Setiawan, Ismiradani
Thu, 01 Sep 2005 00:15:37 -0700
Mari kita berdo'a: Semoga Allah selalu membimbing umat-Nya ke jalan yang di ridhai, memindahkan umat-Nya yang masih dalam zhulumaati (kegelapan) ke dalam Cahaya (An Nuur).
-----Original Message----- From: idakrisnashow@yahoogroups.com [EMAIL PROTECTED] Behalf Of Sukowati Utami Sent: Thursday, September 01, 2005 2:03 PM To: idakrisnashow@yahoogroups.com Subject: Re: [Ida-Krisna Show] Re: Tokoh yang sering membingungkan Sdr WK, saya sepakat dengan Anda, Hubungan transedental manusia dengan Sang Pencipta adalah ekslusif antara individu itu dengan Yang di Atas. Janganlah kita memetak-metakkan diri dan fikiran dengan militansi tertentu. Biarlah yang muslim menjalankan ajaran muslim dengan baik. Nasrani, Budha, Hindu, Konghuchu,juga meyakini kitab yang diyakininya. gak perlu membenturkan keyakinan kita dengan keyakinan orang lain. Berabe!!! Kalaulah ada tokoh yang berpendapat kontroversi, toh sudah ada lembaga yang mewadahi sendiri. Allah lebih dari sekedar tahu isi hati kita. Thats all... So, mari kita buat milis ini jauh dari pembicaraa sara. kalaupun ada yang nyrempet2 dikit, asal dalam konteks ilmiah, ya oke-lah.. Gimana Mba Ida, Setuju..? salam, Wita --- wolikertajiwa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Waduh, ini kan bukan milis agama ... > Saya sendiri bukan pengagum ke-5 tokoh itu (ditambah > 1 tokoh yang > idenya dikutip itu). Saya pengagum Rasulullah & para > waliyullah. > > Supaya menetralisir silahkan baca artikel di URL > berikut ini : > http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=211544&kat_id=19 > > Wassalam,Salam tenang dan damai, > WK > > --- In idakrisnashow@yahoogroups.com, "Setiawan, > Ismiradani" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Semoga kita selalu dilindungi Allah di jalan yang > di ridhai dan > kebenaran > > ini datangnya dari Allah bukan dari manusia, > karena manusia adalah > manusia > > yang lemah tidak mempunyai daya apapun. > > > > Silakan baca ilmu dari Ihsan Tanjung melalui AnTV > yang saya kutip, > sekiranya > > ada teman-teman yang tidak berkenan, berarti anda > tidak berkenan > kepada > > Allah swt bukan kepada manusia. Manusia hanya > bertugas menyampaikan > yang > > benar saja. > > > > Semoga sebagai manusia yang berpihak kepada > kebenaran, tidak > bingung lagi, > > walaupun ada pernyataan-pernyataan yang > membingungkan, sekali lagi > > berpeganglah pada tali Allah (Al Qur'an dan As > Sunnah/Al Hikmah) > > > > > > Tokoh yang sering membingungkan > > > > Kenapa di negeri mayoritas Islam kok sulit sekali > mempertahankan > hak ummat > > Islam, dan sulit pula memasukkan aspirasi Islam? > Pertanyaan itu > akan banyak > > jawabannya, namun di antaranya adalah karena ada > tokoh-tokoh yang > mengaku > > dirinya Muslim namun belum tentu membela Islam. > Bahkan ucapan- > ucapan mereka > > sering membingungkan ummat. Di antara gejalanya > sebagai berikut. > > > > 1. Abdurrahman Wahid, Presiden Indonesia: > > Menyuruh Ummat Islam untuk merayakan Natal > Kristen. Ayat Lakum > Diinukum > > Waliyadien ditafsirkan sebagai suruhan Tuhan untuk > beragam agama, > padahal > > sebenarnya ayat itu justru menegaskan agar ummat > Islam berlepas > diri dan > > membenci penyembahan kepada selain Allah SWT. Gus > Dur juga > menganggap > > bahaya apabila syari'at Islam diformalkan, > padahal Konghuchu yang > tadinya > > tidak diakui sebagai agama saja Gus Dur sangat > prihatin, dan > kemudian > > setelah dia jadi presiden buru-buru > memformalkannya sebagai agama > secara > > resmi. > > > > 2. Masdar F. Mas'udi, Generasi NU (Nahdlatul > Ulama), > > Ia berpendapat, hendaknya pelaksanaan ibadah > haji tidak hanya pada > > tanggal-tanggal yang sudah ditentukan seperti > selama ini. > Alasannya, agar > > tidak terjadi > > desak-desakan antar jama'ah. Masdar menganggap > zakat sama dengan > pajak. Ia > > juga menganggap bahaya apabila syari'at Islam > diformalkan, dengan > > melontarkan tuduhan, kalau Islam dilegalkan maka > akan mengakibatkan > > hipokrit/munafiq. Ini sama dengan