indie . rider
Sat, 03 Mar 2007 00:40:21 -0800
* Laporan Langsung Nuntaphat Bunyarataphan, * * Suzuki Hayate 125 : Spin 125 Baru? *
[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=9860&imageid=20988','detail_images','616','450');>Minggu
lalu, Thai Suzuki meluncurkan Suzuki Hayate 125 di Thailand. Skubek ini
diset untuk bersaing dengan Yamaha Nouvo-Z dan Honda Airblade. Cirinya di
dek memiliki palang tengah. Dimensi juga lebih besar dari Yamaha Mio, Suzuki
Spin 125 atau Honda Vario.
Di Jepang, Hayate diartikan sebagai kecepatan dan kekuatan (*Fast and
Strong Wild*). Hayate merupakan pengembangan kedua setelah Step (kalau di
Indonesia Spin 125). [image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=9860&imageid=20989','detail_images','616','450');>
Mengusung mesin 4-tak hasil revolusi dari dapur pacu Step 125. Di Thailand
sendiri mesin SOHC. Dibanding skubek lain seperti Mio dan Vario, mesin
Hayate diklaim lebih sempurna. Apalagi punya desain, material dan teknologi
bagus. Oke secara performa juga ramah lingkungan.
[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=9860&imageid=20990','detail_images','616','450');>Sebagai
contoh silinder menggunakan sistem SCEM (*Suzuki Composite Electrochemical
Material*). Blok aluminium tanpa *liner *atau *boring*. Sangat bagus untuk
mentransfer panas pembakaran. Juga mengurangi gesekkan dan sangat enteng.
Apalagi dilengkapi SJCS (*Suzuki Jet Cooling System*), kipas yang
menyemprotkan udara supaya didapat stabilitas performa.
Noken as alias poros kem didesain ulang agar didapat performa bagus. Juga
lubang isap dan buang ikut disesuaikan. Filter udara lebih besar dengan
lubang udara baru yang letaknya di atas transmisi.
Knalpot dibikin lebih pendek agar didapat tenaga lebih besar. Juga didukung
tiga elemen dasar desain agar mudah dalam perawatan. Otomatis mesin baru ini
jadi lebih yahud di akselerasi. Mudah dipakai di lalu lintas macet atau luar
kota sekalipun.
Demi ramah lingkungan, Hayate 125 juga dilengkapi PAIR (*Pulsed-Secondary
Air-Injection*). Sistem yang ditambahkan untuk menyuplai udara segar ke
saluran buang. Juga dilengkapi katalisator di knalpot untuk mengurangi emisi
gas buang seperti CO and Nox.
Harga skubek yang sudah beredar Maret 2007 di Thailand ini dibanderol
sekitar Rp 10 sampai Rp 11 juta.
BODI BERGAYA SPORT
*Bodywork *Hayate 125 masuk katagori *sport styling*. Secara garis besar
didominasi Suzuki Skywave. Yaitu skubek Suzuki ukuran sedang dan besar yang
*familir *dan terkenal di dunia. [image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=9860&imageid=20991','detail_images','616','450');>
Terlihat bagus dari lampu depan model baru seperti Skywave namun lebih
kecil. Hebatnya lagi lampu belakang model LED (Light Emiting Diode). Selain
aman juga tahan lama.
Beda seperti Suzuki Step, Yamaha Mio atau Honda Click (Vario). Posisi kaki
pengendara di dek tengah terhalang sekat lantaran ada rangka tengah. Juga
menggunakan dua *sok *belakang. Karakter ini seperti Yamaha Nouvo yang
pertama diperkenalkan Yamaha Indonesia. Rangka dan suspensi begini terkenal
punya traksi lebih stabil.
RODA 16 DAN BAGASI BESAR
[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=9860&imageid=20992','detail_images','616','450');>Menggunakan
roda diameter 16 inci. Didukung rem depan cakram dan belakang teromol.
Secara utilitas, menarik. Apalagi kapasitas bagasi di bawah jok lumayan
besar, yaitu 17,7 liter. Mampu menampung satu helm *half face.*
Di bawah setang ada dua konsul. Bisa buat menampung botol minuman dan
sejenisnya. Ya, sama seperti Spin 125 di yang dijual Suzuki Indonesia.
Sementara kunci model *shutter *dan kunci jok digabung di depan.
INDONESIA MENYUSUL
Biasanya sih, setelah muncul di Thailand berarti nggak lama lagi nongol di
Indonesia. Langsung saja MOTOR Plus konfirmasi ke Wibisono. Doi Branch
Operation & Development 2W Department Head, PT Indomobil Niaga
International.
"Iya..., ada rencana untuk diluncurkan di Indonesia. Waktunya belum tahu.
Itu semua tergantung penerimaan pasar di Thailand. Kalau pasar di sana
bagus, maka kami akan datangkan ke sini," jelas pria berkantor di Wisma
Indomobil Jl. M.T Haryono, Kav. 8, Jakarta Timur.
Ia menilai, untuk pasar skubek antara Thailand dan Indonesia sedikit
berbeda. "Karakter ini dipengaruhi oleh kondisi jalan. Pasar Indonesia masih
berkembang. Tapi, secara umum, kondisi pasar tahun ini masih belum stabil,"
jelas Wibisono lagi.
Spesifikasi Teknik
Mesin 4 tak SOHC pendingin udara Kapaisitas 124 cc Diameter x
*stroke* 53,5
x 55,2 mm Karburator Mikuni BS26 Kopling Kering sentrifugal
Transmisi Automatic V-Belt Ignition DC-CDI Starter Electric dan *kick
starter* Panjang x lebar x tinggi 670 x 1.935 x 1.070 mm Tangki bensin 4,7
liter Rangka *Steel underbone* Ban depan 70/90-16 Ban belakang
80/90-16 Berat 108 kg
* *
* Fotografer : < Kontributor >*
--
--- Rider B 6537 KCL ---
http://ridesafe.multiply.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
hapus reply email yang tidak berguna untuk efisiensi email
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke Inbike@googlegroups.com
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---