fisika_indonesia  

Re: [FISIKA] Akhir Ilmu Pengetahuan

Mashoedah hoedah
Wed, 09 Aug 2006 19:17:13 -0700

Asslamualaikum
Ya iPTek yg saat ini kita nikmati hanyalah ibarat
sebutir pasir dilaut, dari hamparan pasir pengetahuan
yang digelar oleh Allah SWT. Jadi tetap berpikir
positip sangat perlu untuk mendapatkan  keilmuan,
kehidupan dan penghidupan yang lebih bagus.

Kalau kita berpikir abad ini adalah akhir dari IPTEK
maka bapak Rasyidi tidak lagi akan berusaha membuat
rumah yang murah, kuat, tahan gempa dan dapat
dinikmati oleh kalangan bawah s/d kalangan atas. tidak
hanya untuk kalangan menengah atas saja pak A marconi.

Sekarang ini kita telah banyak menipu diri kita dan
orang lain. Lihatlah alam telah mengingatkan kita
dengan berbagai bencana, yang intinya adalah kita
harus berusaha terus mencari pengetahuan untuk
kehidupan dan penghidupan di bumi ini.

kalau jadi ilmuwan ya jadilah ilmuwan yang bertakwa,
kalau jadi dosen ya jadilah dosen yang bertakwa,
kalau jadi tukang becak ya jadilah tukang becak yang
bertakwa,
kalau jadi kontraktor ya jadilah kontraktor yang
bertakwa,


