idakrisnashow  

Ida Arimurti Re: INSIDEN DORCE vs TUKUL

Imron
Sun, 25 Feb 2007 01:17:32 -0800

Saya cenderung setuju dengan pendapat kawan dari BSD yang mengatakan bahwa cara 
Tukul Show realitanya justru tidak menarik sama sekali. Saya melihat bahwa 
acara ini paling lama akan bertahan satu tahun saja. Sesudah itu, dia mulai 
dijauhi oleh pemirsanya. Kenapa?

1. Faktor Tukul yang kurang improvisasi dan sangat tergantung pd tim 
kreativitas. Boleh jadi, saat ini memang keberuntungan Tukul, namun ini juga 
yang akan menjadi faktor keruntuhan popularitas Tukul nantinya. Ingat saja dulu 
waktu Inul yang melulu menggantungkan pada goyang ngebornya ketimbang suara. 
Pada akhirnya orang pada bosan melihat goyang ngebor Inul yang itu2 saja. 
Sementara suara Inul yang justru lebih dituntut utk nikmat didengarkan tidak 
dikenbangkan secara baik oleh Inul. Jadi, selama Tukul tidak bisa mengembangkan 
kemampuan pribadinya dalam melakukan talkshow, jangan harap acara ini akan 
dapat bertahan lama.
2. Acara talkshow sangat banyak ragamnya. Bisa dibilang setiap stasiun TV di 
Indonesia punya acara talkshow sendiri2. Ini tentu menuntut krativitas yang 
tinggi dari tim kreativitasnya.  Di acara Tukul, lebih banyak lawaknya 
ketimbang materi talkshow itu sendiri. Parahnya, lawakannya nggak cukup bermutu 
dan cerdas. Lebih mirip lawakan gaya srimulat. dalam hal ini, kembali kepada 
faktor Tukul sendiri, mampukah dia memberi lawakan yang cerdas dan tidak 
monoton.

Ayo mas Tukul, jangan sia2kan kesempatan emas yang sekarang sedang anda 
nikmati. Kalau anda terbuai dan merasa puas dgn kondisi sekarang, maka siap2 
saja anda akan segera mengakhiri masa kegemilangan yang sekarang sedang anda 
genggam.

Tabik,  



  Acara "EMPAT MATANYA TUKUL", sekali lihat langsung nggak tertarik, buang 
waktu dan energi, boleh donk kita berpendapat demikian. Lucu, sepertinya tidak, 
lebih tepat "SARU". aya sebagai pribadi tidak tega atau sangat menyayangkan 
acara "EMPAT MATA" yang hampir2 menelanjangi kehidupan pribadi seseorang. 
  Klo tukulnya sih oke2 saja, orang dia khan hanya disuruh, yang mempunyai ide 
ini yg harusnya bertanggung jawab. Kok nggak ada ya artis atao aktor yang marah 
atao tersinggung, atao semua karena ingin terkenal dan uang. Klo ini sih 
walahualam.

  . 
   

[Non-text portions of this message have been removed]