martino dedy
Sun, 06 Aug 2006 18:54:54 -0700
Wadow2000x sy tambah bingung, tp tmbah tertarik hehehe... Jika memang teori pengembangan itu benar (sampai saat ini teori "ekspansi" big - bang masih dianggap bner kan?) berarti ada ruang "kosong" di kuar batas semesta. Kira2 gimana ya logikanya... apakah ruang tersebut juga terikat dengan dimensi ruang - waktu yang kita miliki (semesta). Semakin jauh dipikirkan semakin aneh alam semesta ini. Ternyata kita hanya setitik kecil bagian dari semesta yang maha luas. Dan tentunya sang Pencpta kitalah yang tahu segalanya dengan segala kekuasaanya..... Moga2 kita jd lebih beriman. Wass --- awam_k <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Hukum Hubble memang mengijinkan kelajuan yang > melampaui kalajuan > cahaya. > Kalau terbukti, wah ... siap-siap saja membentuk > team > untuk 'menyusun ulang' TRK dan TRU. Atau ... > membuangnya ke tong > sampah dan menciptakan teori baru? > > Bagaimana kalo hal ini terjadi? > > > Salam, > > Awam > > --- In fisika_indonesia@yahoogroups.com, "A. > Marconi" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Assalammu'alaikum wr wb, > > Menurut paper team study yang dipimpin John K. > Webb, the > University of New South Wales in Sydney, Australia, > yang dimuat > dalam journal Physical Review Letters, 27 Agustus > 1999, menyatakan > bahwa atas dasar pengamatan terhadap polah laku fine > structure > constant yang mencerminkan interaksi antara cahaya > dan atom-atom > dalam awan gas di space-time continum 12 milyar th > yl ada > kemungkinan kecepatan cahaya dalam proses > pengembangan alam semesta > ini mengalami perubahan walau kecil, sehingga > menjadi bukan constant > lagi. Perubahan fine structure constant yang biasa > disebut alpha > dewasa ini berbandaing 1:10.000 kesempatan. Alpha > ini adalah > konstanta relasi yang menjelaskan bagaimana gaya > elektromagnetik > dapat menjaga agar atom-atom berkumpul. Hal serupa > diamati pula oleh > team study pimpinan Wendy Friedman PhD yang mendata > ledakan SN > (Super Novae) dan menyimpulkan bahwa alam semesta > bukannya melambat > perkembangannya tetapi malah mbedal (accelerates). > Argument study > mereka menyatakan bahwa gerak kecepatan pengembangan > space-time > continum tidak harus sama dengan kecepatan gerak > materi yang > diwadahinya. Dengan argumentasi ini dimungkinkan > berlakunya > hyphotese kecepatan space-time continum melampaui > kecepatan cahaya > sebagai constant yang diadopsi oleh teori > relativitas umum Einstein. > Kecepatan cahaya 300.000 km/sec adalah kecepatan > merambat observable > light, sedangkan panjang gelombang cahaya dan model > particle cahaya > banyak yang belum terdeteksi, karena teknologi dan > ilmu masa kini > belum memungkinkan. Sehingga kita perlu optimis. > Bagi para fisikus > Muslimin saya sarankan agar menengok ke sifat-sifat > malaekat yang > direkam dalam Al-Quran. > > > > Wassalam, > > A.M > > ----- Original Message ----- > > From: martino dedy > > To: fisika_indonesia@yahoogroups.com > > Sent: Saturday, July 29, 2006 2:53 PM > > Subject: Re: [FISIKA] Re: batas alam semesta > > > > > > > > > > salam > > wadow sampe bingung saya memahaminya. Mungkin > teknologi dan ilmu > kita saat ini masih belum bisa menjangkau > permasalahan ini. jadi > yang bisa kita lakukan baru sebatas dugaan2. seperti > halnya > copernicus dengan heliosentrisnya. Kita bahkan "baru > tahu" kecepatan > tertinggi adalah kecepatan cahaya(secara teoritis), > kita tidak tahu > apakah ada benda lain yang bisa berjalan dengan > kecepatan 3 x > kecepatan cahaya (yang sekali lagi secara teoritis > mustahil > dicapai). Alam