iagi-net  

Re: [iagi-net-l] Ekspedisi Satonda 2008, Sumbawa (BPMIGAS)

yanto R.Sumantri
Wed, 10 Dec 2008 21:18:12 -0800



> Rekan rekan peserta Ekskursi

Selamat , telah memulai
sesuatu yang akan sangat berguna dimasa datang ,kira kiranya akan appliied
di Indonesia Bagian Timur kali ya.
Tentu saja ekskursi ini akan
dilanjutkan dengan penelitian yang lebih detil dan dilakukan oleh para
peneliti peneliti kita (eh bangsa kita) dan MAANDIRI .
Kapan tuh akan
dilaksanakan , saya ingin benar mendengarnya judul judul penelitian yang
kemudian dipresentasikan oleh kawan kawan sebangsa forum forum ilmiah
Internasional.
Mungkin namanya " The stromalite from Situnda
Island , Sumbawa , Indonesia , the new ......dst " by ,
.............................. (nama peneliti Indonesia).

Biaya
....???? Akh tingal tanya sama Mantan KETUM IAGI Pak Lufthi , Pasti ada
kok. hehehe.


Si Abah


   Dear
kawan-kawan milist iagi,
> Menambahkan saja, bahwa ada pemberitaan
yang diliput pers dalam trip
> satonda yang benar dan tepat, dan
dimuat di INILAH.COM juga koran lokal,
> bahwa perjalanan tsb
adalah melihat model geologi yang terkait dengan
> reservoar
migas. Yang menulis dan diambil oleh INILAH..COM adalah wartawan
> LKBN Antara yang turut trip ke Satonda. Tetapi saat meeting
dengan
> pimpinan Pemda NTB di Pantai Senggigi itu ada banyak
wartawan cetak dan
> tv, diantaranya ada wartawan Tempo, itu yang
kemudian jadi mis-persepsi
> dan sudah publis dalam Koran Tempo
dan Tempointeraktif. Kemarin wartawan
> Tempo sudah klarifikasi ke
Kang Heryadi Rahmat (aktivis IAGI di NTB, yang
> juga Kepala
Dinas Pertambangan dan Energi, NTB), lalu fwd ke saya dan bu
>
Nugrahani (sebagai Kepala Dinas Eksplorasi BPMIGAS, bukan Bu Indah yang
> sehari-hari sebagai Manajer Keekonomian Lapangan BPMIGAS). Semua
ini sejak
> selasa kemarin sudah kita klarifikasi ke pihak-pihak
terkait termasuk, ke
> pak Naryanto di Migas,
> 
ke pak Lutfi dan pak Bob Yulian di BPMIGAS.
> Besuk, Jumat 12
Des.08, pak Bob Yulian datang ke Geologi UGM dan sekaligus
> akan
saya sampaikan kronologinya, karena kemarin saat beliau telp saya...,
> terlalu singkat saya cerita, karena kesibukan beliau.
> 
> Saya pun mohon maaf dan sangat berterima kasih kepada BPMIGAS,
khususnya
> pada Pak Awang yang sejak 1 th lalu telah mengajak
kami dan pak Heryadi
> (Pemda NTB) untuk menginisiasi ekspedisi
eksplorasi bpmigas ke Satonda
> kemarin itu.
> 
>
salam, agus hendratno
> 
> 
> 
>
06/12/2008 17:54
> 'Offshore' Sumbawa - Lombok Miliki Cadangan
Migas
>   
> Ilustrasi  
> INILAH.COM,
Sumbawa Besar - Lepas pantai atau offshore utara Sumbawa Utara
>
dan utara Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) berdasarkan hasil
pengeboran
> yang telah dilakukan sejumlah perusahaan sejak tahun
1980-an memiliki
> cadangan Minyak dan Gas (Migas).
>
Kepala Geologi Wilayah Kalimantan dan Kawasan Timur Indonesia, Badan
> Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS), Awang Harun Satyana,
di
> Sumbawa Besar, Sabtu (6/12), mengatakan, dari hasil
pengeboran delapan
> sumur yang dilakukan sejak tahun 1980-an itu
cadangan Migas ditemukan pada
> dua sumur.
> "Sejak
tahun 1980-an, sejumlah perusahaan telah melakukan pengeboran
>
delapan sumur di lepas pantai utara Sumbawa dan Utara Lombok, namun
> cadangan Migas ditemukan hanya pada dua sumur oleh perusahaan
perminyakan
> asal Amerika Serikat, Amoco," ujarnya.
> Awang bersama rombongan BP MIGAS berada di Sumbawa dalam rangka
fieldtrip
