Asis Pattisahusiwa
Thu, 13 Nov 2008 11:10:56 -0800
Pada tanggal 11/11/08, Ma'rufin Sudibyo <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
penjelasan bapak sangat baik, namun ada yang masih mengganjal di otak saya, Jika diekstrapolasikan mundur ke belakang, mudah ditebak bahwa Bulan pernah bergabung jadi satu dengan Bumi. Pemisahan (fission) Bumi - Bulan diperkirakan terjadi pada masa awal tata surya ketika proto-Bumi dihantam benda langit seukuran Mars, yang membuat sebagian selubung Bumi terlepas ke angkasa dan terkondensasi sendiri hingga membentuk Bulan. apa hipotesa ini sudah valid dan diakui dibidang astrofisik?, saya memang bukan ahli di bidang itu tapi dari naluri fisika saya sendiri sepertinya teori ini tidak bisa dipertanggung jawabkan alias ini hanyalah Hoax. ada beberapa hal yang perlu diperhitungkan agar teori (hipotesa) ini dapat dipertanggungjawabkan, 1. jika memang bumi dulunya bertumbukan dengan suatu benda langit, maka kemana bergeraknya serpihan-serpihan bumi yang lain. menurut saya ketika peristiwa itu terjadi, maka bukan saja sebagian selubung bumi yang terlepas (yang kemudian disebut "Bulan") namun pastinya ada juga serpihan-serpihan bumi lainnya yang ikut terlepas sebagai efek dari tumbukan itu walaupun tidak sebesar "bulan" tersebut. 2. bagaimana bumi yang sudah terlepas sebagian selubungnya bisa kembali bulat (walaupun tidak bulat seperti bola)? hal ini sangat tidak rasional mengingat bentuk bumi dan bulan sama-sama bulat. teori ini mungkin bisa diterima jika seandainya bumi dan bulan bukan berbentuk bulat, namun berbentuk persegi atau persegi panjang, sehingga jika dipotong baik horisontal, vertikal maupun diagonal hasilnya masih akan simetri walaupun volumenya telah berkurang. 3. bagaimana teori ini bisa menjelaskan perbedaan permukaan bumi dan bulan. mengingat, sewaktu di SD kita sudah diajarkan bahwa bumi memiliki lapisan atmosfer yang tebal sehingga kita bisa terlindungi dari paparan sinar kosmik dan benda-benda langit lainnya, sedangkan bulan?. belum lagi permukaan bumi yang terlihat sungguh begitu indah jika dibandingkan dengan permukaan bulan. seorang anak SD bertanya, kenapa dibulan tidak terdapat makhluk hidup sedangkan dibumi ada (padahal dulunya bersatu)?. wassalam, -- Asis Pattisahusiwa Jurusan Fisika, F. MIPA, Universitas Pattimura - Ambon ------------------------------------ =============================================================== ** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/ ** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke : <[EMAIL PROTECTED]> =============================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/fisika_indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/fisika_indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/