gudang-ilmu  

[gudang-ilmu] Naik motor secara sehat (Awas penyakit lumpuh wajah!)

mitra_haris
Sat, 09 Feb 2008 11:57:40 -0800

Teman-teman milis yang baik, mungkin udah pernah dengar info yang 
satu ini, maaf jika terasa ada pengulangan. Saya merasa perlu 
menyampaikan kepada seluruh anggota milis, akan pentingnya info sehat 
naik motor. (Karena saya pernah sakit akibat lalai akan kesehatan 
saat berkendara)

Angin yang menerpa wajah kita saat mengendarai motor agar jangan 
dianggap enteng Terpaan angin yang terus-menerus menampar bagian 
wajah terbukti berbahaya bagi wajah itu sendiri, dan hal ini 
berpotensi mengakibatkan kelumpuhan di wajah. 

"Bahasa medisnya Bell's Palsy. Ini semacam stroke di wajah. Bedanya
stroke dalam keadaan tak sadar. Untuk Bell's Palsy penderita masih 
dalam keadaan
siuman," jelas dr. Enrico A. Rinaldi, kepala klinik PT Ristra 
Indolab.. 

Penyebab Bell's Palsy yakni angin yang masuk ke dalam tengkorak atau 
Foramen Stilo Mastoideum. Angin dingin dari arah depan ini membuat 
syaraf di sekitar wajah sembab lalu membesar. Akibatnya syaraf 
terjepit. Ini yang menyebabkan kelumpuhan

Hal ini yang dialami oleh Widiarko Guruh, staf desain grafis Majalah 
MOTOR. "Wajah terasa kaku. Mata sulit digerakkan. Sekarang dalam 
proses fisioterapi. Kejadian yang sama juga dialami oleh beberapa 
pengendara di  lokasi pengobatan," jelasnya. 

Dari pengalamannya dan rekannya yang sesama penderita terungkap, 
mereka tidak menggunakan helm tertutup. Akibatnya, angin yang rutin 
menerpa bagian muka mengakibatkan syaraf nomor tujuh mengalami 
pembengkakan. 

"Syaraf itu bernama Nervous Fascialis. Biasanya penderita mengalami 
gejala awal rasa nyeri di kepala, di dalam telinga dan sudut rahang. 
Timbulnya mendadak dan di pagi hari," jelas dokter yang juga 
pengendara Yamaha Mio 2006 ini.  

Untuk itu, dr. Enrico mewanti agar pengendara motor tidak asal 
Menggunakan perlengkapan keselamatan. "Helm fullface yang benar satu-
satunya cara agar terhindar dari Bell's Palsy. Pilihlah helm yang 
tidak terlalu ketat juga tidak longgar," jelasnya. 

Ia juga menegaskan penggunaan helm halfface ditambah google tidak 
cukup  membantu. Sebab, peranti itu hanya melindungi bagian mata. 
Karena wajah masih tetap kena tampar angin.

PENTINGNYA BERJAKET + HELM

Selain itu dr. Endrico juga memberi wejangan. Bukan Cuma wilayah 
muka,  bagian dada juga perlu mendapat proteksi. Kan masih banyak 
pengendara yang tidak mengindahkan bagian ini. Padahal, terdapat 
organ vital di sector itu.

"Gunakan jaket tertutup. Angin dingin saat berkendara bisa membuat 
organ terganggu dalam waktu yang lama," jelasnya. Ia juga menilai 
penggunaan windshield di beberapa motor cukup membantu menahan 
terpaan angin ke dada. "Selama tidak mengganggu keselamatan 
penggunaan windshield sangat baik," paparnya.

Jadi kesimpulannya, saat mengendarai sepeda motor disarankan :

1.cek kesiapan motor, baik rem, roda dll
2.selalu memakai helm fullface, minimal halfface, kalo pake helm 
proyek tidak dianjurkan
3.memakai penutup hidung
4.memakai jaket yang cukup
5.memakai pelindung dada. (Harganya tidak terlalu mahal, Rp. 15.000 
s/d Rp. 75.000)
6.memakai winshild yang dipasang di motor jika memungkinkan.
7.memakai sarung tangan (seperti sarung tangan pembalap)
8.Memakai sepatu + kaos kaki untuk berkendara jarak jauh (jangan pake 
sandal doing)

Moga2 bermanfaat yah..


Dody Haris
http://peluang-internet.blogspot.com
http://duniasmiley.blogspot.com



  • [gudang-ilmu] Naik motor secara sehat (Awas penyakit lumpuh wajah!) mitra_haris