Ida arimurti
Sun, 01 Apr 2007 03:43:25 -0700
From: Sujono ALim Sekilas pulau Belitung Dalam satu kesempatan mengunjungi Belitung,Niat makan2 dan jalan2 terlaksana dengan baik,lantaran memang cukup akrab dgn makanan asal sana dan 15thn lalu pernah kesana. Tidak banyak yg berubah dgn suasana kota TANJUNG PANDAN hanya saja beberapa bangunan sdh direnovasi,seperti pasar tradisional di jln ENDEK yg gapuranya bergaya china town spt di KL(PETALING STREET),disini diberi nama PASAR Gg KIM TING(CING THING CIE)memmang menarik perhatian tp dalamnya biasa saja seperti pasar2 di Jakarta. Beberapa makanan khas disini yg patut dicoba diantaranya: -SAMBELIKUNG,ini sejenis abon ikan yg dimasak dgn santan,cocok utk dimakan dgn roti tawar atau bubur putih,biasanya di produksi secara "home industry",ada di jln YOS SUDARSO n0 238.Rumah ini unik karena dr luar bergaya MELAYU,tp bgt masuk surprisingly ad rumah modern di belakangnya -Kerupuk ikan(kemplang) di jln GATOT SUBROTO NO.39 ,home industry yg satu ini telah mendapat sertifikat keamanan pangan dr badan POM SUM- SEL,atau di jln LETTU MAD DAUD NO 19 -Juhi bakar,di jln MAD YAMIN,ini cumi kering tp bkn cumi asin yg biasa digoreng,penyajiannya dgn cara dipanggang sebentar kemudian diketuk2 sampai cumi menjadi datar,kemudian dimakan dengan saus asam manis Sebetulnya masih ada lagi tp umumnya sudah banyak kesamaanya dgn daerah lain spt dodol dan kue renta,bahkan di bandara saja sudah terpampang makanan apa saja yg khas di Belitung ini.Hanya ada satu menu yg khas, namanya GANGAN,semacam sup asam pedas yg berisi ikan dan irisan nanas sehingga memberi sedikit rasa manis. Untuk "sight seeing" ada banyak pantai di pulau ini,diantarnya pantAi TANJUNG KELAYANG,TANJUNG TINGGI dan BUKIT BERAHU,yg semuanya "TRULY WHITE SAND BEACH",Sgt unik ditambah batu2 besar di pinggir pantai,masih alami.Di pantai TANJUNG TINGGI & BUKIT BERAHU tersedia cottage2 cantik yg masih sepi pengunjung dan tentunya banyak penjual sea food segar di sepanjang pantai,nikmat rasanya makan sambil ditiup angin sepoi2 dan mendengar suara ombak. Pulau ini memang salh satu "HIDDEN PARADISE"Cuma sayang banyaknya eksplorasi timah dan kaolin telah menyebabkan kerusakan lingkungan yg parah,dr ketinggian nampak banyak lubang2 besar yg berubah menjadi kubangan. From: robi yati SHARING BELITUNG Rombongan kami (6 orang) mengunjungi Belitung pada bulan Mei 2006, tepatnya pada saat terjadi gempa bumi di Jogya dan sekitarnya kami sedang berada di Belitung. Dalam kesempatan ini kami ingin berbagi info tentang Belitung. Semoga bermanfaat adanya. Salam,yati Tempat-tempat wisata yang kami kunjungi: BELITUNG BARAT: 1) Tanjung Kelayang: Karakteristik pantai Tanjung Kelayang menyajikan pemandangan yang spektakuler yang tidak dipunyai daerah tujuan wisata lainnya. Batu-batu granit yang menonjol rapi diatas hamparan air laut sebening kristal cocok sebagai latar belakang untuk mengabadikan kenangan dalam foto. Pemandangan di Tanjung Kelayang bisa membuat pikiran melayang. He.he.Dari Tanjung Kelayang: kita bisa menyewa kapal motor menuju P. Burung dan P. Lengkuas. