hindu-dharma  

Re: [hindu] SEKILAS TENTANG DESA TENGANAN

wayan sutrisna
Tue, 09 Mar 2010 19:17:40 -0800

Jero Mangku Sudiada wrote:
Letaknya :
Kabupaten Karangasem, sebelum anda memasuki Candi dase,
disitu ada pertigaan belok kiri dan terus menelusuri lereng gunung yang
sangat sejuk namun sedikit gersang karena ada dibalik bukit dan berada
pada bayang bayang hujan Rain shedow.

Osa
saya tambahi 
kenapa juga disekitar desa tenganan pengikut sekta indra ini
ada nama desa indrawati ( ada yg bilang indra=raja, wati=wanita, jadi yg 
dimaksud mahendra data kah? )
ada juga bukit indrakila di dekta candidasa ini yg sekarang jadi hotel
ada juga gunung luhur didekat silayukti namun tinggi gunung itu tak lebih 
tinggi dari bukit disekitarnya
kenapa disebut gunung ? luhur lagi ( tinggi)

biar lebih rame

tt


----- Original Message ----
From: Jero Mangku Sudiada <jeromangku_sudi...@yahoo.com>
To: hindu-dharma@itb.ac.id
Cc: suaraut...@yahoogroups.com; babadb...@yahoogroups.com
Sent: Tue, March 9, 2010 6:31:01 PM
Subject: [hindu] SEKILAS TENTANG DESA TENGANAN

Om Swastyastu.
 
Titiang memperhatikan, kelihatannya yang dibahas tentang desa tenganan hanyalah 
seputar Nyepi, bersama ini titiang lontarkan pertanyaan semoga pembahasan lebih 
menarik silahkan DIGGING MORE DEEVLY, tentang DESA tenganan.
 
Pertanyaan.
1. Kenapa Desa Tenganan dibatasi oleh tembok sakral
    ( wilayah ini ditentukan aroma bangkai kuda kesayangan sang Raja)
 
2. Ada suatu adat yang sangat menarik di Tenganan adalah.
    Tradisi Prang Pandan
    Tradisi wiwaha lempar bunga
    Tradisi Kanibal makan daging orang yg sudah tua ( kenapa akhirnya berhenti )
 
3. Ada suatu produksi kain Gringsing luarbiasa, yang harganya ratusan 
juta,....kenapa..?
    Ada juga sapu lidi kecil yang dibuat dari lidi daun salak, sangat halus dan 
lembut, baik  
    untuk sapu tempat tidur.
 
Nah mohon dibahas lebih lanjut, itulah Misteri Desa tenganan yang letaknya 
terpencil damai dibalik gunung, namun memiliki 1000 misteri yang sulit untuk 
dipercaya dlm kondisi sekarang ini.
 
Letaknya :
Kabupaten Karangasem, sebelum anda memasuki Candi dase, disitu ada pertigaan 
belok kiri dan terus menelusuri lereng gunung yang sangat sejuk namun sedikit 
gersang karena ada dibalik bukit dan berada pada bayang bayang hujan Rain 
shedow.
Inggih rarisang berdebat.

--- On Tue, 9/3/10, Ngurah Agung <ngestoerahar...@yahoo.com> wrote:


From: Ngurah Agung <ngestoerahar...@yahoo.com>
Subject: [suarautara] Re: Desa Tenganan yang Tak Mengenal Nyepi
To: suaraut...@yahoogroups.com
Date: Tuesday, 9 March, 2010, 8:44 AM


  



Suksme Dex Candra...

Tiyang baru tahu kalo di Tenganan tidak Nyepi. 
Tapi, kalaupun demikian, ketika hari Nyepi --dimana para wisatawanpun tidak 
bisa kesana-- Tenganan akan sepi juga

Suksme,
NA.

--- In suaraut...@yahoogro ups.com, kadex...@... wrote:
>
> Desa Tenganan yang Tak Mengenal Nyepi 
> 
>  
> » Perayaan Nyepi 
> 
> 
> Ita Lismawati F. Malau | Kamis, 26 Maret 2009, 00:21 WIB 
> 
> VIVAnews - Nyepi sebagai momentum waktu datangnya Tahun Baru Saka 1931 tidak 
> tampak dirayakan di di sebuah desa tradisional di Kabupaten Karangasem Bali. 
> 
> Memasuki Desa Tenganan Pagringsingan, Rabu 25 Maret 2009, nuansa Bali sangat 
> kental terasa. Maklum, desa ini adalah salah satu desa kuno Bali dengan 
> penduduk asli Bali. Sebagai desa Bali kuno, warga desa Tenganan tidak 
> mengenal perayaan Nyepi seperti warga Bali lainnya. 
> 
> Aktivitas tujuh ratus kepala keluarga di desa ini berjalan seperti biasa, 
> terutama menenun kain dan menulis di atas kertas lontar. Dua pekerjaan ini 
> memang sudah menjadi ciri khas penduduk setempat. 
> 
> Menurut Bendesa Adat Tenganan, Nengah Timur, warga di kampungnya adalah 
> penganut sekte Dewa Indra. Berbeda dengan warga Bali lainnya yang merupakan 
> keturunan Majapahit, jelas Nengah, warga Tenganan adalah Bali asli. "Sehingga 
> kami tidak mengenal Nyepi," kata dia. 
> 
> Bahkan, warga desa pun tidak mengenal Pura Kahyangan Tiga, yaitu Tiga Pura 
> yang harus dimiliki kampung di Bali sebagai warisan Mpu Kuturan dari 
> Majapahit. 
> 
> Meski tidak melaksanakan Catur Brata Penyepian, umumnya warga Tenganan yang 
> merantau akan pulang saat perayaan Nyepi. Keempat Catur Brata itu adalah 
> empat aturan, yakni tidak bekerja, tidak menyalakan api, tidak bepergian, dan 
> tidak bersenang-senang. 
> 
> Warga Desa Tenganan memanfaatkan Nyepi sebagai momen untuk berkumpul dengan 
> keluarga sebagai bagian dari tradisi nenek moyang. "Juga untuk menghormati 
> perayaan Nyepi warga Bali lainnya," kata dia. 
> 
> Laporan : Agus Astapa (ANTV) | Bali 
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>

__._,_.___

Reply to sender | Reply to group | Reply via web post | Start a New Topic 
Messages in this topic (2) 
Recent Activity: 

New Files 2 
Visit Your Group 

MARKETPLACE


Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new 
interests.

Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use


. 

__,_._,___






      New Email names for you! 
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
_______________________________________________
Hindu Dharma Mailling List [HDNet]
http://mx1.itb.ac.id/mailman/listinfo/hindu-dharma
http://www.mail-archive.com/hindu-dharma@itb.ac.id/
"Isi tulisan adalah tanggung jawab pengirim"


      
_______________________________________________
Hindu Dharma Mailling List [HDNet]
http://mx1.itb.ac.id/mailman/listinfo/hindu-dharma
http://www.mail-archive.com/hindu-dharma@itb.ac.id/
"Isi tulisan adalah tanggung jawab pengirim"