haryo_cern
Wed, 14 Jan 2009 21:23:05 -0800
Halo pak Cahyadi, Wah, terima kasih banyak juga untuk jawabannya. Saya terus terang gembira melihat bahwa bidang ini aktif dan berkembang di Indonesia. Berarti jika di masa depan ada usaha untuk memperluas aplikasinya di bidang lain (untuk kasus saya fisika partikel), sudah ada basis yang kuat untuk memulai.
Saya sudah menjelaskan panjang-lebar tentang koneksi SCADA/DCS dan fisika partikel di email sebelumnya, jadi tidak saya ulang disini. Bbrp bulan ke depan saya sendiri akan ditugaskan untuk mengembangkan aplikasi SCADA/DCS untuk eksperimen fisika partikel (eksperimen CMS, dimana saya bergabung) di CERN, dan saya akan senang hati membagi ceritanya kelak. Terima kasih banyak ! Haryo --- In fisika_indonesia@yahoogroups.com, "Cahyadi Alamsyah" <cahyadi_alams...@...> wrote: > > Pak Haryo, > Mohon maaf apabila ada pernyataan saya yang kurang berkenan. Saya hanyalah praktisi yang kebetulan berkerja di sektor oil and gas. Saya sependapat dengan dengan pak Rudy. SCADA dan DCS sudah familiar sekali di sektor oil and Gas. > Sepengetahuan saya, DCS dan SCADA sudah diterapkan diIndonesia pada awal tahun 90an umumnya di oil, gas, fertilizer, power plant & petrokimia. Ditahun 91an, saya berkerja di Pupuk Kujang pernah melihat sudah ada DCS & PLC. Padahal mereka dibangun mid 80an. Banyak vendor yang sudah pernah masuk ke Indonesia seperti Alan Bradley, Yokogawa, Yamatake, Honey well, Siemens, Texas Instrument (alamatnya bisa di dapat di yellow page indonesia) dsb. Kami sekarang sedang memasang suatu PLC untuk proyek Fire and Gas di sebuah Offshore Production Platform di Natuna. Dimana PLC akan conect ke DCS dan akan memonitoring dan mengkomunikasikan segala kondisi fire atau gas leak yang terjadi diatas platform dan akan diterima di Central plant di sebuah FPSO yang jaraknya 2 jam (kira-kira 60km) perjalanan laut. Menurut Jadi apabila bapak ingin mengetahui secara detail penerapan SCADA dan DCS di Indonesia bisa menghubungi vendor tersebut diatas atau beberapa operator/ PSC company di Indonesia (bisa ditanya ke BP Migas). Pengalaman saya tidaklah sulit mencari engineer yang cukup berpengalaman di Indonesia untuk masalah DCS/ SCADA. Malahan saya pernah bertemu dengan seorang instrument engineer yang mendesain DCS system di Australia (tahun 96) untuk sebuah proyek refenery plant di Indonesia. > > Kalau anda perlu informasi tambahan silahkan hub. saya via japri. > > Salam > Cahyadi Alamsyah > Praktisi sektor Energi. ------------------------------------ =============================================================== ** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/ ** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke : <fisika_indonesia-unsubscr...@yahoogroups.com> =============================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/fisika_indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/fisika_indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:fisika_indonesia-dig...@yahoogroups.com mailto:fisika_indonesia-fullfeatu...@yahoogroups.com <*> To unsubscribe from this group, send an email to: fisika_indonesia-unsubscr...@yahoogroups.com <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/