Tehnik menggoreng kerupuk gampang2 susah.  
Disamping keadaan minyak yg kudu/harus segar.  
(maksudnya segar,  gunakan minyak yg baru.  
Bukan minyak bekas menggoreng ayam, apa lagi ikan asin, 
wadoh. bisa2 kerupuk rasa ikan asin jadinya).  
Gunakan minyak secukupnya (baca= yg banyak), kira2 bisa merendam seluruh
tubuh kerupuk.  
Panas api tiap jenis kerupuk berbeda.  Emping membutuhkan suhu lebih
panas 
disbanding kerupuk udang.  (saya belum nyoba pernah nyoba menggoreng 
saudara2 kerupuk lainnya dalam waktu yg bersamaan, jadi tdk ada 
perbandingan suhu panasnya).  Gorenglah jenis kerupuk yg sedikit 
aroma/rasanya lebih dulu.  Sehingga minyaknya tidak membawa aroma 
untuk menggoreng jenis lainnya.  Tadi saya menggoreng emping dulu 
baru kerupuk udang.  Untuk menggoreng emping, saya gunakan suhu pol 
(alias panasnya mentog).  Kalau emping kecil2 biasa,  setelah serauk 
emping dicemplungkan kedalam kuali penggorengan,  langsung diaduk 
bolak balik agar emping mengembang dengan rata.  Angkatlah pada saat 
yg tepat.  Hati2 jangan terlalu lama didalam minyak.  Lain lagi 
emping manis.  Jangan menggoreng langsung banyak2.  Gorenglah satu 
persatu dengan kesabaran.  Krn emping tsb menggandung bahan pemanis, 
permukaan emping mudah menjadi gosong.  Jadi emping manis harus 
lebih hati2 dan butuh kesabaran.  Begitu emping masuk keminyak 
panas, dia akan mengembang.  Jangan dibalik sebelum dia stop 
mengembang.  Begitu kira2 dia sudah pol mengembang, balikan.  Hanya 
hitungan beberapa detik (enggak sampai 5 detik), atau sampai warna 
kedua sisi empingnya sama.  Angkat dan tiriskan ditempat yg benar2 
terbuka.  Beri kertas tissue dapur (roll) untuk meniriskan.  Jangan 
kertas Koran kalau enggak mau kena kanker.  Sekarang teknik kerupuk 
udang.  Cemplungkan satu persatu.  (sabar dikit lah).  Begitu badan 
kerupuk bertemu minya, dia akan menggeliat dan melenturkan 
tubuhnya.  Gunakan 2 siamsi untuk mengapit badan kerupuk,  agar 
supaya menahan dia tidak melekukan tubuhnya.  Sebab jika dia sudah 
stop berkembang saat tubuhnya masih melingkar,  dia tidak akan mau 
balik lurus kembali.  So masukan kerupuk dalam keadaan diapit 2 
siamsi (alat / sendok untuk menggoreng).  Jadi si kerupuk tidak 
punya kans untuk keriting, malah hasilnya bagus rebonding semua.  
Jika memungkinkan (misalnya minyaknya masih keadaan banyak),  
cemplungkan kerupuk dalam keadaan berdiri tegak.  Ini supaya si 
kerupuk mendapatkan suhu panas yg berbarengan dikedua sisinya.  Kiri 
kanan.  Bukan atas bawah.  Tehnik ini saya dapatkan sendiri alias 
nyoba2 terus.  Alhasih dari 20 kerupuk udang yg saya goreng,  hanya 
5 kerupuk terakhir yg rebonding alias bagus penampakannya.  
15 kerupuk pertama keriting semua.  

Selamat mencoba.   
regards,
Huda
 


[Non-text portions of this message have been removed]





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Music that listens to you.
LAUNCHcast. What's in your mix?
http://us.click.yahoo.com/8mKGzA/FARHAA/kkyPAA/iPMolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

=================================================================
"Morning greetings doesn't only mean saying 'Good Morning'.
It has silent message saying that I remember you when I wake up.
Wish you have a Great Day!" -- Ida Arimurti

Jangan lupa simak IDA KRISNA SHOW SENIN HINGGA JUMAT di 99,1 DELTA FM
Jam 4 sore hingga 8 malam dan kirim sms di 0818 333 582.

=================================================================
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/idakrisnashow/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke