yanto R.Sumantri
Thu, 19 Nov 2009 07:18:22 -0800
> EmBER , menyedihkan juga ya !!! Nanti kalau ada investor atau peneliti asing (apalagi BULE) , baru diparhatikan, kita tinggal mengelus dada saja , sambil berkata : " Semoga Allah mengampuni dosa pemimpin kita". Hik hik.. Saya pribadi pernah mempunyai pengalaman sejenis kok dengan CBM. Wakatu itu tahun 1992 , saya baca beberapa makalah mengenai CBM , kemudian sebagai pegawai yang bukan distruktural , saya mengusulkan agar perusahaan saya memlai untuk meneliti kemungkinan dan teknologi CBM. Jawaban-nya "bukan merupakan prioritas " hik hik . Sekarang mereka baru mulai , dan sudah banyak yang brminat termasuk "perusahaan pertambangan batubara" yang akan "mencegat" usaha usaha perusahaan migas , hikhik. Padahal batubara disitu berada dikedalaman yang hanya bisa ditambang dengan sistim tunnel , yaaaah semacam brokers lah. Si Abah. Si Abah Abah Yth, > > Bukannya meneliti limbah logam berat lebih menarik bagi para LSM2 di > Indonesia ini? Lihat saja akibat dari mereka mengutak atik itu bisa > menggoyang investor tambang besar yg beroperasi di Indonesia. > > Logam ringan spt nya kurang ng-"impact" ke pers utk disorot karena murni > riset bermanfaat, gak bisa dipolitisir, Abah. > > Hanya selingan saja...mohon maaf. > > -----Original Message----- > From: yanto R.Sumantri [mailto:yrs...@rad.net.id] > Sent: Tuesday, November 17, 2009 1:16 PM > To: iagi-net > Subject: Re: [iagi-net-l] Fwd: Petrolithium, sumber energi masa depan ? > > > > > > Rekan > > Apa Badan Geologi atau LIPI sudah > melirik logam ringan ini ? > Ada yang tahu ? > > Si Abah > > > Pak Andri yth, >> >> Entah apa > hubungannya, INPEX yang notabene adalah perusahaan Minyak >> dan > Gas Bumi Jepang yg bergerak disektor upstream menginvestasikan 2 >> > billion yen di ELIIY Power Co., Ltd. (berkantor di Chiyoda-ku, Tokyo) >> sebuah perusahaan yang bergerak di advancing the massproduction > of >> high-capacity lithium-ion batteries. >> >> > Beritanya dapat diakses di: >> > http://www.inpex.co.jp/english/news/pdf/2009/e20090428.pdf >> >> salam >> henry >> >> 2009/11/11 Paulus Tangke > Allo <paulu...@gmail.com>: >>> fyi, >>> >>> >>> ---------- Forwarded message ---------- >>> > From: Andri SS Mubandi <andri...@gmail.com> >>> >>> >>> Bunyinya mungkin nyrempet-nyrempet > petroleum, namun sama-sama keluar >>> dari bebatuan juga! > Mungkin sebagian generasi muda yang melek "iptek" >>> > dan "gagdet" akan berseloroh, hari gini nggak pakai "lithium ion", >>> capek deh! Kini hampir sebagian > besar masyarakat membawa "Li-Ion"! >>> Entah di HPnya, > laptop, kamera digital, iPod, PS, BB, dsb! Kini >>> > baterei Li-Ion menjadi sumbar daya energi penting, walau keberadaannya >>> masih tergantung dengan jaringan listrik untuk > "charge". Namun >>> demikian, beberapa perusahaan > otomotif besar di Eropa, Jepang dan >>> Amerika sudah membuat > prototype mobil listrik bertenaga baterei >>> Lithium, bahkan > untuk balapan! Li adalah unsur logam yang sangat >>> ringan, > paling kiri di susunan berkala sebaris vertikal dengan H, Na, >>> K dsb. Li termasuk yang dicari oleh para insinyur pesawat > terbang >>> karena bisa dipakai sebagai Alloy untuk kostruksi > ringan! Kini >>> peranannya sebagai baterei semakin kuat! Dari > mana datangnya si Lithi >>> ini ? Li karena radius ion > potensialnya besar, umumnya sering >>> terdapat pada > batuan magmatik asam, misalnya pada granit, riolit. >>> > Konsenstrasi Li terbesar terdapat pada mineral-mineral mika spodumene, >>> lepidolit, ambligonit, muskovit juga turmalin. > Mineral-mineral >>> tersebut kerap hadir pada kelompok batuan > granit. Beberapa tambang >>> besar Li antara lain Zimbawe, > Namimbia, Connecticut USA, Ural Rusia. >>> Namun demand yang > semakin tinggi akan Li, menyebabkan penelitian >>> geologi atas > keberadaan logam ringan ini semakin berkembang! Kini >>> > sebagian besar Li justru dipanen dari danau garam kering, Laut Mati, >>> juga dari air formasi bergaram yang terdapat pada > reservoir-reservoir >>> minyak. Walaupun