'Ida arimurti'
Wed, 07 Mar 2007 15:42:48 -0800
Pesawat Garuda Terbakar dan Terbelah di Bandara Adisucipto
*YOGYAKARTA, KOMPAS *- Pesawat Boing 737 seri 400 Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 200 dari Jakarta menuju Yogyakarta, terbakar di Bandara Adisucioto, Yogyakarta, Rabu (7/3) pukul 06.50. Pesawat itu terbakar sesaat setelah mendarat di landasan di bandara tersebut. *Wartawan Kompas, Hariadi Saptono *yang berada di Bandara Adisucipto dan hendak berangkat ke Jakarta menyaksikan kejadian tersebut sejak roda pesawat menyentuh landasan. Ia menyaksikan pesawat terhentak ketika roda menyentuh landasan dari arah barat. Setelah itu, ketika pesawat mencapai 1/3 landasan tiba-tiba tampak api keluar dari bagian roda pesawat. Bahkan setelah pesawat mencapai sekitar 2/3 landasan, api membesar. Badan pesawat kemudian meluncur keluar landasan hingga sekitar 300 meter dari ujung landasan. Dari kejadian tersebut, kedua mesin pesawat tampak lepas dan tertinggal sekitar 25 meter dari badan pesawat. Dari badan pesawat tersebut, tampak yang tersisa hanya bagian ekor pesawat. Para penumpang dan pengantar maupun penunggu di bandara, tampak panik, banyak yang menbangis menyaksikan kecelakaan tersebut. Belum diperoleh laporan adanya korban dalam musibah tersebut. *Pesawat Terbelah * Kondisi pesawat terlihat sangat mengenaskan. Badan pesawat terbelah memanjang dari bagian kabin pilot hingga ke ekor pesawat. Sementara salah satu sayap pecah dan terbelah, dengan posisi turbo pesawat terlepas. Posisi pesawat pun sudah menyimpang dari landas pacu bandara bandara Adi Sucipto, di areal persawahan sebelah timur landas pacu. Sejumlah wartawan saat ini dihalau keluar dari garis polisi, setelah sebelumnya sempat bisa mendekat ke badan pesawat. (wer) From: Dini Triasrini S PESAWAT GARUDA RUTE JAKARTA JOGJA TERBAKAR Iya nih berita di internet juga sudah beredar... Selamat semua ya? Alhamdulillah deh... Padahal suami saya besok mau dinas ke Balikpapan dengan "pesanku" : Pakai Garuda aja ya mas!" Tapi sekarang jadi khawatir juga... Kalau sudah begini kita hanya bisa berpasrah diri dan banyak berdoa.. Kemarin gempa.. Hiks...Turut prihatin juga atas kejadian gempa di Sumbar...What's wrong with this country?.. Astaghfirullah, ampunilah dosa kami ya Tuhan! Yang lagi prihatin,Dini Tria From: mama sasha PESAWAT GARUDA RUTE JAKARTA JOGJA TERBAKAR Maskapai mana lagi yg hrs kita percayai? sedih prihatin ... Indonesia ga punya ya pesawat dan kapal laut yg bagus ... hiiks ... From: wiwit wijayanti PESAWAT GARUDA RUTE JAKARTA JOGJA TERBAKAR Kantor kami sedang gelisah salah satu mantan rektor dan wakil dekan belum diketemukan baik di bandara maupun di rumah sakit2 semoga beliau berdua selamat. Hiks! *ingat yg masih terjebak sekitar 50 orang* :(( From: dinar PESAWAT GARUDA RUTE JAKARTA JOGJA TERBAKAR Innnalillaahi wa innalillaahi roji'uun .. Biasanya aman2 saja pakai Garuda, kemana pun. Informasi yang saya dapatkan dari sepupu yang bekerja di bandara .. dari semua maskapai penerbangan domestik hanya Garuda yang komplit pengecekan pesawatnya hingga layak untuk terbang. Apa ada sabotase ? Wallahualam ..Dinar Ardanti. From: Imelda Yolanda [wrm] PESAWAT GARUDA RUTE JAKARTA JOGJA TERBAKAR Dear teman-teman Saya turut berduka cita atas musibah yang dialami oleh bangsa kita. Musibah/bencana susul menyusul baik itu bencana alam, maupun kecelakaan di udara, darat & laut. Mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan ini. Salam,Imelda erwaty poerwito wrote : Mbak Ida...Kayaknya kalo sabotase sih jauh dari kemungkinan ya , tapi kalo dari cuaca bisa jadi . Soalnya kemaren pagi adikku ke JOG , dan dia juga bilang pada saat mau landing , pesawat agak2 oleng , tapi bisa mendarat dengan baik. Seperti kita tahu cuaca akhir2 ini di Indonesia sangat tidak bersahabat , anginnya kenceng banget , apalagi di JOG ( kan baru aja terjadi Puting Beliung disitu). Kalo liat dari pesawatnya sih , pasti masih laik terbang , dan untuk aircrewnya juga mereka pasti di training dengan baik (aku ex Mugari dan suami Ex Pilot GA , sekarang ngarit di Singapore) Garuda gak penah main2 dengan training awak pesawat , apalagi mereka punya Training Center sendiri. Jadi setiap 6 bulan sekali kita ( awak pesawat ) melakukan test atau Stimulator u/ para Pilotnya. Aku sendiri gak bisa mengira-ngira apa penyebab kecelakaan tersebut. Kalo liat dari TV kondisi pesawatnya jadi seperti itu , rasanya gak mungkin 133 penumpang bisa selamat semua deh Mbak. Mudah2an sih aku salah ya Mbak. Karena Pintu darurat yang sebelah kanan otomatis gak bisa dipake ( karena disebelah kanan ada api). Jadi evakuasi dilakukan dari Pintu darurat yang sebelah kiri aja. Apalagi evakuasi itu dilakukan tanpa persiapan ( Kita ada 2 prosedur evakuasi , yaitu yang dengan persiapan ,penumpang dipersiapkan memakai Pelampung dlsb , dan evakuasi yang tanpa persiapan ). OK Mabak mudah2an gak ada korban untuk musibah Garuda ini yaaaaa , InsyaAllah Hetty [Non-text portions of this message have been removed]