> di Pula Satonda sekaligus untuk melakukan penelitian
stromatolit (terumbu
> tertua yang muncul sejak Archean atau
berumur sekitar 4.000 tahun atau
> struktur sedimen dalam batuan
karbonat tertua.
> Ia mengatakan, perusahaan yang telah menemukan
cadangan minyak pada dua
> sumur di lepas pantai Utara Sumbawa dan
Utara Lombok itu tidak melanjutkan
> ke tahap eksploitasi dengan
alasan kurang menguntungkan, selain itu, untuk
> pengeboran Migas
dibutuhkan investasi cukup besar.
> Menurut Awang, investasi yang
dibutuhkan untuk pemboran satu sumur
> mencapai 40 juta dolar AS,
terutama karena posisi cadangan Migas umumnya
> pada laut dengan
kedalaman 600 hingga 1.000 meter, bahkan bisa mencapai
> 5.000
meter dibawah dasar laut
> Setelah sejumlah perusahaan perminyakan
asing melepaskan kontrak untuk
> eksplorasi lepas pantai utara
Sumbawa dan utara Lombok, kini perusahaan
> perminyakan asal
Kanada, Husky Energy Inc.. berminat melakukan pencarian
> cadangan
Migas di lepas pantai Sumbawa Utara II dan penandatanganan
>
kontrak telah dilakukan pada 13 November 2008.
> Husky Energy akan
melakukan survei seismik mulai tahun 2009 yang kemudian
>
dilanjutkan dengan pengeboran pada tahun berikutnya.
> Mengenai
jumlah cadangan Migas di lepas pantai utara Sumbawa dan Utara
>
Lombok, Awang mengatakan, hingga kini belum diketahui secara pasti,
karena
> untuk mendapatkan data mengenai cadangan tersebut harus
dilakukan pemboran
> sejumlah sumur lagi.
> "Jadi
kita belum mengetahui secara pasti besarnya cadangan Migas yang ada
> di lepas pantai di NTB baik di utara Sumbawa maupun utara Lombok,
karena
> hingga kini belum ada perusahaan perminyakan yang
melakukan kegiatan
> hingga tahap eksplorasi," ujarnya.
> Untuk memastikan jumlah cadangan Migas di lepas pantai NTB, menurut
Awang,
> perlu dilakukan, penelitian lebih lanjut untuk mengetahui
gambaran lapisan
> batuan di bawah permukaan bumi dengan melakukan
survei seismik.
> Setelah melakukan fieldtrip di Satonda, tim dari
BPMIGAS yang dipimpin
> Awang Harun Satyana akan menyampaikan
ekspose tentang potensi Migas di NTB
> di hadapan sejumlah pejabat
dari instansi terkait untuk memberikan
> informasi mengenai
potensi Migas yang ada di daerah ini. [*/cms]
> ovember 2008.
> Husky Energy akan melakukan survei seismik mulai tahun 2009 yang
kemudian
> dilanjutkan dengan pengeboran pada tahun berikutnya.
> Mengenai jumlah cadangan Migas di lepas pantai utara Sumbawa dan
Utara
> Lombok, Awang mengatakan, hingga kini belum diketahui
secara pasti, karena
> untuk mendapatkan data mengenai cadangan
tersebut harus dilakukan pemboran
> sejumlah sumur lagi.
>
"Jadi kita belum mengetahui secara pasti besarnya cadangan Migas yang
ada
> di lepas pantai di NTB baik di utara Sumbawa maupun utara
Lombok, karena
> hingga kini belum ada perusahaan perminyakan yang
melakukan kegiatan
> hingga tahap eksplorasi," ujarnya.
> Untuk memastikan jumlah cadangan Migas di lepas pantai NTB, menurut
Awang,
> perlu dilakukan, penelitian lebih lanjut untuk mengetahui
gambaran lapisan
> batuan di bawah permukaan bumi dengan melakukan
survei seismik.
> Setelah melakukan fieldtrip di Satonda, tim dari
BPMIGAS yang dipimpin
> Awang Harun Satyana akan menyampaikan
ekspose tentang potensi Migas di NTB
> di hadapan sejumlah pejabat
dari instansi terkait untuk memberikan
> informasi mengenai
potensi Migas yang ada di daerah ini. [*/cms]
>  
>
Inilah.com- 'Offshore' Sumbawa - Lombok Miliki Cadangan Migas
>