semesta memang teramat luas untuk > diamati. > Karena "indera" indera yang kita gunakan adalah gel > elektromegnet. > Sama halnya jika kita menggunakan mikroskop elektron > dimana "indera" > yang kita gunakan baru sebatas elektron. Jadi ga > bisa menembus > partikel elementer dalam inti atom. Mungkin seru > juga kalau kita > mengamati perkembangan ilmu dan teknologi tentang > alam semesta. > Sebuah tempat yang teramat luas untuk kita amati... > jangan2 ada > makhluk cerdas lain yang sedang mengamati kita > dengan teknologi > ribuan tahun di atas kita (kayak di film aja). Namun > probabilitas > adanya alien terlihat besar sekali mengingat jumlah > galaksi dan > sistem bintang yang begitu banyak. dan sekali lagi > bukankah masih > banyak misteri alam semesta yang belum terpecahkan > :) entah siapa > yang suatu hari bisa menembus batasan teori > relativitas dkk sehingga > memungkinkan pencapaian teori yang bisa menyatakan > ada kecepatan > yang lebih tinggi dio atas kecepatan cahaya..... > > > > Wass... > > UTA <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > All, > > IMHO dari apa yang saya pernah baca tentang > topik2 batas alam > semesta memang tidak ada batasnya walaupun > 'terbatas', jika kita > mampu untuk terbang lurus ke satu arah jika > diberikecepatan dan > waktu tidak terbatas maka kita akan persis kembali > ke titik semula > dari arah seba ini, tapi dari hasil2 yang ada > kemungkinannya jauh > lebih besar dari angka 13milyar tahun cahaya karena > pengembangan > alam semesta pada awal sekali bigbang tidak lah > berdasarkan hukum > fisika yang kita kenal saat ini dimana kecepatan > cahaya adalah batas > kecepatan tertinggi. Memang hukum fisika termasuk > ruang dan waktu > tercipta pada saat bigbang terjadi sehingga kita > tidak dapat > menanyakan ada apa sebelum bigbang karena memang > tidak ada waktu > sebelum itu. Dan ada apa diluar semesta yang 4 > dimensi ini (3 > dimensi + waktu jika dianggap dimensi juga), karena > memang indrawi > kita terbatas untuk membayangkan dan memikirkan apa > yang pernah kita > lihat, rasakan dan observe ... mungkin sama seperti > orang yang > berdiri di kutub utara dan menanyakan dimana utara, > it just not > defined ..bisa diatas dibawah dan di sekelilingnya > tapi bukan di > satu arah ... yang diluar semesta bukan disatu arah > sana ... tapi di > sekeliling kita ... Wallahu A'lam... > > > > uta > > > > > > zainul abidin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Seperti apa metrik "luar alam semesta"? > > Alam semesta mengembang tidak menunjukkan > adanya "luar alam > semesta". > > Kata "luar" pada pertanyaan "apa di luar > alam semesta?" > > berarti penanya membayangkan adanya ruang di > sana, ya > berarti masih alam > > semesta. > > Sulit membayangkannya memang. > > Kita terbiasa dengan pemahaman di luar suatu > ruangan ada > ruangan lain. > > Masalahnya konsep ruang tidak terdefinisi > "diluar alam > semesta". > > > > Contoh > > Model alam semesta 1-dimensi : lingkaran > dengan radius R > (dimensi waktu > > kita lupakan dulu) > > Alam semesta ini tidak punya batas, tapi > volumenya > berhingga=keliling > > lingkaran 2pi.R. Makhluk yg hidup di alam > semesta === message truncated === __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com =============================================================== ** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/ ** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke : <[EMAIL PROTECTED]> =============================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/fisika_indonesia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/