fisika_indonesia  

Re: [FISIKA] [Mekanika] Kembalai ke konsep dasar Energi Potensial

arifianto keren
Thu, 13 Nov 2008 17:36:24 -0800

Dalam semua kondisi dalam mekanika (Newtonian) kita dibebaskan dalam menentukan 
titik acuan, namun biasanya titik acuan diambil berdasarkan kemudahan dalam 
perhitungan dan menginterprestasikannya. misalnya pada osilasi pegas, kita bisa 
mengambil titik keseimbangan sebagai acuan dasarnya apa? karena pada keadaan 
itu resultan semua gaya sama dengan nol. bisa saja diambil titik lain sebagai 
acuan namun dalam perhitungannya kita harus menambahkan faktor "gaya acuan" 
atau apalah namanya.

Dalam pemilihan sistem koordinat juga harus disesuaikan dengan keadaan yang 
kita hadapi, sekali lagi alasan pemilihannya adalah kemudahan dalam 
perhitungan. misalnya untuk gerak partikel melingkar lebih mudah dinyatakan 
dalam koordinat polar dibandingkan koordinat kartesian,dlsb. bentuk titik acuan 
tentu saja berubah jika sistem koordinatnya berubah.


 
Regards,
 
Arifianto
Science Depatment
BINUSSCHOOLSimprug
Jl. Sultan Iskandar Muda Kav G-8
Simprug JAKARTA SELATAN 12220 INDONESIA
Phone:62 21 724 3663 Ext: 4805
Fax: 62 21 7278 3939
http://www.binus-school.net




________________________________
From: Asis Pattisahusiwa <[EMAIL PROTECTED]>
To: fisika_indonesia@yahoogroups.com
Sent: Thursday, November 13, 2008 6:13:06 PM
Subject: Re: [FISIKA] [Mekanika] Kembalai ke konsep dasar Energi Potensial


setahu saya untuk jenis-jenis gerak osilasi seperti yang dicontohkan,
energi potensialnya didapat dengan mengintegrasi gaya yang bekerja
pada sistem osilasi itu.

adakah yang lain? mohon dikoreksi.

Pada tanggal 11/11/08, Husnin Mubarak <[EMAIL PROTECTED] com> menulis:
>
>
>
>
>
>
>
> Dear Milis Yth.
> Energi Potensial adalah energi yang dimiliki benda karena posissinya.
> V = mgh, posisi ini diukur dari titik acual(CMIIW) .
>
> Bagaimana cara mengukur titik acuan ?
> 1. Pada Partikel yang bergerak vertikal keatas atau kebawah, sistem pegas
> yang digantung, ayunan sederhana, batang yang di gantung kemudian
> disimpangkan. Titik cuan diukur dari mana ? Apa dasarnya diambil titik acuan
> tersebut ?
> 2. Titik acuan dapat berubah sesuai dengan pilihan sistem koordinat ?
> 3. Dalam mencari persamaan gerak, sering menggunakan Formulasi Lagrange dan
> Hamilton.
> L=T-V;H=T+V, Pada saat menentukan Energi Potensial (V), apakah ada
> hubngannya dengan Momen Inersia ?. Acuan diukur dari pusat massa atau dari
> ujung bawah ?
>
> Mohon dikoreksi, dikomentari jika konsepnya keliru.
>
>
> Terimakasih
> Husnin Mubarak
> @: [EMAIL PROTECTED] com
> YM: husnin.mubarak
>
> 

-- 
Asis Pattisahusiwa

Jurusan Fisika, F. MIPA, Universitas Pattimura - Ambon