunakan
parameter bumi mengelilingi matahari, mencapai sekitar 13,7... milyar tahun
(mungkin malah lebih). Jadi apalagi yang perlu diributkan dengan urusan bumi
mengelilingi matahari? Janganlah suka ngelamun, nanti nggak dibagi rizki oleh
Yang Maha Kaya, lho.
Wassalam,
A.M
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, August 01, 2006 2:53
AM
Subject: Re: [FISIKA] Re: Terusan:
[astronomi_indonesia] Matahari Mengelilingi Bumi...!!
Mereka yang pernah belajar Mekanika Kuantum tentu saja akan mulai tahu
bahwa elektron tidak mengitari inti atom, itu cuman simplifikasi model atom
dari Bohr/Sommerfeld. Informasi yang ada *paling banter* elektron
memiliki kemungkinan terbesar berada di sekitar inti atom. Apakah dia "duduk
manis", "muter-muter", "jungkir balik", etc. kita tidak pernah tahu. Ya
begitu.
The beauty in physics is semakin kita banyak belajar, semakin terbukti
kita semakin tidak tahu; sama seperti belajar sufi. Jadi secara
intrinsik, Fisika mengajarkan juga kerendahan hati.
Wallahu Jamal.
On 7/31/06, Irwan
<[EMAIL PROTECTED]com>
wrote:
Dear Pak Zugarsonic,
Kita memang tidak dapat menentukan posisi elektron pada suatu waktu,
namun kita yakin bahwa elektron mengitari inti atom.
Nah, begitupula bumi terhadap metahari.
Karena saya membayangkan kasus bagaimana satelit palapa mengitari bumi
dan bukannya bumi yang mengitari satelit palapa.
Kalau sudah berbicara relativitas memang tergantung dari titik acuan,
namun kita tidak dapat melepaskan intuisi juga kan ?
>>Rio:Bukankah pemodelan atom itu
klasik/semi- klasik?
* Setuju, sebab pada mekanika kuantum dgn
prinsip ketidakpastian Heisenberg, kita hanya bicara kebolehjadian
suatu electron menempati posisi tertentu (probabilitas).
>>>Irwan:Saya lebih menyukai konsep bahwa bumi
mengelilingi matahari dan matahari mengelilingi sesuatu yang berukuran
lebih besar dari nya.
*Saya juga lebih suka, karena perhitungan
lebih mudah dan seperti pak Hikam bilang: Lebih
Indah!!
PSB
--- In fisika_indonesia@yahoogroups.com, "Rio Andita
Setiabakti" <[EMAIL PROTECTED]..> wrote: > >
>Kalau saya boleh menganalogikan,Perputaran bumi terhadap matahari
mirip > dengan perputaran elektron terhadap inti atom. >
> Bukankah pemodelan atom itu klasik/semi-klasik? >
> >Kalau begitu, apakah benda dengan bermassa yang lebih besar
selalu > dijadikan titik acuan (titik pusat)? > >
Tidak, walaubagaimanapun tidak ada kerangka acuan universal
(relativitas > khusus). > > On 7/28/06, Irwan
<[EMAIL PROTECTED].> wrote: > > > > Kalau saya
boleh menganalogikan, > > Perputaran bumi terhadap matahari mirip
dengan perputaran elektron > > terhadap inti atom. Kalau begitu,
apakah benda dengan bermassa yang lebih > > besar selalu
dijadikan titik acuan (titik pusat) ? > > > > Saya lebih
menyukai konsep bahwa bumi mengelilingi matahari dan matahari >
> mengelilingi sesuatu yang berukuran lebih besar dari
nya.
No virus found in this incoming message. Checked by AVG
Anti-Virus. Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.10.5/403 - Release Date:
28-7-2006
__._,_.___
===============================================================
** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/
** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke :
<[EMAIL PROTECTED]>
===============================================================
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
__,_._,___
|