kadarnya lebih rendah > dari mineral-mineral mika >>> pembawa Li, tapi cadanganya cukup > besar! Sekarang bahkan "cai panas" >>> dari > sumber-sumber geothermal atau panasbumi sudah ada yang dilirik >>> untuk diekstrak lithium nya! Nah bagaimana dengan Indonesia > ? >>> Apa gantinya PETROLEUM kelak ? PETROURANIUM atau > PETROLITHIUM? Kita >>> mempunyai potensi granit dari barat > hingga ketimur, dari Bukit >>> Barisan, Bangka Belitung > hingga Kalimantan - Sulawesi! Apalagi >>> geothermal, gunungapi > terkaya didunia! Ribuan megawatt dari panasbumi >>> thok bisa! > "Ngecas" baterei dari listrik dari panasbumi, bahan >>> batereinya diambil dari "cai panas"! > Weleh-weleh-weleh...makmur >>> Indonesia. >>> >>> Salam >>> >>> Andri Subandrio >>> >> >> > -------------------------------------------------------------------------------- >> PP-IAGI 2008-2011: >> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, > lam...@gc.itb.ac.id >> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, > mohammadsyai...@gmail.com >> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 > departemen, banyak biro... >> > -------------------------------------------------------------------------------- >> Ayo siapkan makalah....!!!!! >> Untuk dipresentasikan di PIT > ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 4-6 Oktober >> 2010 >> > Call for paper direncanakan Desember 2009 >> > ----------------------------------------------------------------------------- >> To unsubscribe, send email to: > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id >> To subscribe, send email to: > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id >> Visit IAGI Website: > http://iagi.or.id >> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta >> No. Rek: 123 > 0085005314 >> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara >> Mulia No. Rekening: 255-1088580 >> A/n: Shinta Damayanti >> IAGI-net Archive 1: > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ >> IAGI-net > Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi >> > --------------------------------------------------------------------- >> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to > information >> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI > or others. In no event >> shall IAGI or its members be liable for > any, including but not limited to >> direct or indirect damages, or > damages of any kind whatsoever, resulting >> from loss of use, data > or profits, arising out of or in connection with >> the use of any > information posted on IAGI mailing list. >> > --------------------------------------------------------------------- >> >> > > > -- > _______________________________________________ > Nganyerikeun hate > batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada > ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan. > > -- > _______________________________________________ > Nganyerikeun hate > batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada > ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan. > > -------------------------------------------------------------------------------- > PP-IAGI 2008-2011: > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, lam...@gc.itb.ac.id > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, mohammadsyai...@gmail.com > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... > -------------------------------------------------------------------------------- > Ayo siapkan makalah....!!!!! > Untuk dipresentasikan di PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 4-6 Oktober > 2010 > Call for paper direncanakan Desember 2009 > ----------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event > shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to > direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with > the use of any information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > > -- _______________________________________________ Nganyerikeun hate batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.