idakrisnashow  

Ida Arimurti Seafood Guide

Ida arimurti
Wed, 21 Feb 2007 17:01:50 -0800

Seafood Guide

 

Di WWF-Indonesia, kami percaya bahwa kita mampu menghadirkan ikan 

di meja makan dengan tetap menjaga jumlah populasi ikan, kelestarian 

lingkungan dan kesehatan ekosistem laut. Bila anda memilih dengan 

hati-hati hidangan laut (seafood) yang anda nikmati, dengan cara memahami 

lebih jauh bagaimana pengelolaan perikanan dilakukan, 

anda telah berkontribusi dalam melestarikan laut untuk masa depan. 

 

Produk seafood Indonesia terancam kelangsungannya ketika kawasan pesisir 

dan perikanan karang memberi tekanan yang sangat tinggi pada populasi dan
lingkungan hidup ikan. 

 

Tahukah anda: 

 

. Lobster, ikan hiu dan kerapu membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk tumbuh
dan menjadi dewasa 

 

. Lobster dan kerapu pada umumnya ditangkap dengan cara menyemprotkan racun.


  Racun tersebut juga membunuh terumbu karang dan satwa laut lainnya 

 

. Hanya sedikit bayi lobster yang mampu bertahan hidup dan menjadi dewasa di
alam. 

  Sementara untuk saat ini masih sedikit teknologi yang mampu
mengembangbiakkan lobster secara budidaya 

 

. Sirip ikan hiu diambil dari ikan hiu yang seringkali tertangkap 

  dalamjaring atau rawai (longline), dimana lumba-lumba, penyu, 

  burung dan satwa laut lainnya turut menjadi korban. 

  Daging ikan hiu seringkali dibuang setelah siripnya dipotong 

 

. Bayi ikan hiu semakin jarang ditemukan karena adanya penangkapan 

  ikan hiu dewasa secara besar-besaran (tangkap lebih atau over-fishing), 

  sehingga tidak mampu memperbaiki populasinya 

 

. Udang ditangkap dengan menggunakan jarring pukan yang merusak ekosistem 

  dasar laut didekatnya, dan membawa tangkapan-sampingan (by-catch) antara
lain penyu dan mamalia laut 

 

. Banyak bayi-bayi udang yang tertangkap oleh nelayan, sehingga populasi 

  udang semakin menurun akibat kurangnya regenerasi 

 

. Udang juga diternakkan dalam tambak, yang dibangun dengan menebang hutan 

  bakau (mangrove) serta menggunakan bahan kimia yang buangannya dapat
merusak 

  ekosistem sekitarnya. Tanpa pohon bakau, garis pantai akan terkena erosi
dan 

  tempat perkembangbiakan alami ikan akan hilang 

 

. Hanya sedikit bayi kerapu yang mampu bertahan hidup dan menjadi dewasa 

  di alam akibat banyaknya predator termasuk manusia. Bahkan untuk jenis 

  Kerapu Bebek pengambilan telah dilakukan sejak ukuran jari (fingerling)
untuk ikan hias 

 

. Ikan karang seperti kakap, kerapu, baronang, ekor kuning, kambing-kambing 

  dan butana, seringkali ditangkap dengan bahan peledak. Ledakan tersebut 

  menghancurkan karang sampai puluhan tahun ke depan, dan kadangkala terumbu
karang tidak mampu pulih 

 

. Ikan laut dalam seperti tenggiri, tuna dan bobara/kue dapat dijadikan 

  makanan yang lezat dan mudah diolah 

 

Kombinasi ancaman dari perikanan dan cara penangkapan yang merusak telah 

menyebabkan habisnya cadangan ikan karang dan ikan tepi pantai di banyak 

kawasan di Indonesia. Apa hubungannya hal ini dengan Anda? 

Tidak semua kawasan di Indonesia mengalami kehancuran dan masa depan yang
suram. 

Dengan berhati-hati memilih serta mengkonsumsi hidangan laut, 

anda dapat membantu membuat segalanya lebih baik. 

 

Sekarang Anda Tahu, Sekarang Anda Bisa Bertindak! 

 

Anda dapat menggunakan petunjuk berikut ini saat memilih seafood. 

Bila memungkinkan, mintalah seafood yang masuk dalam daftar AMAN (hijau). 

Ada beragam seafood yang sehat dan bergizi. 

 

Berhati-hatilah dan perhatikan saat Anda memilih seafood dari daftar 

KURANGI (kuning). Produk-produk ini seringkali tidak dihasilkan dari 

cara penangkapan yang lestari atau yang ramah lingkungan. 

 

Hindarilah memesan seafood dari daftar HINDARI (merah). 

Seafood dalam daftar ini mengalami penurunan populasi yang serius 

di alam dan dalam proses penangkapannya memungkinkan terjadinya by-catch 

terhadap satwa langka atau dilindungi. 

 

Kode: 

1 = spesies yang dilindungi secara hokum;

2 = perkembangannya lambat dan sedikit, dan rentan terhadap over-fishing;

3 = cara penangkapannya sangat merusak habitat;

4 = berbahaya bagi kesehatan karena mengandung ciguatera atau memiliki 

    kandungan logam yang terakumulasi dalam tubuhnya. 

 

Daftar ini belum lengkap dan belum berakhir. Jenis ikan yang disebutkan 

bisa berpindah dari kategori yang satu ke kategori lainnya sewaktu-waktu. 

Perkembangan terbaru dan berbagai resep menarik dapat Anda lihat di website
www.wwf.or.id atau www.panda.org 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 



[Non-text portions of this message have been removed]

  • Ida Arimurti Seafood Guide Ida arimurti