Mariano Nathanael
Thu, 15 Jan 2009 06:59:31 -0800
Arus AC (Alternating Current) adalah arus yang bolak-balik. Apanya yang
bolak-balik? Arah arusnya yang bolak-balik, berarti, arah elektronnya (yang
mengalir berlawanan dengan arah arus) juga bolak-balik. Frekuensi bolak-balik
arus PLN di Indonesia adalah 50 Hz, artinya dalam 1 detik arah arus
berbolak-balik sebanyak 50 kali. Kalau di luar negeri ada yang sampai 75 Hz.
Karena bolak-balik inilah maka tidak ada yang namanya arah arus pada AC, kutub
positif dan kutub negatif juga tidak ada. Hambatan pada AC juga sedikit berbeda
dibandungkan pada DC. Hambatan pada AC disebut Impedansi yang dilambangkan
dengan Z. Hukum Ohm-nya sih masih sama bentuknya, hanya saja R diganti dengan
Z, jadi hukum Ohmnya berbentuk : V = I.Z.
Apa kelebihan AC dibandingkan DC? Kelebihannya adalah pada pengangkutan listrik
jarak jauh. Misalnya bagaimana cara menyampaikan listrik yang dihasilkan oleh
PLTA Saguling utuk sampai ke rumah kita di kota? Pilihannya cuma dua macam :
1. Arus harus dihasilkan sebesar mungkin supaya arus yang hilang di jalan
(dimakan oleh hambatan kawat) tidak sampai menghabiskan pasokan listrik ketika
sampai di rumah.
2. Dengan memakai tegangan yang setinggi mungkin.
Dari dua pilihan tersebut, pilihan kedua jauh lebih bersifat ekonomis
dibandingkan pilihan pertama, hal ini disebabkan oleh ukuran kawat yang
diperlukan. Pilihan pertama membutuhkan kawat yang diameternya besar supaya
hambatan kawat bis diperkecil, ini sangatlah tidak ekonomis. Pilihan kedua
menyebabkan arus yang dibutuhkan tidak perlu besar sehingga kawat penghantarpun
tidak perlu besar. Ini akan mengurangi kehilangan arus listrik pada kawat.
Tegangan yang sangat tinggi bisa dihasilkan oleh transformator step up.
Sedangkan transformator hanya dapat bekerja jika diberikan arus AC. Arus DC
tidak akan bisa memfungsikan transformator (trafo). Inilah keunggulan utama
arus listrik AC, yaitu bisa dikirim sampai ke tempat yang jauh tanpa
menghabiskan listrik di jalan, sehingga jenis listrik inilah yang dikirimkan
oleh PLN ke setiap rumah tangga.
Misalkan tegangan yang dihasilkan generator PLTA adalah 10 kV, maka oleh
transformator step up dinaikkan menjadi 150 kV, ketika sampai di daerah
pinggiran kota, transformator step down menurunkan lagi sehingga menjadi 20 kV
yang lalu disalurkan lagi ke gardu-gardu di kota yang juga menurunkan sehingga
ketika sampai di rumah tangga sebesar 220 V saja.
Demikian yang bisa saya bagikan tentang arus AC, smoga berguna.
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/