yyoorrggaa
Wed, 02 Aug 2006 20:50:17 -0700
Wa'alaikum salam saya agak bingung dengan pertanyaannya. "sebenarnya apa sich factor daya tuh dalam bahasa kita? " faktor daya itu sdh terjemahan dlm bahasa kita. bahasa inggris nya "power factor". :-) tp kayaknya bukan itu yang jadi pertanyaan power, ato daya, per definisi adalah "kmampuan menghabiskan energi dalam satu satuan waktu" (misal Joule/detik = watt) dalam listrik, karena P^ = V^ * I^ (lambang '^' maksudnya sesaat) maka daya nyata hanya terjadi jika arus dan tegangan punya polaritas yang sama, atau P bernilai positif (mengalir dari sumber ke peralatan). nah masalahnya pada listrik AC, polaritas V dan I tidak selalu sama. pada saat itu nilai P^ akan negatif. artinya power justru mengalir dari peralatan ke sumber. hal ini membuat pengukuran listrik ac jadi tidak sederhana. contoh : sebuah motor dihubungkan dengan sumber ac 50Hz. pengukuran dengan voltmeter memberikan hasil 100Volt, dengan Ampermeter memberikan hasil 2 Ampere. berapa konsumsi daya? P = V*I = 100 * 2 = 200watt betulkah ??? belum tentu!!! --> angka 200 ini disebut sebagai DAYA NAMPAK (apparent power) karena ini yang terbaca dari hasil pengukuran V dan I. --> DAYA NYATA bergantung pada kosinus beda sudut fasa antara V dan I (cos PHI). nah kuantitas cos PHI ini lah yang disebut sebagai faktor daya. --> Sedangkan sin PHI didefiniskan sebagai DAYA SEMU. bisa dibilang daya yang nampaknya ada tapi tidak memberikan keluaran apa-apa. (daya ini nggak diukur loh. PLN tidak men-Charge pelanggan untuk pemakaian daya semu) jadi rumus di atas di modif dikit jadi gini P = V * I * cos PHI (enaknya sambil lihat gambar gel. tegangan dan gel arus, sehingga jelas mana daya nampak, daya nyata, dan daya semu, googling deh biar polll) mungkin lalu timbul pertanyaan 'kalau gitu kita ga usah dipusingkan dengan daya semu dong?'. jawabnya: nggak sesederhana itu. cos PHI yang terlalu rendah akan menyebabkan arus yang mengalir besar. akibatnya kabel jadi panas, bisa kebakaran. dari sisi suplay PLN rugi karena listrik yang mengalir cuma sebagian saja yang harus dibayar, padahal kapasitas hantar arus dari kabel terbatas. ibarat bis kapasitas 50 penumpang diisi penuh, tapi cuma 35 orang yang bayar. 15 sisanya penumpang semu. (jadi PLN gak narik ongkos, tapi menghukum pelanggan kalo cos PHI pelanggan dibawah 0,7) cara untuk mengukur cos PHI??? cara yang langsung pakai osiloskop. tapi osiloskopnya mahal. cara tidak langsung bisa dengan membandingkan antara wattmeter, voltmeter dan amperemeter. karena pembacaan wattmeter adalah daya nyata. sedangkan perkalian VM dan AM adalah daya nampak, maka cos PHI adalah ==> (reading wattmeter) / [(reading VM) * (reading AM)] Oya 1 hal penting, cara di atas hanya valid untuk sistem 1 fasa. untuk 3 fasa lain lagi ceritanya. hmm, gitu aja dulu deh, mungkin pak Hikam, bung AM atau yang lain mau nambah atau kritik. makasih sebelumnya semoga gak puas wassalam yorga --- In fisika_indonesia@yahoogroups.com, "muslim_fis" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalamualaikum Wr. Wb. > HaiĀ bro, para ahli fisika, diskusi yuk!? Aku ada masalah tentang factor > daya, sebenarnya apa sich factor daya tuh dalam bahasa kita? Kalau > dalam buku dikatakan bahwa factor daya adalah perbandingan antara daya > aktif atau daya nyata dengan daya tampak. Itu kan rumus bukan > pengertian. Trus yang dimaksud dengan daya aktif atau daya nyata tuh > apa? Juga apa itu daya tampak? Kalau dalam alat2 listrik yang kita > pakai di rumah kita gimana tuh cara ngitung factor dayanya? Ada yang > bisa njelasin lebih detail? > =============================================================== ** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/ ** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke : <[EMAIL PROTECTED]> =============================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/fisika_indonesia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/