mashoedah
korban kontraktor nakal di jogjakarta

------------------------------------------------------

--- "A. Marconi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Assalammu'alaikum wr wb,
> 
> Pak Imam Rosyidi, saya juga bukan ahli fisika, hanya
> seorang Muslim awam. 
> 
> Pertanyaan dan latar belakang pertanyaan pak Imam R
> mencuatkan pandangan seorang ilmuwan yang berfikiran
> negatif (dooms thinking) sedangkan Yang Maha
> Pencipta memberikan penghormatan tinggi kepada
> manusia sebagai "holifatan fii al-ardhz".
> Penterjemahan atau tafsirnya dalam bahasa sains
> mengarahkan pemikiran manusia ke pemikiran yang
> positif, i.e. kehidupan manusia di bumi hampir bisa
> dinyatakan sebagai kebergantungan kepada polah laku
> manusia di bumi. Dalam hal pemikiran dan model
> pemikiran ini dipesankan oleh realita di luar
> kemampuan pemikiran manusia bahwa ada
> informasi-informasi yang tidak diberikan kepada
> manusia di samping ada informasi yang belum mampu
> ditanggap dan dibaca manusia hingga mengerti. Di
> dalam hal ini secara deterministik manusia dan
> kemampuan berfikirnya berharidepan keterbatasan
> mutlak. 
> 
> Untuk pesan demikian ini ya harus kita terima, sebab
> jika kita tengok sejarah penciptaan manusia di bumi
> maka teknologi dan sains yang membentuk budaya
> manusia baru saja dikuasai manusia yaitu munculnya
> manusia modern (homosapiens sapiens). Sebelum
> manusia modern memang sudah ada teknologi dan sains
> tetapi masih belum mampu memecahkan persoalan
> survival manusia secara menentukan, hususnya masalah
> pengadaan pangan dan pemukiman. Manusia (homo
> sapiens) pada zaman itu masih hidup dalam kondisi
> necessity belum menginjak tahap freedom of choice
> (free will).
> 
> Arah ke depan bagi manusia adalah mewujudkan
> masyarakat manusia yang dapat menempati dan
> memelihara "kebun 'Adn (Eden) yang makmur berlimpah
> ruwah di mana di lembah-lembahnya mengalir
> sungai-sungai gemericik sepanjang masa". Untuk hari
> depan demikian maka sains dan teknologi yang
> ditemukan dan dikelola oleh manusia-manusia yang
> beretika dan bermoral kemanusiaan sejati (kepasrahan
> primordial - al-Islam) menjadi syarat utama yang
> harus dimiliki manusia. Jika hendak kita fahami
> kata-kata Einstein " Science without religion is
> blind and religion without science is lame " maka
> sebenarny nyambung dengan hadits rasululloh Muhammad
> saw yang menyatakan bahwa beliau diutus oleh Allah
> swt tidak lain hanyalah guna memperbaiki ahlaq
> manusia.
> 
> Dari argumentasi pemikiran yang saya ajukan ini
> tidak ada alasan untuk pesimis akan hari depan
> (al-ahiroh) dalam tatanan teknologi dan sains. Apa
> yang telah dihasilkan oleh pemikiran Einstein dkk
> adalah baru permulaan langkah manusia mengenal Grand
> Design yang digelar. Masih sak abreg-abreg yang
> belum kita kenal dan ketahui sehingga
> penemuan-penemuan baru baik bidang pemikiran (teori)
> maupun pengamatan (praktek) akan masih terus
> berlanjut secara estafet (ini ramalan al-Quran,
> bacalah ayat-ayat kisah para nabi). Doom thinking
> demikian memang perlu diamati tetapi tak perlu
> membuat kita tak tidur. Sebagai Muslim kita harus
> berfikir positif dan maju ke depan agar dapat
> menikmati jannah 'Adn. Teruskan usaha sebagai
> kontraktor dan bangunlah perumahan yang indah,
> kwalitas tinggi, harga miring sehingga dapat diakses
> oleh klas menengah yang tumbuh menjamur, sedangkan
> klas bawah biar berusaha mengubah status mereka
> sendiri secara sukarela.
> 
> Wassalam, 
> A.M
>   ----- Original Message ----- 
>   From: imam rasyidi 
>   To: fisika_indonesia@yahoogroups.com 
>   Sent: Monday, August 07, 2006 5:38 AM
>   Subject: [FISIKA] Akhir Ilmu Pengetahuan
> 
> 
>   Hallo teman2,
> 
>   Saya bukan berlatar belakang ilmu pasti. Tapi saya
>   penggemar ilmu pengetahuan popluler. Di koran
> Kompas
>   minggu (saya lupa tanggalnya) ada resensi buku
> yang
>   membahas bahwa abad ini adalah abad akhir dari
> ilmu
>   pengetahuan, dalam arti tidak banyak yang tersisa
> lagi
>   untuk diterangkan. Yang tersisa hanyalah
>   persoalan-persoalan trivial.
> 
>   Saya sendiri belum baca bukunya. Tapi di resensi
> itu
>   dijelaskan bahwa abad ini sudah diketemukan oleh
>   Darwin proses penciptaan manusia. Sementara
> masalah
>   hukum alam semesta sudah diketemukan oleh
> Einstein.
> 
>   Sebagai orang awam, saya merasa bahwa penulis buku
> itu
>   lupa bahwa cukup lama diperlukan revisi ilmu
> fisika
>   dari Newton ke Einstein (sekitar 3 abad), bahkan
>   diperlukan 20 abad dari Aristoteles ke Newton. Dan
>   katanya fisikanya Newton masih dipakai oleh orang
> NASA
>   saat ini 
> 
>   Saya tidak tahu apakah pada saat Newton menemukan
>   teorinya, ada orang yang menganggap ilmu
> pengetahuan
>   sudah berakhir, atau memang anggapan seperti itu
> baru
>   ada pada abad Einsten ini?
> 
>   Mohon pencerahannya.
> 
>   Salam
> 
>   imamrasyidi.blogsome.com
>   ngedumel.blogspot.com
> 
>   Imam Rasyidi
>   PT Rumah Idaman Indonesia
>   Kontraktor (Rancang Bangun) Rumah
>   Jl Depsos Raya 42B, Bintaro
>   Jakarta Selatan 12330
>   Phone: 021-73885442, 70632661
>   Mobile: 0816-997922, 021-70727840
>   Fax: 021-73885442
>   www.rii-kontraktor.com
> 
>   __________________________________________________
>   Do You Yahoo!?
>   Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
> protection around 
>   http://mail.yahoo.com 
> 
> 
> 
>    
> 
> 
>
------------------------------------------------------------------------------
> 
> 
>   No virus found in this incoming message.
>   Checked by AVG Free Edition.
>   Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.10.7/410 -
> Release Date: 5-8-2006
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 





===============================================================
**  Arsip          : http://members.tripod.com/~fisika/ 
**  Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke : 
                     <[EMAIL PROTECTED]> 
===============================================================
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/fisika_indonesia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/