Ma'rufin Sudibyo
Tue, 05 Sep 2006 19:35:51 -0700
Wah, matur nuwun kalo dianggap salah :). Begini saja mas Zainul Abidin,kalo memang sistem Bumi - Matahari tidak semata bertumpu pada gaya gravitasi, namun ada gaya2 fiktif lain yang harus diperhitungkan, kira2 seberapa besar prosentasenya terhadap waktu edar Bumi mengelilingi Matahari (atau sebaliknya, Matahari mengelilingi Bumi) ? Kalo menurut pak Dr. T. Djamaluddin di LAPAN, untuk sistem Bumi - Bulan saja, memang ada proses menuju sinkronisasi periode sehingga gerak rotasi Bumi kian diperlambat dengan rate 0,002 detik/abad, sebaliknya Bulan kian menjauh dari Bumi dengan rate 3,5 cm/tahun, sehingga ratusan juta tahun ke depan periode rotasi Bumi akan sama persis dengan periode revolusi Bulan, sekitar 40-an hari. Bagaimana dengan sistem Bumi - Matahari ? Sebab kalo salah satu gaya fiktif itu (anggaplah) diakibatkan oleh relativitas umum, bukankah pengaruh relativitas umum tidak begitu besar terhadap Bumi, jika dibanding Merkurius ? Mungkin akan lebih enak juga kalo pengaruh gaya2 fiktif itu dinyatakan dengan angka2, jadi (saya pribadi) jelas kira2 seperti apa pengaruh dan wujudnya. Demikian, mohon pencerahannya. Salam Ma'rufin Salam --- zainul abidin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Memilih bumi sebagai kerangka acuan tidak berarti bahwa bumi adalah pusat alam semesta. Bebas memilih kerangka acuan. Tapi tidak bebas memilih pusat massa. Ma'rufin Sudibyo :"Karena massa Bumi = 5,98 .10^24 kg maka diperoleh periode edarMatahari - atau definisi 1 tahun Bumi - adalah sebesar 18,274 milyardetik alias 211.000 hari ! Jika jumlah hari dalam setahun sebanyak itu,maka seharusnya kita di Indonesia akan mengalami musim kemarau sepanjang 100 ribu hari." Kesalahan anda adalah menghitung persamaan gerak matahari hanya denganmelibatkan gaya gravitasi. Sebelumnya saya sudah jelaskan bahwa padakerangka non inersial muncul gaya2 fiktif. awam_k wrote: Ijinkan aku menambah kasusnya: Sebenarnya tidak jelas bagiku apa yang dimaksud oleh teman-2 dgn teorigeosentris mereka itu, yaitu meletakkan planet bumi sebagai pusat alamsemesta sedangkan benda-2 lainnya bergerak mengelilinginya. Apakahgeosentris yg dimaksud di sini identik dengan pandangan astronomy kuno? Kalo benar demikian, berarti titik pusat massa alam semesta ini adadisekitar jejari bumi atau bahkan berada di sekitar pusat bumi.Akibatnya massa bumi bukanlah sebesar 5,98 X 10^24 kg, tetapi mendekati massa alam semesta. Dengan massa bumiyg maha luar biasa besar ini dan jejari bumi yang hanya sebesar 6,38 X10^6 meter, planet kita ini (bumi) adalah sebuah black hole dengangravitasi permukaan yg maha besar, sehingga cahaya pun tidak sanggupkeluar dari permukaan bumi. Akibatnya bumi adalah planet gelap dantidak bisa dilihat dari luar angkasa. Deskripsi di atas memang tidak mengeliminir hukum-hukum fiisika sepertihukum Kepler dan hukum Gravitasi Newton (berbanding terbalik dgn jarakpangkat dua), tetapi ya itu tadi, bumi haruslah sebuah black holesupaya hukum Kepler dan Newton tetap berlaku. Salam hangat, Awam __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com =============================================================== ** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/ ** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke : <[EMAIL PROTECTED]> =============================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/fisika_indonesia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/