saidphysics
Sat, 08 Nov 2008 22:16:09 -0800
Terima kasih Mas atas reply-nya dan sejujurnya saya mau minta maaf kalau saya agak outburst dalam menulis komentar saya. Saya salut membaca reply mas Haryo yang tetap cool dan on the subject. > Ada 2 kasus blog yang saya ingat. Bukan bohong, tetapi bagaimana blog > menimbulkan masalah yang ujungnya sangat tidak menyenangkan. Yah memang disinilah salah satu kelemahan blog atau forum dimana audiensinya terlalu luas, terlalu bebas dan terlalu rapid .. memang kalau sudah 'terlalu' bisa bahaya :-) > - Kasus pertama adalah ketika John Conway (CDF) menyebutkan sesuatu > yang punya signifikansi statistik 2 sigma di analisis data mereka > untuk mencari Higgs boson. Entah kenapa, diskusi ringan ini meluber > ke press dan di-interpretasikan sebagai penemuan Higgs boson ! Conway > sendiri akhirnya terpaksa mengklarifikasi segala macam kesalahpahaman > yang terjadi, dan saya dengar manajemen CDF + Fermilab sangat tidak > bahagia dengan hal ini. Ini pelajaran bahwa, sejauh kita attached dengan institusi maka kita harus bertanggung jawab juga atas 'jabatan' kita dalam melempar isu ke publik dan menghormati non-disclosure agreement dengan employer (dalam hal ini CDF + Fermilab atau dengan Uni atau dengan research company). Dalam kasus ini Conway harus bertanggung jawab penuh atas diskusinya di blog tersebut, bukan salah audiens atau wartawan yang mengutip .. juga bukan salam blog sebagai media. > - Kasus kedua lebih parah lagi. Tommaso Dorigo, (juga dari CDF), > menulis tentang suatu analisis di blognya yang baru dipublikasi. > Sambil lalu, Tommaso menunjukkan sebuah paper teori dari Nima > Arkani-Hamed yang menurut Tommaso mendukung dan meprediksi. > Celakanya, Tommaso mengira bahwa Nima memiliki hubungan dengan 'orang > dalam' dari CDF, yang membocorkan paper itu keluar sebelum > diterbitkan. Tentu Nima tidak senang kalau dia dituduh semacam itu, > sehingga diskusi nya menjadi perang antara Tommaso dan Nima. Nah ini juga, tentang 'orang dalam' yang harusnya non-disclose. Sedih juga melihat masih ada kesan 'gaya-gaya-an' dalam berdiskusi di blog. Memang tidak bisa terbantahkan bahwa blog lebih bernuansa subyektif, namun kelebihannya ia terbuka pada komentar dan diskusi yang jauh lebih cepat dan lebih luas ketimbang jurnal. Kelebihan inilah yang perlu kita lirik. > OK, saya tarik 'blog bukan media ilmiah yang diterima universal'. > Pernyataan ini memang merupakan refleksi dari pandangan saya yang > tidak menerima blog sebagai media utama, namun sebagai media tambahan. > Tapi saya tidak akan memaksakan pandangan ini di forum kita. Saya menghormati pandangan Mas Haryo yang kurang lebihnya juga memiliki kesamaan dengan pandangan saya. Memang diskursus arus informasi dalam dunia saintifik cukup menarik dan menantang. Ini yang membuat saya menanti-nanti keluarnya buku The Future of Science -nya Mike Nielsen yang menurutnya akan membahas juga tentang bagimanana mencapai extreme openness in science. Cheers! ------------------------------------ =============================================================== ** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/ ** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke : <[EMAIL PROTECTED]> =============================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/fisika_indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/fisika_indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/