fransiskus xaverius rudy
Tue, 08 Aug 2006 18:56:01 -0700
Kalau saya boleh ikut meramaikan topic ini. Mungkin sebenarnya tergantung dari definisi 'Hidup' itu sendiri.
Saya ambil contoh kecil: Kalau tidak salah di dalam Biologi, Virus masuk ke dalam 2 kategori, makhluk hidup dan bukan makhluk hidup (partikel), tapi di dalam suatu kondisi dalam lingkup parameter-parameter yang sudah di definisikan sebelumnya mengenai 'hidup' itu sendiri Virus bisa menjadi 'hidup' ataupun menjadi 'benda mati' Saya yakin pada dasarnya terdapat hubungan di dalam seluruh ilmu pengetahuan yang terkait satu sama lain. Karena toh pada dasarnya seluruh science itu mempelajari kehidupan. Hanya saja mungkin akan sulit sekali mencari 'engsel' dari suatu 'organ tubuh' terhadap 'organ tubuh' lainnya yang sesungguhnya merupakan bagian dari satu 'tubuh'. Memang suatu keajaiban dimana serangkaian zat2 'mati' bisa membentuk ke'hidup'an.... Mirip sekali dengan kalimat 'manusia diciptakan dari debu dan akan kembali menjadi debu' Tapi satu hal yang saya yakin adalah bahwa kita sebagai manusia (terlebih dengan kemampuan yang sekarang) tidak akan sanggup menemukan persamaan yang bisa merubah dari zat2 'mati' menjadi 'hidup'. Inilah misteri seumur hidup yang hanya diketahui oleh Sang Pencipta. Tetapi bukannya tidak mungkin bahwa suatu saat manusia mendapatkan wahyu dari Sang Pencipta sendiri untuk mengetahui apa yang saat ini mustahil. :) -----Original Message----- From: fisika_indonesia@yahoogroups.com [EMAIL PROTECTED] On Behalf Of titikbalikperadaban Sent: Tuesday, August 08, 2006 15:42 To: fisika_indonesia@yahoogroups.com Subject: [FISIKA] Thin red line between Physics and Biology Assalamu'alaikum Selama saya belajar fisika (masih baru sih), yang saya pahami adalah bahwa atom-atom, atau singkatnya unsur terkecil dari zat itu tidak bersifat hidup. Ketika saya belajar biologi, tumbuhan atau makhluk hidup yang notabenenya merupakan kumpulan unsur2 tidak hidup, bisa menjadi hidup. Bagaimana "segerombolan" unsur2 mati fisika bisa membentuk kesatuan hidup biologi? Bagaimana sains bisa menjelaskan adanya benang merah antara fisika dan bilogi? Terimakasih, Wassalamu'alaikum =============================================================== ** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/ ** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke : <[EMAIL PROTECTED]> =============================================================== Yahoo! Groups Links =============================================================== ** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/ ** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke : <[EMAIL PROTECTED]> =============================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/fisika_indonesia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
!!! Secure Your Network, Now...!!! Call Us at +62213458715 for Your Info.