menuduh Nabi > Muhammad SAW telah > salah > > memimpin ummat dengan hukum syari'ah Islam, karena > dianggap sebagai > > menimbulkan kemunafikan. Na'udzubillah. > > > > 3. Hasyim Muzadi ketua umum PBNU. > > Ia pemrakarsa do'a bersama antar agama yakni > Islam, Kristen, > Katolik, > > Hindu, Budha, Konghucu, dan aliran kepercayaan, di > Senayan > Jakarta, Agustus > > 2000M. Acara itu dinamai "Indonesia Berdo'a". > Padahal, dalam > Islam, berdo'a > > bersama antar Islam dan non Islam itu hanya > diperkenankan apabila > > mubahalah, yaitu do'a saling melaknat, supaya > siapa yang berdusta > dilaknat > > oleh Allah SWT. Tantangan mubahalah itu > disampaikan oleh Nabi > Muhammad SAW > > kepada pihak Nasrani Najran, namun mereka tidak > berani. Itulah > do'a (saling > > melaknat) bersama antara agama, yang dibolehkan > dalam Islam. Bukan > do'a > > bersama-sama antara berbagai agama seperti yang > diprakarsai oleh > Hasyim > > Muzadi itu. Dan tidak ada pula dalam Islam, do'a > ramai-ramai ke > lapangan > > seperti yang > > mereka sebut Istighotsah. > > > > Hasyim Muzadi juga menolak dimasukkannya tujuh > kata dalam Piagam > Jakarta ke > > pasal 29 UUD 45. "Saya tidak setuju dengan usulan > (pencantuman > Piagam. > > Jakarta dalam UUD 1945) itu. Kita tidak memerlukan > formalisasi > agama. > > Campur tangan negara dalam pelaksanaan syari'at > agama tertentu > justru akan > > menimbulkan bahaya terhadap otonomi tersebut," > ujar Hasyim Muzadi > dalam > > menolak usulan FPPP (Fraksi Partai Persatuan > Pembangunan) dan FPBB > > (Fraksi Partai Bulan Bintang) yang menginginkan 7 > kata dalam > Piagam Jakarta > > dimasukkan ke dalam UUD 1945. (lihat Harian > Republika, Jum'at 11 > Agustus > > 2000M, halaman 2). > > > > 4. Syafi'i Ma'arif ketua Muhammadiyah, > > Menolak dimasukkannya Piagam Jakarta ke UUD 1945. > Bahkan dalam > wawancara > > dengan RCTI, Senin 7 Agustus 2000M, Syafi'i > mengatakan suatu > perkataan yang > > tidak mengenakkan mengenai syari'at Islam. > Syafi'i Ma'arif juga > termasuk > > sejumlah orang yang ingin agar Muhammadiyah tidak > berasaskan > Islam, dengan > > keinginan tanpa mencantumkan asas. Dia juga yang > pernah > mempopulerkan > > (namun kemudian tidak populer) apa yang ia sebut > Islam Qur'an. > > > > 5. Nurcholish Madjid, > > Murid Fazlurrahman guru besar di Chicago Amerika > yang konon diusir > oleh > > para ulama Pakistan karena pendapat-pendapatnya > yang aneh, > kemudian justru > > jadi guru besar di Amerika. Nurcholish Madjid > begitu pulang dari > Chicago > > dengan gelar doktor 1984/1985, dia menulis > makalah, di antara > isinya berupa > > terjemahan Laailaaha illallah menjadi "tiada tuhan > (t kecil) > selain Tuhan > > (T besar). Terjemahan yang mengaburkan makna ini > menjadikan === message truncated === __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ================================================================= "Morning greetings doesn't only mean saying 'Good Morning'. It has silent message saying that I remember you when I wake up. Wish you have a Great Day!" -- Ida & Krisna Jangan lupa untuk selalu menyimak Ida Krisna Show di 99.1 DeltaFM Senin - Jumat, pukul 06.00 - 10.00 WIB SMS di 0818-333582 ================================================================= Yahoo! Groups Links ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Life without art & music? Keep the arts alive today at Network for Good! http://us.click.yahoo.com/FXrMlA/dnQLAA/Zx0JAA/iPMolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ================================================================= "Morning greetings doesn't only mean saying 'Good Morning'. It has silent message saying that I remember you when I wake up. Wish you have a Great Day!" -- Ida & Krisna Jangan lupa untuk selalu menyimak Ida Krisna Show di 99.1 DeltaFM Senin - Jumat, pukul 06.00 - 10.00 WIB SMS di 0818-333582 ================================================================= Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/idakrisnashow/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/