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 30 menit. Di P. Burung: ada batu granit yang menyerupai burung, tingginya kira-kira 20 meter. Di pulau ini masih sepi dan tidak berpenguni, tetapi ada petugas yang menjaga pulau tersebut. Di pulau ini banyak pohon kelapa dan kita bisa menikmati kelapa muda fresh from the puun (sorry maksudnya pohon). gratis pula. 2) P. Lengkuas: ada mercu suar yang dibangun tahun 1882 oleh Belanda sampai saat ini masih berfungsi untuk menuntun kapal yang akan masuk dan keluar P. Belitung. Satu dari 'kembar 3' mercu suar di Indonesia. Yang lainnya terdapat di Anyer dan Pulau Edam, Pantai di P. Lengkuas sangat bersih dan terdapat batu-batu yang besar yang tertata secara rapi. Yang aneh tapi nyata: diantara tumpukan batu-batu yang besar ada batu kecil menyangga batu besar. Subhanallah... siapa yang bisa menyusun batu kecil menopang batu besar? hanya Yang Maha Kuasa yang bisa melakukannya. 3) Tanjung Tinggi: Terdapat batu-batu besar setinggi 20 sampai 25 meter berdiri berjejer dengan rapinya. Di pantai ini pernah dipakai untuk lokasi shooting salah satu sambu mandi yang dibintangi oleh Dian Sastro. Di sini ada Warung Rindu Pantai yang menyajikan gangan(ikan dengan kuah kuning) masakan khas Belitung. Gangan di warung ini adalah yang paling dahsyat rasanya. Tumis genjernya juga OK. 4) Tanjung Binga: di Desa Tanjung Binga ini juga terdapat sebuah Desa Nelayan Suku Bugis yang mampu memberikan pengalaman "lain" . Kalau mau melihat aktivitas nelayan lebih tepat berkunjung kesini pada pagi hari. Untuk melihat sunset: bisa dari pantai Tanjung Pendam di kota Tanjung Pandan. Tempat lainnya adalah di Tanjung Binga tepatnya di Bukit Berahu Resort. Dari lantai 2 resto yang terdapat di resort ini kita bisa memandang ke arah laut lepas hampir di semua sisi dengan ketinggian sekitar 200 m. Dengan pandangan luas seperti ini, terbayang betapa kecilnya manusia dibanding alam yang terbentang luas. Bukit Berahu Resort adalah tempat terbaik untuk melihat sunset. BELITUNG TIMUR: 1) Manggar adalah ibu kota Belitung Timur. Di kota ini terdapat kolong bekas galian timah. Ada beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi antara lain: Vihara Dewi Kwan Im, dimana banyak anak tangga yang harus dilewati sebelum sampai ke tempat persembahan Dewi Kwan Im. Usia vihara ini sudah lebih dari 200 tahun dan tempat lainnya adalah Pantai Burung Mandi dan Pantai Serdang. Memang untuk tempat wisata; Belitung Barat lebih banyak daerah yang dikunjungi dibandingkan dengan Belitung Timur. Di kota Manggar ini ada restoran Fergo yang sangat terkenal dengan menu sea food khas Belitung. Jangan lewatkan untuk mengunjungi P. Seliu dan Tanjung Kiras. Perjalanan dari Tanjung Pandan ke P. Seliu sekitar 3 sampai 4 jam dengan kendaraan mobil. Untuk mencapai P. Seliu kita akan menumpang perahu motor. Pulau ini terkenal dengan hasil empingnya. Sedangkan di Tanjung Kiras ada batu yang menyerupai bentuk kura-kura. Pemandangan di Tanjung Kiras sayang kalau dilewatkan. Selamat berlilbur ke P. Belitung yang merupakan "Hidden Paradise" seperti yang dikatakan oleh bapak Sujono Alim. Setuju bangettttttttttt pak. From: andreekresna Sekilas pulau Belitung Tambahan informasi, Abon Ikan khas Belitung yg cukup enak salah satunya merek "Dua Ikan", tel. 0719-23611, harus pesan yg dibuat dari Ikan Tenggiri tanpa dicampur dgn jenis ikan lain. Harganya sekitar Rp. 90.000.-/kg. Beberapa jenis makanan, kue khas Belitung dan abon ikan yg sama dgn merek yg berbeda (sepertinya kwalitas agak berbeda) dapat dibeli juga di Bakmi Belitung, Jalan Bandengan Selatan (pintu ruko warna biru sebelah toko bangunan 'Trio', ruko No.3 sebelum Gereja Bethel. Dan salah satu Bakmi (non-halal)khas Belitung, ada di Jembatan Lima, tidak jauh dari eks.Bank Alfindo, tel. 6316701. Selamat mencoba. [Non-text portions of this message have been removed]