yyoorrggaa
Tue, 06 Jan 2009 21:50:09 -0800
Betul bang zul, itu dia masalahnya: siapa yang akan meng-enrich-nya? Kasus Iran misalnya, dia memiliki tambang2 uranium alamiah. tetapi saat mereka mengembangkan teknologi pengayaan sendiri, amerika dan sekutu2nya bereaksi. Iran sanggup bertahan karena model politik yang kuat, dan rakyat yang mendukung. Yg sayangnya hal ini barang mewah di Indonesia.
Recycle bahan bakar nuklir, AFAIK, adalah mengekstrak componen radioaktif dari sisa "pembakaran" Uranium. tujuan awalnya mengurangi volume sampah2 radioaktif. hasilnya adalah reduksi volume 99%, keren ya :-), tapi masalahnya ada 2. 1. setahu saya bahan bakar daur ulang ini memerlukan tipe reaktor yang berbeda dengan reaktor yang biasa (saya kurang ingat tipe reaktor apa). Jadi perlu dua tipe reaktor berbeda yang di bangun. 2. biaya dan teknologi daur ulang ini sangat tinggi. dan baru dikuasai oleh Areva (prancis). sehingga untuk mendaur ulang ini nanti kita harus tetap membayar mahal, dan mungkin lebih mahal dari uranium baru. jadi makin penasaran wassalam Yorga --- In fisika_indonesia@yahoogroups.com, Satria Zulkarnaen <izoe...@...> wrote: > > AFAIK, Indonesia punya dua site yang sudah proven ada cadangan uranium untuk bahan bakar PLTN. Tinggal siapa yg mau mencoba menambang dan meng-enrich-nya. Selain itu, solusi kedua adalah memberli bahan bakar dari luar negeri untuk cycle pertama saja, karena sudah ada teknik untuk re-cycle bahan bakar nuklir. Salahsatunya dengan memanfaatkan proses fisi yang lain di rantai radioaktifnya. Buat yang terlibat langsung di nuklir, CMIIW. > > >>->>IZUL<<-<<$4+|~14<< > ----------------------- > Satria Zulkarnaen Bisri > Graduate Student > Low Temperature Condensed State Physics (Y. Iwasa Lab.) > Institute for Materials Research > Tohoku University, Japan > URL: http://www-lab.imr.tohoku.ac.jp/~satria/index.html > > > > > ________________________________ > From: yyoorrggaa <yyoorrg...@...> > To: fisika_indonesia@yahoogroups.com > Sent: Tuesday, January 6, 2009 2:12:03 PM > Subject: Bls: [FISIKA] Re: 50 LSM Rapatkan Barisan, Tolak PLTN > > > Secara teknis saya sangat setuju dengan pembangunan PLTN di Indonesia. > Efisien, realatif sangaaat murah (setidaknya hari ini), bersih, dan > aman. saya yakin itu. > > itulah sebabnya saya termasuk yang setuju dengan PLTN > > tapi ada satu hal yang saya pikir jadi sudut mati PLTN di Indonesia. > Yaitu ketersediaan bahan bakar nuklirnya. > > darimanakah bahan bakar ini akan diperoleh? > apakah kita akan "diizinkan" memiliki unit pengayaan sendiri? > ataukah kita harus membeli uranium dari "mereka"? > Siapkah kita "di-iran-kan" jika memaksa memiliki unit pengayaan sendiri? > > karena jika bahan bakar nuklir ini dipasok 100% dari segelintir > negara2 penguasa, maka sebenarnya qt telah menyerahkan ujung tali yg > menjerat leher qt kepada mereka. secara politis, Indonesia tidak akan > pernah bisa bersikap beda atau menentang para pemilik teknologi itu. > Ancamannya berat mas, om, mbak... terputusnya supply energi untuk > daerah paling padat industrinya. dan itu bisa berarti kebangkrutan > industri --> PHK masal --> dan terakhir anarki dimana-mana. > > juga patut diingat Nuklir selama ini murah karena kebanyakan negara > takut membangun PLTN, sehingga bahan nuklir melimpah dan murah. Tapi > jika harga minyak kembali naik dan banyak negara berlomba membangun > PLTN untuk mencukupi kebutuhan energinya, maka akan terjadi kekurangan > suplay bahan nuklir yang berakibat meroketnya harga uranium bahan > bakar itu. jika ini terjadi, PLTN yang semula diharapkan sebagai > penghematan, akan menjadi mesin pemboros devisa yang tidak bisa direm. > > jadi sikap saya hari ini adalah : > Menolak pembangunan PLTN jika tidak membuat unit pembuatan bahan bakarnya. > > hmmm... pilihan yang sulit memang :( > > wassalam > Yorga > > --- In fisika_indonesia@ yahoogroups. com, "Tani Indrawan" > <indrawan@ .> wrote: > > > > Saya sangat setuju PLTN..kapan lagi kita mau maju kalo Cuma terus2an > > pake sumber daya konvensional? > > > > > > -----Original Message----- > > From: fisika_indonesia@ yahoogroups. com > > [mailto:fisika_indonesia@ yahoogroups. com] On Behalf Of Akmal Hamdani > > Sent: Tuesday, December 23, 2008 2:42 PM > > To: fisika_indonesia@ yahoogroups. com > > Subject: Re: Bls: [FISIKA] Re: 50 LSM Rapatkan Barisan, Tolak PLTN > > > > sebenernya saya sendiri pro PLTN. tapi khawatir kalau dalam > > pelaksanaannya masih banyak terjadi korupsi sana sini, kejadian > > Chernobyl bukannya tidak mungkin terjadi. > > > ------------------------------------ =============================================================== ** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/ ** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke : <fisika_indonesia-unsubscr...@yahoogroups.com> =============================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/fisika_indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/fisika_indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:fisika_indonesia-dig...@yahoogroups.com mailto:fisika_indonesia-fullfeatu...@yahoogroups.com <*> To unsubscribe from this group, send an email to: fisika_indonesia-unsubscr...@yahoogroups.com <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/