> 
> 
> 
>
________________________________
>
From: Awang Satyana
<[EMAIL PROTECTED]>
> To: iagi-net@iagi.or.id; Forum
HAGI <[EMAIL PROTECTED]>; Geo Unpad
>
<[EMAIL PROTECTED]>; Eksplorasi BPMIGAS
>
<[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Wednesday,
December 10, 2008 8:54:00 AM
> Subject: Re: [iagi-net-l] Ekspedisi
Satonda 2008, Sumbawa (BPMIGAS)
> 
> Yah begitulah
wartawan, walaupun saat wawancara sudah dijelaskan
>
sejelas-jelasnya bahwa tujuan ekspedisi ini adalah untuk mempelajari
model
> analog masa kini untuk dibawa ke masa lalu sesuai prinsip
geologi (the
> present is the key to the past), dan juga sudah
dijelaskan bahwa di
> Satonda tidak ada minyak ditemukan, tetapi
ada stromatolit modern yang
> bisa menjadi reservoir migas untuk
ancient counterpart-nya.
>  
> Sebenarnya para
wartawan mengerti, tetapi kalau sekedar berita "pencarian
>
model analog Satonda" tak menarik dibandingkan dengan "penemuan
potensi
> minyak di Satonda". Kami mengizinkan wartawan
Antara mengikuti kegiatan
> kami secara penuh mempertimbangkan
bahwa Satonda harus diketahui
> masyarakat Indonesia, bukan hanya
ditulis dan didatangi ilmuwan2 asing.
>  
> Yang
penting kini Satonda telah mendapatkan perhatian banyak orang, soal
> pemberitaan itu hanya mispersepsi (yang mungkin disengajakan,
bisa
> dikoreksi jelas).
>  
> salam,
> awang
> .
> --- On Wed, 12/10/08, Rovicky Dwi
Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
>
From:
Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re:
[iagi-net-l] Ekspedisi Satonda 2008, Sumbawa (BPMIGAS)
> To:
iagi-net@iagi.or.id
> Date: Wednesday, December 10, 2008, 8:15
AM
> 
> 2008/12/10 Syarif, Munji
<[EMAIL PROTECTED]>:
>>
>> Kalau ke media
beritanya jadi begini
>>
http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2008/12/07/brk,20081207-14997
>> 0,id.html
>> Salam
>> munji
> 
> Wartawan emang punya "seni" tersendiri dalam
menyebarkan
> "warta"
> 
> Selamat deh
Pak Awang :)
> 
> RDP
> ========
> BP
Migas Temukan Dugaan Minyak dan Gas di Pulau Satonda
> 
>
Minggu, 07 Desember 2008 | 09:40 WIB
> 
> TEMPO
Interaktif, Jakarta:Selama tiga hari, Kamis-Sabtu (4-6/12),  tim
> eksplorasi BP Migas didukung instruktur eksplorasi dari
Universitas
> Gadjah Mada melakukan studi pendahuluan adanya
reservoir migas di
> pulau Satonda, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara
Barat. Di dalam danau
> air asing di sana ditemukan terumbu karang
yang berpori-pori yang
> berpotensi memiliki kandungan minyak dan
gas bumi.
> 
> Tim yang dipimpin oleh Kepala Dinas
Eksplorasi Indah Dwi Poernamawati
> dan Kepala Geologi Eksplorasi
awang Harun Satyana tersebut, menemukan
> batuan Stromatolit yaitu
batuan gamping sejenis batu kapur yang
> terbentuk dari ganggang
dan bakteri yang hidup hidup di danau yang
> kondisinya ekstrim -
yang merupakan air laut yang terjebak di danau
> tersebut menjadi
media hidupnya bakteri dan ganggang.
> 
>
--------------------------------------------------------------------------------
> ayo, segera pula siapkan utk PIT IAGI ke-38
> dg tuan-rumah
adalah PENGDA JATENG
> * mungkin di semarang
> * mungkin
pula di solo
> * mungkin juga join dg HAGI dll.
>
-----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website:
http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123
0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net
Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
information
> posted on
> its mailing lists, whether
posted by IAGI or others. In no event shall
> IAGI and
>
its members be liable for any, including but not limited to direct or
> indirect
> damages, or damages of any kind whatsoever,
resulting from loss of use,
> data or
> profits, arising
out of or in connection with the use of any information
>
posted
> on IAGI mailing list.
>
---------------------------------------------------------------------
> 
> 
> 


-- 
_______________________________________________
Nganyerikeun hate
batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada
ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.