forum-pembaca-kompas  

Re: [Forum Pembaca KOMPAS] Hypermarket tidak matikan toko tradisional , kata Ac

Haniwar Syarif
Thu, 06 Dec 2007 18:38:15 -0800

Riwayatnya entah knp GD mengeluarkan keputusan itu , tanpa notifikasi WTO, 
tanpa sudah diharuskan oleh WTO.

Sebelumnya retail adalah tertutup utk asing,  ini juga gugatan kami kok 
seenaknya buka ...


Dalam kasus Cina, dlm kerangka  WTO ada aturan  yg disetujui bersama 
Cinadan WTO , kapan dia buka pasar retailnya secara bertahap dan sebagai 
ganti imbal baliknya mrk dapat apa dr dunia international.

Kata Cina..." kami buka pasar domestik kami.., tapi berikan pasar 
dunia  pada kami  "

Dan jangan lupa .. di Cina, investor tidak hanya datang utk retail. tapi 
juga utk industri... ? yg benar bawa kemakmuran.. Kalao kita ??  mohon 
jawab  . significant nggak investor dibidang industri.., padahal ini yg 
lebih penting dan bisa bawa kemajuan kita.

Kita buka suka suka sendiri pasar domestik kiita .. tanpa ada imbal 
fasilitas apapun dr dunia luar utk itu..


Spt terlihat  dalam saran UNCTAD , developing country sbeaiknya 
mempersiapkan diri dulu sebelum  buka keretail asing. Dalam kasus Cina, mrk 
buka ribuan pasar di pedesaan, mrk persiapkan juga retail modern lokalnya. 
Dan dalam  menghadapi tekanan kpd pemasok, mrk juga sdh keluarkan aturan 
pembatasan  bagi retailer utk tidak menekan semena mena . ( ini  baru ada 
dlm draft perpres kita yg nggak kunjung keluar )

anda benar , bhw  ekspansi  indomaret dan alfa maret juga menakutkan.  Maka 
semnua nya harus diatur ..  ada tata ruangnya.

Bahkan dalam draft perpres .., disebut golongan spt alfamart ini seharusnya 
mengutamakan memasok barang ke warung warung.

Sementara itu tempat hypermart ya beda dgn pasar tradisional..

Hero juga punya kelas alfamart. lho . tp kurang bagus jalannya.. , dia 
jalan di segala lini, khusus soal Giant asal tahu aja.. ini perusahaan 
Malaysia .. dgn modal lokalnya Hero.

Superindo, yg temannya Indomaret jg  sdh ada saham nya peretail dunia , 
LION,  makanya namanya LION superindo..

Soal waralaba.. misalnya, kami perjuangkan bhw waralaba seharusnya hanya di 
berikan pada warung yg sudah ada disitu , bukan pada pemain baru.., apalagi 
orang yg cuma punya duit.. dan belum pemain retail di tempat itu...lalu iku 
tmencekik nafkah pop and mom store disitu... Kasihan yg punya duit tambah 
duit.. pemain lama bangkrut .. nggak bis anyekolahin anak..

Peningkatan modal iyg diperlukan konon dijanjikan  oleh kementrian UKM. 
Kalau nggak ya jd pemasok aja ke warung itu.

Asal tahu juga , adanya  keputusan KPPU, yg melarang secara 
khusus  Inomaret buka didepan pasar, disetujui oleh Indomaret ( 
nggaknaikbanding utk pustusan ini ), tapi nggak dilaksanakan.

Saya sebulan lalu diundang oleh KPPU utk mengkritisi apa dampak dua 
keputusan KPPU ttg retail, satu kpd Indomaret dan satunya kpd Carre4 , 
jawab sy. lihat aja, mana ada dampak peraturan ttg Indomaret, lha didepan 
pasar Klender aja ada Indomaret, lalu lihat aja keptusan larangan minus 
margin ,kpd Carre4, kan nyatanya malah banyak item  trading trem lain yg 
lebih gila dr minus margin, yg akhirnya mendistorsi persaingan usaha yg adil..

KPPU sudah berbuat.. tapi tanpa dukungan publik dan pemerintah yg lebih 
kuat.. distorsi pd persaingan usaha yg sehat akan terus meningkat..

Soal Hypermarket, jika  dlm  jumlah proporsional dan di tempat yg jauh dr 
pemukiman.. ya nggak papa..

APPSI juga nggak menuntut mrk ditutup kok.. tapi zoning/tata ruangnya itu 
lho..  juga halangi kemungkinan mrk meng abuse .. dominant power  yg mrk 
miliki ...baik horizontal  maupun vertikal..






Salam

Hnaiwar

At 06:32 PM 06-12-07, you wrote:

>Biar ada yang inget dengan sejarahnya Hypermarket (c4, Hypermarket,
>Gyant,dll).
>
>Pertama kali hypermarket ada, kalau tidak salah 1999 atau 2000.
>Idenya Gus dur adalah untuk mengundang investor asing dengan modal
>besar untuk mengangkat sekaligus mengatasi angka penggangguran yang
>cukup tinggi akibat krisis. Carefour datang menawar k gus dur
>langsung di sikat.
>
>Bagi saya, hypermarket tidaklah menakutkan. tapi ekspansi alfa,
>indomaret yang mulai masuk ke jalan-jalan sempit di ibu kota, ini
>yang mengkhawatirkan. apalagi si alfa ini menawarkan sistem
>waralaba....aduh-aduh tambah menjamurlah di gang-gang warung modern
>itu.
>
>Bukan apa-apa, saingan yang sempat di singgung saudara anton itu
>menjadi berat sebelah. Warung2 kecil atau sedang yang hidupnya dari
>seperak dua perak itu harus, menghadapi suatu raksasa dengan modal
>besar yang mampu menekan harga barang yang sama. Akibatnya, bisa
>ditebak : Alfa rame- warung sepi. Jenis-jenis warung modern ini yang
>harus di atur keberadaannya.
>
>Di tantang oleh C4 kok larinya ke gang-gang?
>kekekek....
>
>Kayak Hero dong...ditantang C4 berubah menjadi Giant. Ini baru
>perubahan. lokasinya juga ambil di tempat-tempat strategis di pusat-
>pusat kota. Ini kan persaingan yang sehat.
>
>Bukan melipir, ngacir ke gang.
>kekkkekekekkek